Tag: Timnas Indonesia Juara

Timnas Indonesia Tidak Boleh Keok di Laga Perdana AFF Cup U-16

VivagoalBerita Bola – Pelatih timnas Indonesia U-16, Bima Sakti menganggap laga perdana Grup A Piala AFF U-16 di Thailand bakal sangat menentukan nasib tim besutannya bisa lolos ke fase knockout atau tidak.

Bima mengaku, kiprah tim besutannya di ajang Piala AFF U-16 tahun ini cukup berat. Selain Vietnam, mereka juga perlu mewaspadai tim lainnya seperti Timor Leste, Myanmar, Singapura dan Philipina.

“Semua pemain harus sedari awal fokus. Melawan Vietnam di laga perdana harus benar-benar dimaksimalkan, karena laga perdana selalu akan berjalan sulit.” ucap Bima.

Baca Juga: Timnas Indonesia Akan Gunakan SUGBK Sebagai Kandang di pra Piala Dunia 2022

“Tapi bukan berarti yang lainnya tidak kami waspadai. Singapura, Myanmar dan Timor Leste saya pikir juga berpotensi merepotkan. Semua tim di grup A bagus, jadi tidak boleh ada yang dianggap enteng.” tegasnya.

“Terkhusus Vietnam dan Myanmar, mereka bisa dibilang punya kekuatan merata, mereka juga punya karakter militan, tidak mau kalah, dan selalu tampil all-out.” Bima menambahkan.

Untuk diketahui, Piala AFF U-16 bakal digelar di Thailand pada 26 Juli hingga 9 Agustus 2019 mendatang. Berdasarkan hasil undian, Indonesia tergabung di grup A bersama Myanmar, Vietnam, Timor Leste, Singapura dan Philipina.

Di ajang ini, Indonesia adalah juara bertahan. Ketika itu, timnas Indonesia U-16 masih dilatih oleh Fakhri Husaini yang sukses membawa timnya merengkuh gelar juara usai mengalahkan Thailand lewat babak adu penalti.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Timnas Indonesia Kalah Usai Indra Sjafri Rombak Formasi, Bagaimana?

VivagoalLiga Indonesia – Ada yang berbeda saat Timnas Indonesia U-23 dipukul telak oleh Thailand. Yakni susunan pemain yang berbeda saat Timnas Indonesia U-23 menang atas Thailand di ajang Piala AFF.

Timnas Indonesia U-23 menelan kekalahan di laga perdana Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Bermain di Stadion My Dinh Hanoi Vietnam, Timnas Indonesia U-23 kalah dengan skor sangat telak, 0-4 dari Thailand.

Kekalahan ini ada yang janggal, sebab komposisi pemain yang diturunkan Indra Sjafri berbeda saat Timnas Indonesia U-23 menang atas Thailand di ajang Piala AFF. Sebut saja jantung pertahanan Indonesia dari duet Nurhidayat dan Bagas Adi, kini diisi oleh Andi Setyo dengan Rahmat Irianto.

Tak sampai di situ, lini tengah juga mengalami perombakan secara besar-besaran. Yakni tidak ada nama Sani Rizki Fauzi sang pencetak gol di ajang AFF, posisinya diisi oleh Egy Maulana Vikri.

Setali tiga uang, lini depan juga tak luput dari perubahan komposisi yakni tidak ada nama Witan Sulaeman. Posisinya diisi oleh Osvaldo Haay yang berganti posisi ke kiri karena di kanan ada Saddil Ramdani.

Disinggung hal ini, Indra Sjafri selaku elatih memiliki alasan, baginya ia tidak mempertahankan the winning team karena kebutuhan tim saat ini.

“Kami memilih tim berdasarkan hasil latihan sebelumnya, dan di laga sebelumnya kami mengalahkan Bali United,” ucap Indra selepa laga.

Pelatih asal Sumatera Barat ini juga menilai pemain yang saat ini bermain adalah pemain terbaik. Sehingga dia menilai memang layak bermain dalam laga tadi.

“Setelah itu, kami pun berpikir bahwa pemain yang turun di laga ini merupakan pemain yang siap yang juga tampil baik di laga melawan Bali United tersebut,” tutup Indra Sjafri.

Setelah kalah dari Thailand, Timnas Indonesia U-23 bakal melanjutkan perjalanannya di kualifikasi Piala Asia U-23 2020 dengan menghadapi Vietnam dan Brunei Darussalam. Memang peluang untuk lolos mulai menipis, akan tetapi segala sesuatu masih mungkin

 

Pemain Ini Senang dengan Racikan McMenemy

VivagoalLiga Indonesia – Gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono menyatakan tak kesulitan beradaptasi dengan gaya melatih Simon McMenemy yang belum lama ini ditunjuk sebagai pelatih kepala skuat Garuda.

Pemain milik Barito Putera itu tetap enjoy dengan dua formasi baru yang diterapkan Simon McMenemy dan berusaha melakukan yang terbaik jika di percaya tampil saat laga uji coba kontra Myanmar pada 25 Maret 2019 nanti.

Simon sebelumnya menjelaskan akan mencoba dua formasi yakni 3-4-3 dan 4-4-2 diamond. Hal itu menyesuaikan dengan kondisi dan kelebihan para pemain sepak bola  yang dipanggil untuk uji coba tiga hari mendatang.

“Setiap pelatih sepak bola punya filosofi masing-masing, jadi pemain harus respek kepada pelatih. Formasinya saya nikmati dan tidak ada masalah untuk saya,” kata Evan Dimas pada awak media berita sport.

Lebih lanjut, Evan juga mempercayakan sepenuhnya kepada tim pelatih terkait komposisi pemain untuk laga sepak bola melawan Myanmar nanti.

Baginya, siapapun yang diturunkan nanti harus memberikan kemampuan terbaik dan bahu membahu membawa Timnas Indonesia meraih kemenangan.

“Saya tim pelatih yang lebih tahu tentang ini. Saya sebagai pemain cuma bisa mengikuti saja yang dibawa (pemain lawan Myanmar),” ujarnya.

Sekadar informasi, sebelum melawan Myanmar sendiri, para pemain Timnas Indonesia sudah lebih dulu melakukan pemusatan latihan di Australia dan Bali.

Pelatih Thailand Ungkap Timnas Indonesia ‘Lebih Tertekan’

VivagoalLiga Indonesia – Pelatih Timnas Thailand U-23, Alexandre Gama, datang ke Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 dengan lebih santai.

Ia merasa tim lain di Grup K seperti Indonesia, Vietnam, dan Brunei yang lebih tertekan.

Seperti diketahui, Thailand adalah tuan rumah Piala Asia U-23 2020 yang bakal digelar Januri mendatang. Sehingga, hasil kualifikasi tidak akan mempengaruhi kesempatan mereka untuk melaju ke putaran final.

“Kami datang ke sini tanpa tekanan. Saya pikir tekanannya ada pada tim lain karena mereka ingin lolos ke putaran final,” kata Alexandre Gama, dikutip dari Siamsport.

Meski demikian, pelatih asal Brasil itu tidak ingin Tmnas Thailand U-23 tampil asal-asalan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020.

Ia justru ingin memanfaatkan ajang ini untuk melihat sejauh mana perkembangan anak asuhnya.

“Tetapi ini adalah turnamen penting bagi tim nasional Thailand. Untuk bermain di sini, untuk menunjukkan tingkat permainan kami, memeriksa kondisi pemain kami,” imbuhnya.

Pada pertandingan perdana Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, Timnas Thailand U-23 akan menghadapi Indonesia di Stadion Nasional My Dinh, Jumat (22/03/19).

Laga ini diprediksi sengit karena kedua tim akan sama-sama ngotot untuk meraih kemenangan.

 

Media Vietnam Anggap Enteng Timnas Indonesia

VivagoalLiga Indonesia – Dantri, Media Vietnam beranggapan bahwa Indonesia adalah lawan yang lemah dibandingkan dengan Timnas Vietnam dalam kualifikasi Piala Asia U-23.

Tulisan itu baru terekspos pagi tadi, dibuat dengan judul yang cukup percaya diri, yakni ‘Vietnam U23 lebih berpengalaman daripada Thailand dan Indonesia’.

Sudah banyak orang mengetahui, bahwa Vietnam berada di Grup K bersama dengan Indonesia, Thailand, dan Brunei Darussalam.  Tim mereka akan menjadi tuan rumah dari seluruh pertandingan di fase grup.

Dalam tulisan tersebut, Dantri menyebut Timnas Indonesia sebagai tim yang lemah berkaca dari kualifikasi Piala Asia U-23 tahun 2017 lalu.

Saat itu Luis Milla masih melatih timnas U-23 harus kalah dari Malaysia (0-3) dan ditahan imbang tanpa gol dari Thailand.

Dantri juga beranggapan remeh beberapa pemain Timnas Indonesia seperti seperti striker Osvaldo Haay, dan gelandang Gian Zola, yang baru mampu mencetak 1 gol dalam karier internasionalnya.

“Berbicara tentang jumlah gol dan pertandingan untuk tim nasional, pemain U-23 Indonesia jauh di belakang Timnas U-23 Vietnam, seperti Quang Hai, Dinh Trong dan Doan Van Hau,” tulis media tersebut.

Tidak hanya Timnas Indonesia, media yang berbasis di Ibu Kota Vietnam Hanoi ini juga menganggap Timnas Thailand sebelah mata. Walaupun Thailand melaju ke putaran final Piala Asia U-23 2018, mereka juga tersingkir di babak grup. Sementara Vietnam melaju hingga ke babak final.

Media Vietnam ini juga menganggap Timnas Thailand memiliki pemain yang lebih berpengalaman daripada Indonesia, terutama memiliki Kevin Deeromram dan Supachai Jaided. Akan tetapi, mereka masih di bawah Timnas Vietnam terutama soal mentalitas di pertandingan besar.

Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 Grup K akan digelar pada 22 Maret 2019 di My Dinh National Stadium. Tim Nasional Indonesia U-23 akan menghadapi Thailand di pertandingan pertama, sementara Vietnam menantang Brunei di malam harinya.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

5 Fakta Menjadi Pelatih Sukses Ala Indra Sjafri

Vivagoal5 Fakta – Pelatih Indra Sjafri merupakan pelatih Timnas Indonesia U-22. Ia dikenal memiliki metode unik dalam hal mencari pemain.

Metode unik itu adalah blusukan. Melalui metode itu, pelatih asal Sumatera Barat itu mampu melahirkan pemain-pemain yang kini menjadi penggawan timnas, seperti Evan Dimas, Hansamu Yama Pranata, sampai Awan Setho Raharjo.

Indra mampu meraih sukses dalam dua tahun, yakni menjadi juara HKFA Cup Hongkong tahun 2012 dan 2013.

Selain itu, juara Piala AFF U-19 2013 dan sukses lolos ke Piala Asia U-19 2014 menjadikan namanya melambung sebagai pelatih pengorbit bakat muda.

Bukan lebay atau berlebihan jika Indra Sjafri juga dikenal sebagai ‘sang penemu’, pasalnya lewat program blusukan, banyak pemain muda Indonesia lahir saat dirinya menjadi pelatih Timnas U-19.

Indra Sjafri juga punya gaya melatih yang unik. Kemampuannya meramu tim muda, membuat Indra kini kembali dipercaya PSSI menakhodai Timnas Indonesia U-22.

Lalu apa lagi sih fakta menarik dari Indra Sjafri?

Jadi Pahlawan Kemenangan Indonesia, Ini Kata Osvaldo

VivagoalAFF Cup – Osvaldo Haay jadi pahlawan dalam kemenangan Indonesia atas Thailand di partai final AFF Cup U-22 2019. Tandukan Osvaldo sukses merobek jala Thailand sekaligus memastikan Indonesia menjadi juara pada ajang tersebut. 

Indonesia harus tertinggal terlebih dahulu lewat Saringkan Promsupa pada menit ke-57. Namun, dua menit berselang Garuda Muda merespon melalui sepakan Sani Rizki dan menyamakan kedudukan. Come back timnas pun terjadi pada menit ke-64 melalui Osvaldo Haay.

Berkat golnya itu, Indonesia berbalik unggul 2-1 pada laga final yang digelar di National Stadium, Phnom Penh, Kamboja Selasa malam tadi. Selain itu, gol Osvaldo turut mengantarkan Indonesia memenangkan AFF Cup U-22 untuk pertama kalinya.

Valdo sapaan akrab Osvaldo mengatakan sangat bangga mencetak gol di partai final. Valdo pun tetap merendah meski  ia berhasil menjadi pahlawan Garuda Muda. Menurutnya, kemenangan Indonesia bukan karena dirinya semata, melainkan buah kerja keras dari seluruh punggawa Garuda Muda.

Tak lupa, pemain kelahiran Jayapura itu mengucap terima kasih atas dukungan masyarakat Indonesia, baik supporter yang mendukung langsung ataupun yang berada di tanah air.

“Saya mengucap syukur kepada Tuhan, Indonesia bisa menjadi juara. Intinya sangat berterima kasih, sungguh luar biasa mereka datang ke stadion. Juga suporter yang ada di Tanah Air. Sangat terima kasih kepada semuanya,” kata Osvaldo.

Gol Valdo ke gawang Thailand juga turut membuktikan ketajamannya sebagai salah satu winger andalan Indonesia. Bersama klubnya, Persebaya Surabaya Valdo membuktikan diri dengan terpilih menjadi pemain muda terbaik Liga 1 2018 dengan menorehkan 10 gol dari 21 penampilannya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

 

Sukses Jadi Kampiun AFF U-22, PSSI Sanjung Garuda Muda

VivagoalAFF Cup – Tim nasional Indonesia U-22 berhasil menjadi kampiun dalam gelaran AFF U-22 setelah mengalahkan Thailand dengan skor 2-1 di Stadion Nasional Olimpiade, Kamboja, Selasa (26/2/2019) malam.  Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto bersyukur dan mengapresiasi prestasi yang diraih Garuda Muda. 

“Alhamdulillah kita patut bersyukur kepada Allah SWT karena doa seluruh masyarakat terkabul dan Timnas U-22 akhirnya menjadi juara,” jelas Iwan melalui laman resmi PSSI.

Iwan menambahakan keberhasilan Garuda Muda tak lepas dari kerja keras dari seluruh elemen tim. Atas hal itu, Iwan mengapresiasi perjuangan punggawa Garuda Muda dan seluruh elemen Timnas U-22.

“Seluruh komite eksekutif dan semua pengurus PSSI mengapresiasi perjuangan pemain, pelatih, dan ofisial tim yang tidak kenal lelah sejak dari persiapan tim hingga menuju Kamboja,” kata Iwan Budianto yang juga Head of Delegation Timnas Indonesia U-22 di ajang Piala AFF 2019 ini.

Lebih lanjut, Iwan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang tak henti-henti mendukung perjuangan Garuda Muda. Ia pun berharap, keberhasilan Garuda Muda di AFF Cup U-22 2019 ini turut memantik prestasi Timnas Senior.

“Sekali lagi terima kasih kepada semua warga Indonesia, Presiden Jokowi, Menpora Imam Nahrawi dan semua suporter Indonesia atas doa dan dukungannya selama ini kepada Timnas U-22.  Mudah-mudahan prestasi ini menjadi pemantik bagi timnas di level senior untuk juga menjadi juara,” jelas Iwan.

Timnas U-22 sendiri rencananya akan pulang ke tanah air pada Rabu (27/2/2019) besok. Setibanya di tanah air, Osvaldo Haay dkk akan langsung menjalani pemusatan latihan di Jakarta sebagai persiapan menghadapi Kualifikasi Piala AFC U-23 akhir Maret mendatang di Vietnam.

Selalu update berita bola terbaru seputar Timnas Indonesia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS