
5 Fakta Pelepasan Termahal Raksasa Portugal ke Asia
- Otavio

Sosok yang memiliki daraah Brasil datang ke Praoto pada 2014 dari Internacional guna memaksimalkan potensinya sebagai gelandang serang. Bersama Porto, asa tersebut sempat terpenuhi meski dalam beberapa kesempatan ia harus menjalani masa peminjaman ke Vitoria SC guna dapatkan menit bermain lebih.
Otavio was briefly spotted in training in a video shared by Al Nassr, blink and you’d miss it. pic.twitter.com/r8fsmKAKvK
— Al Nassr Zone (@TheNassrZone) August 7, 2025
9 tahun berada di tim utama, Otavio sempat hantarkan tim menangi berbagai kesuksesan domestik tatkala tim masih diarsiteki Sergio Conceicao. Tiga gelar Liga serta rangkaian gelar domestik lain sempat direngkuhnya dalam periode tersebut. Namun pada 2023, ia membuat langkah mengejutkan dengan menerima pinangan Al-Nassr yang tengah membangun dimensi baru di tim.
Dana 60 juta Euro harus dikeluarkan tim Cristiano Ronaldo itu guna memboyong sang pemain yang tengah memasuki usia prime. Di Saudi, ia mendapatkan bayaran 13 juta Euro per tahun dan masih terikat kontrak hingga Juni 2026 mendatang.
- Galeno

Gelano merupakan prospek cerah yang diramalkan gim Football Manager. Ia memulai karir dengan transisi yang mumpuni. Ia memutuskan hengkang dari Brasil pada 2016 lalu guna mentas di tim muda FC Porto. Namun karirnya tak berjalan mulus lantaran kerap dipinjamkan ke berbagai tim, dipermanenkan Braga hingga dibawa pulang O Dragoes pada 2022 lalu.
Seperti halnya Otavio, ia juga pernah membantu tim asal Lisabon itu mendulang berbagai kejayaan di kancah domestik. Namun dibanding rekan setimnya, ia bertahan lebih lama di Porto. Pada 2025, sang pemain baru memutuskan angkat kaki dari tim dengan Saudi Pro League sebagai destinasi. Dana tak kurang dari 50 juta Euro harus dikeluarkan Al-Ahli guna membawanya keluar Iberia.
Selain dana transfer yang besar, gaji juga menjadi alasan Gelano hengkang. Meski ada tawaran dari tim Eropa, tim milik Public Investment Fund itu rela membayar sang pemain 25 juta Euro per tahun. Ia terikat kontrak hingga 2028 mendatang.
- Marcos Leonardo

Marcos Leonardo sejatinya merupakan debutan anyar di Liga Portugal. Benfica mengamankan dirinya dari Santos di musim panas 2024 lalu dengan mahar 22 juta Euro dari Santos. Ia mampu tampil apik sebagai penyerang guna menjadi mesin gol tim. Dalam satu musim, produktivitasnya biasa saja lantaran hanya mengepak 8 gol dan satu assist.
Lantaran enggan terekena investsi bodong, ketika ada tawaran dari Al-Ahli datang, Benfica tak ragu melepas pilarnya di angka 40 juta Euro pada musim panas . Mentas sejak musim lalu, sang pemain sudah gelontorkan 29 gol di berbagai ajang. Empat di antaranya hadir di ajang Piala Dunia Antar Klub musim panas kemarin.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: Thomas Muller, Calon Penafsir Ruang Baru untuk Vancouver
- Obrolan Vigo: Eredivisie yang Bakal Dekat dengan Kita
- Obrolan Vigo: Joao Felix, Mantan Wonderkid Mahal yang Harus Jadi Kutu Loncat
- Obrolan Vigo Evan Ferguson, Babak Baru sang Wonderkid di Roma
- Talisca

Benfica mengamankan Talisca dari EC Bahia pada 2014 la mampu hantarkan tim berjaya di kancah domestik. Namun sosok asal Brasil tak serta merta diandalkan di tim utama. Ia sempat menjalani dua kali masa peminjaman ke Besiktas dan Guangzhou Evergrande dalam rentang 2016-2018 lalu.
Sang pemain kemudian benar-benar dilepas ke Negeri Tirai Bambu di musim dingin 2019 lalu dengan valuasi 19,2 juta Euro. Ia hadir dalam era keemasan CSL dan meraup gaji lumayan besar. Di sana, ia sempat hantarkan tim menangi juara liga. Tak hanya CSL, ia juga mencicipi cipratan uang dari Saudi Pro League dengan merapat ke Al-Nassr pada 2021 lalu. Empat tahun dihabiskannya di Timur Tengah sebelum menerima pinangan Fenerbache guna mentas lagi di Eropa.
- Luciano Vietto

Vietto sempat menjejal karir di Spanyol pasca hengkang dari Racing Club pada 2014 lalu. Ia memperkuat beberapa tim besar macam Villarreal, Atletico Madrid, Sevilla hingga Valencia. Namun reputasinya terbilang biasa saja. Ia sempat mencari suaka ke Inggris dengan merapat ke Fulham. Karirnya tak bisa diselamatkan.
Pada 2019, Sporting memberikan uluran tangan. Dana 11 juta Euro dikucurkan untuk membawanya ke Lisabon. 9 gol dan 7 assist jadi sumbangsihnya bersama mantan tim Luis Figo itu. Semusim berselang, ia menerima pinangan Al Hilal dengan mahar 7 juta Euro pada 2020 lalu. Karirnya lumayan lama di Saudi dan berjalan hingga 2024.
Saat ini, sosok yang juga memegang paspor Italai telah kembali ke tim yang membesarkan namanya, Racing Club di usia ke-31.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















