5 Fakta Pemain Bintang yang Berstatus Tanpa Klub

5 Fakta Pemain Bintang yang Berstatus Tanpa Klub

Heri Susanto - September 28, 2021
Dibaca Normal dengan Waktu Menit
  1. Dani Alves

Dani Alves merupakan pesepakbola tersukses di dunia. Tak main-main, koleksi gelarnya mencapai angka 42 gelar. Baru-baru ini, ia memenangkan medali emas bersama Timnas Brazil di ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Alves, resmi memutus kontraknya bersama Sao Paulo pasca dirinya mengklaim tak menerima bayaran dalam beberapa bulan terkakhir. Kini, mantan pemain Barcelona ingin beristirahat sejenak hingga musim ini rampung sebelum mencari klub baru di musim depan.

Beberapa waktu lalu, Barca diklaim ingin mendaratkannya kembali ke Camp Nou lantaran ia dinilai masih layak untuk berada di level tertinggi.

  1. Sebastian Giovinco

Giovinco merupakan talenta Italia yang bakatnya kurang dimaksimalkan Juventus. Ia lebih banyak menjadi pemain cadangan kala masih berseragam si Nyonya Tua. Dirinya juga kerap dipinjamkan ke tim-tim lain guna mendapatkan jam terbang lebih.

Karirnya banyak dihabiskan di bangku cadangan dan memperkuat Parma selama dua musim. Ia sempat bemrain di MLS bersama Toronto FC. Bersama tim asal Kanada itu sinarnya mulai terlihat. Ia bertansformasi menjadi mesin gol klub. Namanya tercatat manjadi top skor klub dengan koleksi 83 gol. ia juga sempat hantarkan tim meraih MLS Cup (2017), Eastern Conference Championship play-off (2016, 2017), Supporters’ Shield (2017), hingga Canadian Championship (2016, 2017, 2018).

Pasca Toronto, ia hengkang ke Arab Saudi guna memperkuat Al Hilal. Ia membantu klub mendulang berbagai prestasi prestis macam Saudi Professional League (2019/20, 2020/21), Piala Raja (2019/20), dan Liga Champions Asia (2019). Namun saat ini, kontraknya tak diperpanjang pada Agustus lalu. Sehingga di usia 34 tahun, ia resmi bestatus tanpa klub

  1. Paulinho

Paulinho sempat menjadi bintang di berbagai tim besar Brazil. Dirinya sempat memperkuat Tottenham Hotspur. Namun karirnya di Inggris hanya berlangsung singkat. Ia mendapat iming-iming gaji besar dari Guangzhou guna mentas di Chinese Super League. Pasca sebentar memperkuat raksasa Negeri Tirai Bambu itu, ia ditansfer ke Barcelona pada 2018 dengan mahar 40 juta Euro.

Anehnya, semusim kemudian, ia kembali ke Guangzhou dengan biaya 42 juta Euro. Ia kembali menjadi bintang tim. Namun lantaran krisis keuangan global dan adanya regulasi baru dari operator CSL terkait dilarangnya nama sponsor ada di sebuah klub, nashi Paulinho terombang-ambing. Gaji besar yang diterimanya di klub tak sanggup dibayarkan oleh Guangzhou.

Ia pun pergi ke Al-Ahli dengan bebas transfer di bursa musim panas kemarin. Baru dua bulan bergabung, kontraknya harus diputus di tengah jalan lantaran ada situasi darurat di klub yang berbasis di Jedah itu. Ia mengoreksi sepasang gol dari empat laga yang dimainkan di Saudi Professional League.


Baca Juga:


  1. Serge Aurier

Kontraknya Diputus Tottenham, Fullback Prancis Tak Sepi Peminat

Di antara semua nama yang tersemat dalam daftar, Serge Aurier menjadi pemain free agent dengan nilai pasaran termahal. Menukil laman transfermarkt, harga pasaran pemain asal Prancis masih ada di angka 20 juta Euro. Aurier, 28 tahun, harus menerima kenyataan pahit kala kontraknya diputus Tottenham

Di bursa musim panas lalu, sejatinya Spurs ingin mencarikan tim baru untuk mantan pemain PSG itu lantaran sang pemain tak masuk dalam rencana klub. Namun tak ada satu pun tim yang menunjukan ketertarikan memboyong sang pemain ke tim barunya. Meski kontraknya tersisa satu tahun, Aurier dan Spurs resmi berpisah.

Kini, kabar terbaru menyebutkan jika Aurier kini masuk dalam bidikan Everton. Semasa membela Sppurs, ia sukses catatkan 110 laga dan mendulang 8 gol serta 17 assist bagi tim asal London Utara itu.

  1. Giovani Dos Santos

Giovani sempat mencuri perhatian kala masih memperkuat Barcelona. Ia sempat dianggap sebagai talenta terbaik klub. Namun kesemaptan mentas di tim utama menguap seiring ramainya bintang-bintang di lini depan Blaugrana kala itu macam Lionel Messi, Ronaldinho, Samuel Eto’o hingga Henrik Larsson. Pada akhirnya ia putuskan bergabung ke Tottenam.

Setali tiga uang, kesempatan mainnya pun terbilang tipis. Ia harus dipinjamkan ke tim-tim tier bawah guna mendapatkan menit bermain. Pasca Spurs, Dos Santos berlabuh ke Villarreal. Ia sempat koleksi 18 gol seerta 15 assist dalam 74 laga bersama Yellow Submarine.

Dos Santos pada makhirnya berkelana ke Amerika Serikat dan bermain untuk salah satu franchise terbaik MLS, LA Galaxy. Bersama tim asal Los Angles itu, ia bertahan tiga musim, memainkan 68 laga dan mencetak 26 gol serta 19 assist.  Dos Santos menerima pinangan tim kampung halamannya, CF America. Namun di sana, karirnya sekaan habis. Ia tak mampu berbuat banyak bersama klub. Kontraknya pun tak diperpanjang dan saat ini berstatus sebagai pengangguran.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com