Vivagoal.com5 FaktaKabar bergabungnya Michael Essien ke Persib Bandung sempat mendominasi pemberitaan media-media olahraga tidak hanya di Indonesia tapi juga internasional. Wajar, gelandang berusia 34 tahun itu merupakan pemain kelas dunia yang telah banyak malang melintang di berbagai klub besar Eropa.

Michael Essien beberapa waktu lalu sudah diperkenalkan ke publik tepat di hari perayaan ulang tahun Persib ke-84, Selasa (14/3/2017). Michael Essien rencananya akan mengenakan seragam Maung Bandung selama satu tahun ke depan.

Pengalaman Essien di kancah sepak bola dunia pastinya tak diragukan lagi. Pemilik 58 caps bersama timnas Ghana itu sudah merasakan dua kali juara Premier League dan sekali juara Liga Champions bersama The Blues, Chelsea. Tak hanya itu, Essien juga mengoleksi dua medali juara Ligue 1, Prancis bersama Lyon. Gelar tersebut diperoleh Essien dalam kurun dua musim beruntun yaitu sejak 2003-2004.

Kala media-media nasional menyorot tentang bergabungnya pesepakbola papan atas dunia, Michael Essien ke klub Persib Bandung, para penggemar sepakbola di Indonesia, khususnya di Bandung sangat antusias untuk melihat lebih dekat sang maestro lapangan tengah The Blues Chelsea tersebut. Sambutan utama tentu saja berupa ucapan selamat datang dalam berbagai bentuk, yang umumnya berisi tentang ungkapan optimistis dengan kedatangan pemain yang juga pernah bermain di Real Madrid dan AC Milan itu Liga Sepakbola Indonesia. Kedatangan pemain timnas Ghana tersebut diharapkan mampu tingkatkan atmosfir positif di sepak bola tanah air.

Dan untuk mengenal lebih jauh sosok Michael Essien, berikut 5 fakta menarik tentang Michael Essien:

 

  1. Michael Essien Dikenal Sebagai Sosok DERMAWAN.

Michael Essien sepanjang karir profesionalnya cukup sering menyelenggarakan pertandingan ekshibisi dengan tujuan penggalangan dana untuk kegiatan sosial. Dirinya sendiri memiliki yayasan bernama Michael Essien Foundation.

Salah satu contoh kedermawanan Essien, yaitu saat dirinya menggagas pertandingan bertajuk Games of Inspiration and Hope di Sports Stadium, Accra, 25 Mei 2011 silam. Semua pemasukan dari laga yang mengadu tim Africa XI dan Rest World XI tersebut disumbangkan untuk anak-anak Afrika korban perang saudara dan kelaparan.

 

  1. KEWARGANEGARAAN GANDA

Michael Essien lebih dikenal sebagai keturunan asli Ghana. Tetapi, sebenarnya, Essien juga memiliki kewarganegaraan Prancis. Pria berpostur tinggi 178 cm itu memperoleh paspor Prancis setelah dirinya bermukim disana selama lima tahun. Saat itu, Essien masih membela Bastia dan Lyon selama kurun waktu 2000-2005. Walaupun memiliki kewarganegaraan ganda, Essien lebih memilih mendedikasikan dirinya untuk membela timnas Ghana. Di Tim yang berjuluk The Black Stars, Essien telah mencatatkan 58 penampilan dengan torehan sembilan gol.

 

  1. Michael Essien Dua kali meraih Goal of the Year di Premier League.

Musim 2007/2008, saat Chelsea menjamu musuh bebuyutannya sesama tim asal London, yaitu Arsenal di ajang Liga Inggris, Essien, walaupun berperan sebagai gelandang bertahan berhasil mencetak gol spektakuler di pertandingan tersebut. Sepakannya dari jarak hampir setengah lapangan melesat tidak mampu ditepis oleh kiper Arsenal yang kala itu masih dikawal oleh kiper kawakan Jerman, Jens Lehman. Gol itu kemudian dinobatkan sebagai gol terbaik di Liga Inggris musim 2007/2008.

Dan di tahun 2009, Essien kembali mencetak gol indah saat Chelsea menjamu Barcelona di ajang Liga Champions. Gol indah Michael Essien juga menjadi penentu kemenangan 1-0 atas Raksasa Spanyol tersebut. Memanfaatkan bola muntah, sepakan first time Essien melambung tanpa mampu diantisipasi oleh kiper Barcelona dan golnya kemudian dinobatkan sebagai yang terbaik tahun 2009 pada ajang Liga Champions.

 

  1. Essien adalah Pesepakbola Afrika pertama peraih gelar Pemain Terbaik di klub Chelsea.

Bison disematkan pada diri Essien karena mengacu pada permainannya yang agresif dan penuh energi. Pemain kelahiran Accra ini tidak pernah ragu melancarkan tekel demi merebut bola dari kaki lawan. Posisi natural Essien sebenarnya adalah gelandang bertahan. Namun, Ia juga bisa beroperasi di barisan bek dan Gelandang Serang.

Sepuluh tahun lalu, Didier Drogba, Michael Ballack, Arjen Robben, Frank Lampard, dan John Terry adalah nama-nama besar yang menghuni skuat Chelsea. Di tengah gemerlapnya bintang-bintang lapangan itu, Michael Essien keluar sebagai pemain terbaik Chelsea tahun 2007. Tahun 2007, Essien tampil 90 menit penuh di 33 pertandingan Chelsea dan sangat berpengaruh di lapangan tengah.

Essien menjadi pemain dari luar Inggris pertama yang memenangi gelar itu di Chelsea dalam tiga tahun terakhir sejak Gianfranco Zola asal Italia memenanginya tahun 2003. Frank Lampard (Inggris) menjadi pemain terbaik Chelsea  dua tahun berturut-turut tahun 2004-2005 diikuti John Terry (Inggris) tahun 2006.

 

  1. Dibeli mahal dan dijual gratis

Karena performanya yang apik di Lyon, tahun 2005, Chelsea menebusnya dengan mahar 38 juta euro. Angka itu tergolong fantastis saat itu untuk pemain yang baru berusia 22 tahun. Setelah 9 tahun bersama Chelsea dan sempat dipinjamkan ke Real Madrid, Essien akhirnya dilepas ke AC Milan tahun 2014 dengan dengan bandrol 7,5 juta euro pada bursa transfer musim dingin 2014.

Semusim kemudian, persisnya 1 Juli 2015, AC Milan melepasnya ke Panahinaikos dengan status bebas transfer. Dan pada Selasa pagi, Essien muncul di Kantor Persib di Bandung. Essien berlabuh ke Persib Bandung dengan status bebas transfer sejak 20 September 2016 lalu.

Selalu update berita terbaru sepakbola, highlights dan 5 fakta hanya di Vivagoal.com

Leave a Reply