5 Fakta Tim Inggris yang Bangkit dari Keterpurukan

Heri Susanto - Maret 13, 2023
Dibaca Normal dengan Waktu Menit
  1. Leicester City
Sumber: Okezone

Kehadiran Leicester City di Premier League pada musim 2014/15 merupakan sebuah keajaiban tersendiri. Pasalnya, di musim 2008/09 lalu, mereka hanya tim semenjana yang mentas di tier ketiga.

Melesatnya, the Foxes dengan cepat ke tier atas tak lepas dari kehadiran para pemilik klub seperti Milan Mandaric dan kemudian dilepas ke pengusaha asal Thailand. Vichai Srivaddhanaprabha. Bersama nama terakhir, Foxes mampu menjadi juara Premier League di musim 2015/16 di bawah arahan Claudio Ranieri.

Foxes mampu menjadi juara meski di musim tersebut mereka justru diprediksi sebagai calon tim yang terdegradasi dari kompetisi teratas Inggris dengan kemungkinan juara 5000-1.

  1. Manchester City
Sumber: Detiksport

Jauh sebelum akuisisi Thaksin Shinawatra pada 2007 dan Sheikh Mansour pada 2009, Manchester City adalah tim yang selalu ada di bawah bayang-bayang Manchester United. Mereka bahkan pernah terdegradasi ke divisi tiga sebelum medio 2000an.

Namun peruntungan the Sky Blues berubah. Rententan kesuksesan hadir di bawah naungan pemilik baru. Dengan kekuatan finasial yang mumpuni, mereka bisa mendatangkan sederet bintang guna membantu tim berprestasi. City pasca akuisisi Uni Emirat Arab dengan sebelumnya adalah dua hal yang berbeda.

City mampu mendulang berbagai gelar prestis sejak awal akuisisi mulai dari 6 gelar Premier League, dua Piala FA, Tiga Community Shield dan 6 Piala Liga. Mereka juga sempat mentas di final Liga Champions dua musim lalu meski begitu, si Kuping Besar masih belum bisa dibawa pulang ke almari gelar di Etihad Stadium.

  1. Nottingham Forest
Sumber: nottingham forest

Nottingham Forest merupakan raksasa yang boleh dibilang tertidur lama di kancah sepakbola Inggris. Mereka sempat back to back menjadi juara Liga Champions pada 1979 dan 1980 di bawah komando Brian Clough dan Peter Taylor.

Namun setelahnya, Forest nampak karam. Mereka terjembab di tier bawah selama bertahun-tahun. The Garibaldi sejatinya sempat promosi ke Premier League di musim 1998/99 lalu namun mereka kembali terjungkal di papan bawah.

Dengan kehadiran sosok penting di manajemen Evangelos Marinakis pada 2017 lalu, Forest mulai bebenah. Rencana transfer klub yang sebelumnya amburadul mulai dibenahi. Klub mulai membatasi gaji pemain dan memprioritaskan pemain muda yang punya karir lumayan panjang alih-alih membeli pemain jadi untuk memperkuat tim. Hasilnya, mereka sukses promosi ke Premier League di musim 2022/23 di bawah arahan Steve Cooper.


Baca Juga:


  1. Leeds United
Sumber: Twitter LUFC

Leeds United merupakan salah satu tim besar Inggris sejak medio 60an. Mereka sempat terbang tenggelam sebelum kembali ke top flight pada 1990an dan harus terdegradasi di 2004 lantaran kesalahan dalam mengelola keuangan.

Mereka perlu waktu 16 tahun untuk kembali ke kasta tertinggi sepakbola Inggris. Di bawah arahan Marcelo Bielsa, mereka menjuarai Championship di musim 2018/19. Semusim berselang, El Cholo mampu bawa Leeds bertengger di posisi 9.

The Whites saat ini masih mentas di Premier League meski ancaman degradasi masih lumayan besar lantaran inkonsistensi performa yang mereka tampilkan.

  1. Salford City FC
Sumber: salford city

Dalam 5 musim terakhir, Salford City sukses promosi empat kali dalam 5 musim terakhir. Mereka saat ini mentas di peringkat 7 klasemen sementara League Two, setara divisi empat. Performa tim memang terkerek drastis pasca diakuisisi beberapa punggawa Class of 92.

Class of 92 merupakan sebuatan bagi para alumus terbaik Manchester United. Mereka mengakuisisi Salford kala masih mentas sebagai tim semi pro. Hanya butuh 5 tahun, the Ammies suskes menjadi tim profesional.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com