
Amorim Tanggapi Perang Urat Syarat Onana dan Matic
Vivagoal – Liga Inggris – Manajer Manchester United, Ruben Amorim memberikan sedikit tanggapan terkait perang urat syarat yang terjadi antara kiper mereka, Andre Onana dengan gelandang Olympique Lyon, Nemanja Matic.
Olympique Lyon akan menjadi lawan Manchester United pada perempat final Liga Eropa musim ini. Leg pertama kedua tim berlangsung, Jumat (11/4) dini hari WIB, dengan Lyon sebagai tuan rumah.
Namun, laga sudah tampak panas sebelum pertarungan kedua tim terjadi secara langsung di Groupama Stadium. Kejadian ini melibatkan masing-masing pemain, yakni Andre Onana dan Nemanja Matic.

Hal tersebut diawali oleh ucapan Onana soal kualitas Lyon, yang kemudian dibalas oleh Matic. Onana dianggap Matic sebagai kiper terburuk Setan Merah, sehingga tak berhak berbicara apapun.
Onana sendiri memang sempat menegaskan adanya kesalahpahaman soal komentarnya ini. Tapi, Ia juga sedikit menyinggung tentang prestasi Matic yang tak memberikan gelar apapun pada Man United dulu.
Baca Juga:
- Persija vs Persebaya: Prediksi, Jadwal, dan Link Live Streaming
- Sukses Lumat Aston Villa, Pilar PSG Enggan Gembira, Kenapa?
- Bikin Gol Cantik Lawan Aston Villa, Doue: Saya Kira Akan Crossing
- Kapten Dortmund Salahkan Timnya Akibat Dipermalukan Barcelona 4-0
Kejadian itu kini ikut mendapat perhatian dari manajer Man United, Ruben Amorim, yang sempat bermain bersama dengan Matic di Benfica. Amorim mencoba sedikit meredakan ketegangan, sekaligus meluruskan apa yang terjadi dari kedua pemain.
“Besok (Jumat dini hari WIB) takkan menjadi masalah. Jika kamu melihat kutipan lengkap dari Andre Onana, itu sangat berbeda. Kalimat pertama adalah Lyon merupakan tim yang sangat bagus,” ujar Amorim dilansir Sky Sports.
Baca Juga:
- Menang 4-0 Atas Dortmund, Flick: Kami Belum Lolos
- Persija vs Persebaya: Prediksi, Jadwal, dan Link Live Streaming
- Sukses Lumat Aston Villa, Pilar PSG Enggan Gembira, Kenapa?
- Bikin Gol Cantik Lawan Aston Villa, Doue: Saya Kira Akan Crossing
“Jadi saya pikir terkadang para pemain atau pelatih tidak mendengarkan kutipan lengkapnya. Terkadang itu hanya kesalahpahaman dan saya juga mengenal Matic. Dia adalah seorang pria yang hebat. Ini akan menjadi pertandingan yang normal. Itu sudah pasti,” tambahnya.
“Sekali lagi, jika kamu melihat kutipannya, tak dapat melihat rasa tidak hormat di sana. Hanya rasa hormat tetapi mencoba untuk memberikan kepercayaan diri dan menunjukkan keyakinan dalam timnya, terutama di tahun ini.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com















