Home Tags Olympique Lyon
SQUAD
Player Position Nationality Age
STANDINGS
-
Club GP W D L GD Pts
See Complete Standings
FIXTURES

Tag: Olympique Lyon

Lyon Masih Menunggu Tawaran Nyata Untuk Houssem Aouar

Vivagoal Ligue 1 – Presiden Olympique Lyon, Jean-Michel Aulas tak keberatan untuk melepas Houssem Aouar musim panas ini. Tapi, Lyon menunggu tawaran yang pas untuk pemain berusia 21 tahun tersebut.

Houssem Aouar kencang diisukan akan meninggalkan Lyon pada bursa transfer musim panas ini. Dia dikait-kaitkan dengan Barcelona, Chelsea, Liverpool, Arsenal dan juga Manchester City.

Kegagalan Lyon tampil di kompetisi Eropa musim depan jadi alasan Houssem Aouar memikirkan untuk berganti klub. Saat Ligue 1 Prancis diputuskan untuk disetop total akibat pandemi virus Corona, Lyon hanya menempati posisi ke-7 klasemen. Sementara upaya mereka untuk banding, ditolak oleh pengadilan tinggi di Prancis.

Kembali ke soal transfer Houssem Aouar, Jean Michel Aulas mengakui saat ini banyak rumor yang mengaitkan klub-klub top Eropa dengan pemain mudanya tersebut.

Sayangnya, hingga saat ini, ketertarikan semua klub di atas terhadap Houssem Aouar masih sebatas rumor, jika bisa dibilang belum yang menunjukkan gelagat serius untuk meminangnya.

“Untuk saat ini, kami belum menerima proposal atau bahkan permintaan informasi tentang Houssem Aouar. Tapi saya tahu bahwa banyak klub sedang tertarik kepadanya.” ucap Aulas seperti dilansir dari Goal International.


Baca Juga:



“Bagaimanapun, keinginan kami adalah bisa mempertahankannya dan kami akan melakukan segalanya untuk mencapai itu.” tegasnya.

“Opsi kedua adalah terserah dimana dia ingin bermain. Tapi, ketika dia ingin pergi, kami selalu ingin memastikan bahwa kami mendapat tawaran yang cocok sehingga kami bisa memutuskannya dengan tenang.” jelas Aulas.

Untuk diketahui, Aouar adalah gelandang serba bisa dan tidak tergantikan di lini tengah Les Gones dalam tiga musim terakhir. Total ia sudah membukukan 133 penampilan di seluruh semua ajang dengan sumbangan 24 gol dan 24 assist untuk Lyon.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Lyon Bersikeras Pertahankan Pierre Kalulu

Vivagoal Ligue 1 – Olympique Lyon tahu betapa pentingnya Pierre Kalulu. Oleh karenanya, manajemen Les Gones akan berusaha sekerasnya mempertahankan bek timnas Prancis U-20 tersebut.

Pierre Kalulu sudah memasuki hari-hari terakhir bersama Lyon dalam kontraknya yang bakal habis pada 30 Juni nanti. Sampai saat ini, sang pemain belum juga mau menggelar negosiasi terkait perpanjangan masa kerja di Groupama Stadium. Itu artinya, Pierre Kalulu saat ini bebas bernegosiasi dengan klub manapun.

Lyon sendiri tak mau kehilangan Pierre Kalulu yang baru berusia 20 tahun. Apalagi, menurut kabar yang dilansir harian asal Prancis, L’Equipe, sang pemain saat ini sudah sangat dekat dengan raksasa Serie A Italia, AC Milan. Kalulu bahkan diklaim sudah berada di kota Milan sejak hari Selasa (16/6/2020) dan sudah sempat menjalani tes medis pada hari Rabu (17/6/2020) waktu setempat.

Jika hasil tesnya bagus, Pierre Kalulu disebut oleh L’Equipe akan langsung meneken kontrak bersama Rossoneri. Kondisi tersebut tentu tak diinginkan Lyon, dan oleh karenanya, mereka masih terus berusaha semaksimal mungkin mencegah si pemain hengkang pada bursa musim panas ini.

“Dia adalah pemain muda dan terpenting buat kami saat ini. Tidak perlu diragukan lagi, dia akan memberi efek yang besar buat tim ini di masa mendatang. Dan klub akan berupaya semaksimal mungkin untuk membuatnya bertahan bersama kami.” ucap direktur olahraga Lyon, Juninho Pernambucano.


Baca Juga:



Sebagai informasi, Pierre Kalulu sesungguhnya bermaksud meninggalkan Lyon yang sudah berjasa membesarkan namanya semata bukan karena uang. Tapi, ia ingin mendapatkan garansi jatah bermain reguler di skuat utama demi menjamin kiprahnya di timnas Prancis pada Piala Eropa 2021 mendatang.

Sejak dipromosikan dari tim akademi, Pierre Kalulu belum sekalipun dipercaya bermain di kompetisi teratas sepakbola Prancis, Ligue 1. Pelatih Rudi Garcia lebih memilih memainkan Jason Denayer atau Oumar Solet yang juga baru berusia 20 tahun. Ditambah lagi dengan rencana Lyon mendatangkan Diego Godin, maka kans untuk dirinya bisa diberi menit bermain sangat kecil.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Tipu-Tipu Manchester United Untuk Moussa Dembele

Vivagoal Ligue 1Pelatih Olympique Lyon, Rudi Garcia, mengomentari rumor yang menyangkut Moussa Dembele dengan Manchester United. Pelatih asal Italia itu membantah manajemen MU sudah melayangkan tawaran resmi untuk merekrut Dembele. 

Sejak beberapa waktu lalu, MU memang disibukkan mencari sosok penyerang nomor 9 sepeninggal Romelu Lukaku yang hengkang ke Inter Milan pada awal musim 2019/20 ini.

Kabarnya, manajemen The Red Devils telah melayangkan penawaran resmi sebesar 52 juta poundsterling untuk menggoda Lyon agar mau melepas penyerang berusia 23 tahun ke Old Trafford pada musim panas ini.

Namun Rudi Garcia memastikan Lyon selaku pemilik sah sang pemain hingga saat ini belum menerima tawaran konkret untuk pemain bintangnya tersebut. Karenanya, Lyon sejauh ini masih menunggu para peminat untuk menggelar pembicaraan terkait kans transfer sang pemain.


Baca Juga:


“Saya bisa bilang bahwa kami belum menerima tawaran apapun untuk Houssem Aouar dan Moussa Dembele. Apa dia nanti ke Barcelona atau Manchester United, itu baru akan diketahui nanti ketika klub-klub besar itu sudah mengajukan tawaran.

“Saya berharap Houssem Aouar dan Moussa Dembele bisa bertahan mengingat keduanya memiliki peran luar biasa dalam permainan kami. Tapi kita lihat nanti karena itu baru akan diketahui ketika sudah ada tawaran yang datang,” tegas Rudi Garcia seperti dilansir dari Metro.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Butuh Pemimpin di Lini Belakang, Lyon Incar Diego Godin

Vivagoal Ligue 1Olympique Lyon dilaporkan mengincar bek Inter Milan, Diego Godin. Meski sudah berusia 34 tahun, namun Godin disiapkan untuk mengisi lini belakang Les Gones yang memang butuh jiwa pemimpin.

Dilansir dari Calciomercato, Diego Godin yang sudah berusia 34 tahun jadi incaran utama pelatih Rudi Garcia jelang bursa transfer musim panas dibuka tahun ini. Keberadaan Godin di sektor pertahanan Lyon musim depan diharapkan bisa memberikan stabilitas lini belakang Les Gones yang dominan diisi pemain muda usia.

Dengan Inter Milan yang masih berada dalam jalur perebutan gelar juara Serie A Italia, hanya kalah 9 poin dari Juventus di puncak klasemen dengan 12 laga sisa musim ini, dimana mereka juga bisa mencatatkan pertahanan terbaik kedua setelah Lazio, pembelian Godin diyakini bakal bisa meningkatkan performa lini belakang Lyon musim depan.

Pelatih Rudi Garcia mengharapkan kestabilan serupa Inter bisa terulang di Lyon dengan pembelian Godin. Sepanjang musim ini, catatan pertahanan mereka tak bisa dibilang bagus, yakni kebobolan sebanyak 27 gol dari 27 laga yang dimainkan di Ligue 1 Prancis.

Torehan ini menempatkan Lyon di posisi ke-7 klasemen akhir sekaligus memastikan Moussa Dembele Cs gagal mentas di kompetisi Eropa baik Liga Champions maupun Liga Europa musim depan.


Baca Juga:


Diego Godin sendiri sepanjang musim ini mampu mencatatkan 24 tekel dari 16 penampilan di Serie A Italia atau rata-rata 1.5 tekel per game. Sementara dalam aspek intersepsi, Godin rata-rata membukukan 1.8 per pertandingan, dengan 2.6 melakukan clearances.

Merujuk pada potensi besar dalam diri Godin ini, Lyon pun berharap dia bisa menjadi pemimpin di area pertahanan skuad besutan Rudi Garcia. Selain Godin, bek senior lainnya yang jadi incaran Lyon adalah Mamadou Sakho di Crystal Palace.

Bek berusia 30 tahun itu menarik minat presiden Lyon, Jean-Michel Aulas untuk diduetkan dengan Diego Godin di lini pertahanan timnya musim depan.

“Jika melihat karakternya, saya pikir Mamadou Sakho bisa memberikan sesuatu yang sangat berharga Lyon. Dalam tiga atau empat tahun terakhir, Olympique Lyon memang kekurangan sosok pemain berkarakter seperti dirinya.” kata Aulas seperti dilansir dari Canal +.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Lyon Terancam Ditinggal Wonderkid Potensialnya

Vivagoal Ligue 1 –  Diminati tiga klub raksasa Eropa, Houssem Aouar hanya tinggal menunggu waktu untuk angkat kaki dari Olympique Lyon. Kepergiannya tinggal menanti pengesahan dari  sang presiden, Jean-Michael Aulas.

Aouar telah bermain di level kompetisi tertinggi Prancis terhitung sedari usianya baru menginjak 18 tahun. Meski begitu, namanya baru banyak tercium para pencari bakat klub top Eropa pada musim 2019/20 ini.

Aouar dinilai sebagai gelandang serba bisa dengan ketenangan luar biasa saat menguasai bola. Hingga saat ini, ia tidak tergantikan di lini tengah Les Gones dengan koleksi 133 penampilan di semua ajang kompetisi.

Baru berusia 21 tahun, Aouar punya insting gol luar biasa saat berada di depan gawang lawan. Tercatat, ia sudah membukukan 24 gol dan 24 assist selama tiga musim bermain bersama Les Gones.

 Direktur olahraga Lyon, Juninho Pernambucano, sebenarnya enggan melepas sang pemain dalam waktu dekat. Tapi Juninho tak bisa berbuat banyak bila Jean-Michael Aulas sebagai presiden klub punya pandangan lain.


Baca Juga:


“Keputusan soal transfer pemain, semuanya tergantung Presiden Jean-Michael Aulas. Jika dia bersedia menerima tawaran yang masuk, maka kami hanya bertugas menganalisa keuntungannya kemudian menuntaskannya. Karena Aouar adalah pemain penting,” jelas Juninho.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Amiens SC dan Toulouse Batal Degradasi, Lyon Meradang!

Vivagoal Ligue 1Pengadilan tinggi di Prancis menganulir keputusan Ligue 1 Prancis yang mendegradasikan Amiens SC dan Toulouse pasca musim 2019/20 dibatalkan. Keputusan ini membuat Lyon meradang karena upaya banding mereka tidak dikabulkan.

Sebagaimana yang diketahui, akibat dari penghentian kompetisi musim ini, Toulouse dan Amiens harus turun ke divisi dua Liga sepakbola Prancis dan akan digantikan oleh Lorient dengan Lens sebagai juara Ligue 2 dan runner-up Ligue 2.

Adapun Nimes yang menduduki posisi ke-18 klasemen dipastikan aman karena tidak ada laga play-off dengan tim peringkat ketiga Ligue 2. Sementara itu, Lyon mengajukan banding karena tidak bisa berpartisipasi di ajang Liga Champions setelah mereka hanya menempati peringkat ke-7 klasemen saat kompetisi diputuskan dibatalkan.

Dari dua kasus yang berbeda diatas, dilansir dari Goal International, pada Selasa (9/6/2020) waktu setempat, hakim pengadilan di Paris mengabulkan tuntutan Amiens SC dan Toulouse namun menolak upaya banding Lyon.

“Tidak ada keraguan pada legalitas keputusan ini, yang menimbang keuntungan dan kerugian dari penghentian kompetisi sesegera mungkin. Hakim dalam proses ringkasan menganggap bahwa dewan direksi LFP tidak dapat secara hukum memutuskan untuk mendegradasikan dua tim terbawah di Ligue 1.

“Oleh karena itu, hakim memerintahkan LFP dalam hubungannya dengan badan-badan yang kompeten dari FFF untuk mengoreksi kembali format Ligue 1 untuk musim 2020/2020 termasuk konsekuensi pada prinsip degradasi sebelum 30 Juni, mengingat akan ada 22 tim dengan Lorient dan Lens promosi dari Ligue 2.


Baca Juga:


“Sementara itu, hasil dari pertimbangan hakim adalah kami tidak menemukan sama sekali pelanggaran hukum atas keputusan Lyon, terkait tidak ada tim yang diuntungkan atau dirugikan dari penghentian kompetisi, karena memang belum ada waktu yang pas untuk kompetisi dimulai lagi,” isi keputusan hakim pengadilan Prancis.

Pihak Lyon sendiri sangat menyesalkan keputusan ini. Pasalnya, mereka sebenarnya masih berpeluang lolos ke zona Liga Champions karena hanya berselisih 9 angka dari Lille yang menempati zona playoff dengan 8 laga sisa.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Resmi! Pemain Afrika Ini Jadi Rekrutan Pertama Lyon

Vivagoal Ligue 1Tino Kadewere resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Olympique Lyon. Penyerang asal Zimbabwe tersebut menjadi rekrutan pertama Les Gones sebagai upaya mereka memperkuat skuad musim depan.

Lyon sebenarnya sudah mendapatkan Tino Kadewere dari tim kasta kedua AC Le Havre sejak bursa transfer Januari 2020 lalu. Namun penyerang 24 tahun itu lebih dulu dipinjamkan di AC Le Havre hingga akhir musim ini.

Kini, Tino Kadewere pun datang ke Groupama Stadium. Setelah menandatangani kontrak berdurasi empat tahun dengan didampingi presiden Lyon, Jean-Michel Aulas, pemain yang dibeli seharga 6,5 juta euro tersebut diperkenalkan di depan publik pada Rabu (10/6/2020) dinihari WIB.

Sebagaimana lazimnya perkenalan pemain baru, Tino Kadewere terlihat memegang kostum Lyon yang diberi nomor punggung 24. Namun pemain yang mencetak 20 gol dari 24 penampilan di ajang Ligue 2 musim 2019/2020 tersebut tidak diperkenankan memperagakan beberapa aksi di lapangan.

Tino juga menyebut keseriusan Lyon meminangnya membuat dia tanpa pikir panjang menjadi bagian dari Les Gones. 


Baca Juga:


“Saya memikirkan semua klub yang tertarik pada saya, namun perwakilan Lyon datang dan meyakinkan saya. Ini keputusan yang mudah untuk diambil, dan saya selalu bermimpi bisa bermain di level teratas sepakbola,” tandasnya seperti dilansir dari situs resmi Lyon.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Rencana Juventus Tuk Curi Scudetto dan Liga Champions Akan Dihadang Dua Klub Ini

Vivagoal Liga Champions – Olympique Lyon berharap Juventus gagal memenangi scudetto musim ini. Selanjutnya, Lyon akan menambah penderitaan Bianconeri dengan mendepaknya dari Liga Champions.

Juve saat ini masih bercokol di puncak klasemen Serie A Italia dengan perolehan 63 poin. Skuad besutan Maurizio Sarri ini cuma unggul satu angka dari Lazio yang berada di urutan kedua.

Serie A sendiri saat ini belum diketahui kapan akan digulirkan kembali. Namun andai sudah bisa digulirkan kembali, Lyon berharap Juve gagal meraih scudetto sebelum melanjutkan petualangannya di leg kedua babak 16 besar Liga Champions.

Di ajang Liga Champions, Juve sementara dalam posisi tidak diunggulkan usai kalah 0-1 di leg pertama yang digelar di markas Lyon. Artinya, untuk lolos ke babak perempatfinal, Cristiano Ronaldo cs setidaknya harus menang dengan skor 2-0.

Di sisi lain, Lyon saat ini sudah tidak ada pertandingan domestik setelah semua kompetisi di Prancis dibubarkan akibat pandemi virus Corona. Mereka pun tinggal berharap dari kepastian dilanjutkannya lagi Liga Champions.

Situasi itu bakal membuat kebugaran mereka tetap terjaga jika harus menghadapi Juventus di Turin. Tapi sebelum itu, Lyon berharap mental Si Nyonya Tua sudah duluan hancur dengan kegagalan mereka di serie A Italia.


Baca Juga:


“Saya berharap Lazio bisa memenangi scudetto musim ini, kemudian Juventus harus memainkan perdelapan final usai kehilangan gelar. Akan ada kekacauan di internal tim dan kami akan datang memberikan pukulan terakhir.” ucap pelatih kebugaran Lyon, Paolo Rongoni seperti dilansir dari Omnisport.

“Satu-satunya harapan kami adalah segala sesuatu tidak berjalan baik untuk Juve. Itu akan menghancurkan internal mereka dengan kami menciptakan gelombang kekalahan berikutnya.” tegas Paolo.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Tuk Lyon dan PSG, Gelar Laga Kandang Liga Champions Di Negara Lain

Vivagoal Liga Champions – Pemerintah Prancis sudah memutuskan melarang seluruh ajang olahraga yang berpotensi mengumpulkan banyak orang diadakan hingga September 2020 akibat pandemi virus Corona. Bagaimana nasib laga kandang Paris Saint-Germain di Liga Champions?

Prancis telah mengumumkan seluruh kegiatan olahraga dilarang diadakan hingga bulan September 2020. Keputusan ini langsung ditindaklanjuti dengan Ligue 1 dan Ligue 2 musim 2019/2020 disetop.

PSG yang tengah memimpin klasemen dengan keunggulan 12 poin dari pesaing terdekatnya, Marseille didapuk sebagai juara kompetisi. Namun yang jadi pertanyaan kemudian, bagaimana nasib PSG dan kompatriotnya, Olympique Lyon di ajang Liga Champions musim ini?

Pasalnya, PSG dan Lyon sudah secara otomatis tidak boleh menggelar laga kandang jika Liga Champions dilanjutkan. Sementara UEFA sudah menargetkan kompetisi harus sudah tuntas pada bulan Agustus mendatang.

PSG sendiri sudah menjejakkan kaki di babak perempatfinal setelah menyingkirkan Borussia Dortmund dalam duel dua leg. Sementara Lyon masih harus melakoni laga leg kedua di markas Juventus setelah sebelumnya menang 1-0 di Groupama Stadium.

Presiden UEFA, Aleksandr Ceferin menyebut bahwa jika pemerintah Prancis tak memberikan kelonggaran untuk PSG dan Lyon menggelar laga meski tanpa penonton, maka mau tidak mau, PSG dan Lyon harus bermarkas di negara lain.

“Paris Saint-Germain dan Lyon seharusnya menggelar pertandingan di markas mereka di Prancis. Kalau tidak memungkinkan, mereka harus menggelarnya di tempat netral.” jelas Aleksandr seperti dilansir dari situs resmi UEFA.


Baca Juga:



“Itu diluar kendali kami di UEFA. Kalau mereka tak bisa menjamin bisa bermain di negaranya, maka PSG dan Lyon harus bermarkas di tempat netral. Saya pribadi tidak melihat adanya alasan Pemerintah Prancis melarang mereka menggelar laga tanpa penonton, tapi sekali lagi, itu diluar kendali kami.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Presiden Lyon Bantah Pemain Andalannya Akan Hengkang Pada Musim Panas Nanti

Vivagoal Ligue 1 – Jean-Michel Aulas selaku presiden Lyon buka suara terkait rumor masa depan pemain andalannya, Houssem Aouar. Ia menilai bahwa sang pemain tidak akan pergi ke klub manapun pada musim panas datang.

Aulas menilai bahwa sang gelandang menghormati keputusan dari pihak manajemen Olympique Lyon. “Keputusan para pemain merupakan hal yang terpenting,” kata Aulas dilansir dari situs resmi Lyon.

Presiden Lyon pun sangat yakin bahwa Aouar tidak akan meninggalkan tim pada musim panas mendatang. Ia juga berharap bahwa wa sang gelandang bisa bertahan di Lyon dalam beberapa tahun kedepan.

“Mempertahankan pemain yang tidak ingin bermain lagi merupakan keputusan yang cukup berat. Namun, Aouar sudah mengatakan bahwa dirinya akan tetap berada di klub,” jelasnya.


Baca Juga:


Sebagai informasi, Aouar merupakan pemain andalan Olympique Lyon pada musim ini. Ia telah berkontribusi besar dalam penampilan apik timnya.

Karena performa yang terus melejit, banyak klub top Eropa yang menginginkannya. Rumor yang beredar bahwa pemain berusia 21 tahun tersebut ingin meninggalkan Lyon pada musim panas mendatang. Namun, kabar tersebut langsung dibantah oleh Presiden klub Lyon.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS