
Carlos Pena Sindir Kualitas Wasit Kontra Dewa: Tidak Profesional!
Vivagoal – Liga Indonesia – Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, kembali mengkritik kinerja wasit di Indonesia. Kali ini, giliran wasit keempat di laga kontra Dewa United yang ia anggap tidak profesional.
Persita Tangerang kembali menelan kekalahan. Pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/26, tim berjuluk Pendekar Cisadane kalah dengan skor tipis 0-1 dari Dewa United di kandang mereka sendiri, Indomilk Arena, Kamis (26/2) malam WIB.
Ini merupakan kekalahan keempat mereka dari lima pertandingan terakhir. Situasi ini tentu menjadi tekanan tersendiri bagi Carlos Pena selaku pelatih.
Namun, bukan hasil yang membuatnya kecewa, melainkan perangkat pertandingan di laga tersebut. Wasit keempat atau yang biasa disebut wasit cadangan, Dika Rahmat Hidayat, dinilai telat dalam memasukkan Dejan Racic ketika pergantian pemain.
Sehingga, terdapat momen di mana Persita harus bermain dengan 10 pemain. Kejadian itu membuat Carlos Pena naik pitam dan menilai wasit Dika Rahmat tidak profesional.
“Butuh waktu lebih lama (pada momen masuknya Dejan Racic) karena wasit keempat (Dika Rahmat Hidayat) tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Dia tidak menjalankan tugasnya dengan benar,” kata Pena saat sesi konferensi pers usai laga.
Baca Juga:
- Beckham Putra Makin Optimis Hattrick Juara Liga Akan Diraih Persib
- Igor Tolic Akui Keberhasilan Bojan Hodak Membangun Skuat Persib
- Gol Pembuka Ramon Tanque Jadi Kunci Kemenangan Besar Persib
- Pelatih Dewa Beri Alasan Coret Ivar Jenner Kontra Persita
“Dia tidak mengizinkan kami melakukan pergantian pemain karena dia mengatakan bahwa kami sudah memiliki tujuh pemain asing di lapangan dan itu tidak benar. Karena kami memiliki Javlon (Guseynov), Tamirlan (Kozubaev), Pablo (Ganet), Rayco (Rodriguez), Eber (Bessa) dan Aleksa (Andrejic), dan kami ingin memasukkan pemain (asing) ketujuh.”
“Namun, wasit tidak menjalankan tugasnya. Jadi, bagi saya dia bukan orang yang profesional. Kami bermain tiga atau empat menit dengan 10 pemain (saat itu).”

Foto: VIVAGOAL/I Made Gita
Lebih lanjut, Pena kecewa karena timnya berusaha untuk menjadi profesional. Namun, itu tidak dibarengi dengan profesionalitas wasit di lapangan.
“Kami hampir kebobolan gol kedua di menit-menit itu. Anda tahu, kami bekerja berjam-jam setiap hari. Kami mencoba melakukan pekerjaan kami sebaik mungkin, setidaknya mereka harus profesional,” tutupnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















