Dibanding Bertahan di Roma, Lukaku Pilih Merapat ke Arab Saudi?
Romelu Lukaku, Foto: dok Goal

Catatan Negatif Serba 14 Untuk Romelu Lukaku di AS Roma

A Hendra - November 10, 2023
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Serie A – AS Roma menelan kekalahan pertamanya di Liga Europa saat menghadapi Slavia Praha. Hasil tersebut melanjutkan sejumlah catatan serba 14 yang negatif untuk Romelu Lukaku.

AS Roma takluk 0-2 dari Slavia Praha di Eden Arena, Jumat (10/11) dinihari WIB pada lanjutan matchday keempat fase grup G Liga Europa. Hasil tersebut sekaligus memutus hasil 100 persen Giallorossi yang sebelumnya selalu menang di tiga pertandingan pertamanya.

Bukan cuma itu saja, kebobolan dua gol seakan jadi balasan buat Roma yang di matchday sebelumnya meraih kemenangan atas Slavia dengan skor identik di Olimpico. Khusus untuk bomber Giallorossi, Romelu Lukaku turut mencatatkan torehan buruk yang serba 14 di laga itu.

Mourinho: AS Roma Memang Pantas Kalah dari Slavia
AS Roma vs Slavia, Foto: situs resmi Roma

Ya, menurut catatan ESPN, kegagalan Big Rom mencetak gol di pertandingan kontra Slavia menjadi yang pertama kalinya di kompetisi Eropa. Sebelumnya, penyerang pinjaman dari Chelsea itu selalu bisa melakukannya di 14 laga berturut-turut.

Catatan negatif itu melanjutkan raihan buruk Lukaku ketika gagal mengeksekusi penalti dalam kemenangan AS Roma kontra Lecce di Liga Italia akhir pekan kemarin. Dipaparkan ESPN, sebelum itu, Lukaku selalu mampu mengoleksi sejumlah gol dalam 14 kesempatan mengambil penalti.


Baca Juga:


Dengan kesemua fakta Lukaku itu, wajar jika kemudian Jose Mourinho selaku pelatih Roma menyebut cuma ada satu pemain yang tampil dengan performa terbaiknya di laga kontra Slavia Praha, dia adalah Edoardo Bove.

“Hari ini pemain terbaik di tim kami, satu-satunya pemain yang sangat saya sukai karena dia memberikan segalanya secara teknis, taktis, dan mental adalah seorang anak berusia 20 tahun yang bahkan tidak masuk tim utama dua tahun lalu.” ucap Mourinho dilansir dari situs resmi AS Roma.

“Kami memiliki satu pemain yang bermain dengan kaki, tubuh, dan pikiran. Ketika Anda memiliki 11 pemain di lapangan dan hanya satu pemain seperti itu, Anda tidak bisa menang. Satu-satunya pemain yang tidak pantas kalah adalah (Edoardo) Bove. Semua orang, termasuk saya sendiri, pantas kalah.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com