CEO Persija Salahkan Pihak Panpel Terkait Insiden di Makassar

0
104
Persija Siap Manjakan Pemain Asing Baru dengan Fasilitas Mewah!

VivagoalPiala Indonesia – Ferry Paulus selaku CEO Persija Jakarta mengungkapkan terkait penundaan partai final leg ke-2 Piala Indonesia antara Persija dan PSM Makassar di kantor Persija Jakarta, Selasa (30/7).

Ferry Paulus menjelaskan kronologi bagaimana tim Persija Jakarta mendapatkan pressure selama berada di Makassar. Ferry pun menilai bahwa ada beberapa kesalahan dari pihak panitia penyelenggara yang kurang baik untuk menjamu Persija.

“Saya memerlukan klarifikasi terhadap apa yang terjadi karena pembatalan pertandingan leg kedua pada minggu kemarin. Pertama saya ungkapkan Persija Jakarta menganggap satu poin penting dari adanya pembatalan ini. Menurut kami tidak ada ada tanggapan yang serius terhadap panitia panpel saat menjamu kami,” ujar Ferry.

Baca Juga: Usai Bus Dilempar, Persija Ajukan Syarat Laga Lawan PSM!

“Banyak hal yang harus ditanggapi oleh panpel terkait fair play dalam para fans sepak bola. Banyak tekanan yang dihadapi oleh Persija contohnya ada petasan jam 12 malam, dilanjutkan setengah dua malam pengendara motor yang intinya ingin membuat tertekan tim Persija. Namun pihak bersedia tidak mengambil pusing,” imbuhnya.

“Mereka masih rileks dan dapat beristirahat dengan baik. Akan tetapi saat official training mereka menimbulkan ketidaknyamanan bagi tamu dan itu membuat tim Persija tidak ingin bertanding pada tanggal 28,” curhatnya.

Lanjut lagi, ia juga menambahkan dalam pertemuan koordinasi antara Persija Jakarta Kapolres dan CEO PSM Makassar menyatakan pihak panpel tidak minta untuk tambahan personil saat Persija menjalani official training.

Karena kejadian tersebut, dengan terpaksa pertandingan final leg ke-2 Piala Indonesia 2018/19 resmi diundur sampai waktu yang ditentukan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Indonesia hanya di Vivagoal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here