AC Milan Inter
Foto: REUTERS/Daniele Mascolo via sport.detik.com

Chivu Akui Inter Tak Mampu Tembus Lini Belakang AC Milan

Irman Maulana - March 9, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Serie A –Allenatore Inter Milan, Cristian Chivu mengakui anak asuhnya itu tak mampu tampil impresif untuk menembus area pertahanan yang dibangun oleh rival sekota mereka, AC Milan dan berujung kekalahan mereka dari kubu Rossoneri, meski tak banyak merubah posisi klasemen.

Inter Milan harus mengakui keunggulan AC Milan, Senin (9/3) dini hari WIB pada lanjutan pekan ke-28 Liga Italia 2025/26. Tampil di San Siro, Nerazzurri tumbang dengan skor tipis 0-1 dari AC Milan lewat gol Pervis Estupinan menit ke-35′.

Inter sejatinya tampil lebih menguasai jalannya pertandingan ketimbang AC Milan, unggul 62 persen penguasaan bola berbanding 38 persen. La Beneamata melepaskan sembilan percobaan tembakan tapi hanya satu yang mengarah ke gawang.

Dimarco Inter AC Milan
footballitalia via ligaolahraga.com)

Pada laga ini, dua bomber utama Inter Milan, Marcus Thuram dan Lautaro Martinez harus absen karena masalah kesehatan. Cristian Chivu pun terpaksa memasang duet dadakan, Pio Esposito dan Ange-Yoan Bonny, tapi keduanya sulit memberikan dampak bagi lini depan.

Chivu pun mengakui bahwa AC Milan mampu membangun tembok kokoh yang pada akhirnya tak mampu ditembus oleh skuad Nerazzurri sepanjang laga. Padahal menurut Chivu anak asuhnya itu sudah melakukan berbagai cara untuk bisa merobek gawang Milan, yang dijaga oleh Mike Maignan.


Baca Juga:


“Babak pertama kami kurang memuaskan dengan tempo yang lambat, lalu kami kebobolan gol mereka dan itu juga menjadi pukulan bagi kami. Kami mencoba meningkatkan intensitas setelah jeda dan bermain lebih baik secara sporadis, menciptakan peluang bagus melalui Dimarco,” ujar Chivu dilansir Football Italia.

“Mencoba segala cara untuk menyerang blok pertahanan rendah mereka, tetapi tidak berhasil menembusnya. Kami berhasil mencapai garis akhir, tetapi tanpa situasi yang jelas. Umpan silang kami sering dihalau oleh bek mereka, karena tidak pernah berada di depan mereka. Ada kurangnya dinamika dari kami, Milan bertahan dan menunggu untuk melakukan serangan balik. Kami perlu memperbaiki dan meningkatkan tempo permainan.”

Chivu menambahkan bahwa hasil apa pun yang mereka raih pada laga ini tak banyak mengubah peta persaingan Scudetto Serie A. Meski kalah, posisi Inter di puncak klasemen Liga Italia masih aman dengan 67 poin, unggul enam angka dari Milan sebagai runner-up.

“Saya fokus pada performa, pada keputusan-keputusan dan kesalahan-kesalahan saya. Masih ada 10 pertandingan tersisa, 30 poin yang bisa diraih. Jadi kita harus membangun apa yang sudah dilakukan sejauh ini. Kita masih memiliki keunggulan tujuh poin, masih ada 30 poin yang bisa diraih, takkan ada yang berubah bahkan jika kita menang malam ini,” tambah Chivu.

Selalu update berita terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com