Chivu Pertanyakan Kinerja VAR saat Inter Kalah dari Liverpool
Vivagoal – Liga Champions – Inter Milan kembali menelan kekalahan saat menjamu Liverpool di San Siro pada matchday keenam Liga Champions, Rabu (10/12) dini hari WIB. Penalti yang diberikan wasit jelang akhir laga jadi alasan pasukan Cristian Chivu harus tunduk di hadapan pendukung sendiri.
Penalti yang akhirnya jadi penentu kemenangan Liverpool itu diberikan wasit setelah Alessandro Bastoni melakukan pelanggaran kepada Florian Wirtz. Sebenarnya wasit yang memimpin laga tak melihat hal tersebut sebagai pelanggaran, namun intervensi VAR mengubah segalanya.

“Saya jarang berkomentar soal keputusan wasit. Saya hanya berbicara soal edukasi dan apa yang harus kami ajarkan ke orang-orang, terutama di Liga Champions. Wasit berada dalam posisi yang sangat bagus untuk melihat keseluruhan kejadian dan dia memutuskan tak memberikan penalti.
“Ketika VAR mengintervensi, mereka harus mengerti dinamika dari pertandingan. Kami harus menerima keputusan itu dan belajar untuk melawan ketidakadilan, lebih peka terhadap hal-hal ini, dan berusaha fokus pada hal-hal baik yang bisa kami lakukan,” tutur Chivu, dilansir dari Football Italia.
Baca juga:
- Ilias Alhaft Tak Sabar Cicipi Atmosfer Kandang Persib
- Pelatih Persib Bandung Ajak Bobotoh Birukan Stadion GBLA
- Sambil Soroti Wasit, Slot Syukuri Kemenangan Liverpool atas Inter
- Kalah Dari Filipina, Manajer Timnas Ingin Mencontoh Apa yang Dilakukan Shin Tae-yong
Ini jadi kekalahan kedua beruntun Nerazzurri di Liga Champions setelah sebelumnya mereka juga takluk dari Atletico Madrid. Sang pelatih menilai imbang akan jadi hasil yang adil bagi kedua tim, namun cedera Hakan Calhanoglu dan Francesco Acerbi di babak pertama membuat kekuatan Inter berkurang.
“Imbang adalah hasil yang tepat melihat bagaimana jalannya pertandingan. Kami tidak memiliki energi yang cukup di babak pertama dan kesulitan mengikuti intensitas mereka (Liverpool), tapi kemudian kami menemukan kunci yang tepat untuk menyulitkan mereka.
“Setelah itu kami terpaksa melakukan dua pergantian, yang artinya di babak kedua kami tak bisa melakukan banyak perubahan dan kami mulai kehabisan energi. Dua pertandingan terakhir di Liga Champions tak memperoleh hasil apapun.
“Meski demikian, kami berusaha keras, berusaha memberikan yang terbaik, berusaha keluar dari tekanan mereka, dan kami berjuang sampai akhir. Seharusnya kami lebih tajam di sepertiga akhir, tapi sayangnya kami terpaksa melakukan dua pergantian itu,” sesal Chivu.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com