
Dekati Degradasi, Tottenham Catat Rekor Terendah 50 Tahun Terakhir!
Vivagoal – Liga Inggris – Tottenham Hotspur tengah mengalami salah satu periode paling kelam dalam sejarah modern klub setelah kembali menelan kekalahan di Premier League, yang membuat mereka mencatatkan rekor terburuk dalam 50 tahun terakhir, sekaligus mendekati zona merah.
Kekalahan terbaru diderita oleh Tottenham Hotspur saat menjamu Crystal Palace dini hari tadi pada lanjutan pekan ke-29 Liga Inggris 2025/26. Spurs dipaksa menyerah 1-3 oleh Palace yang memperpanjang puasa kemenangan tim London Utara itu di Liga Inggris.
Hasil tersebut membuat Tottenham Hotspur terjerumus semakin dekat ke zona degradasi. Pasukan Igor Tudor kini hanya terpaut satu poin dari zona merah, sehingga mereka menghadapi ancaman nyata untuk terlempar dari Premier League musim depan.

Laga melawan Palace sebenarnya sempat terlihat berpihak kepada Spurs, ketika Dominic Solanke membuka keunggulan pada menit ke-34, setelah gol Ismaila Sarr lebih dulu dianulir. Namun momentum tersebut tidak bertahan lama.
Petaka datang ketika bek Spurs, Micky van de Ven menerima kartu merah usai menarik Sarr di dalam kotak penalti. Sarr yang menjadi korban kemudian maju untuk mengeksekusi penalti dengan sempurna untuk menyamakan kedudukan.
Baca Juga:
- Athletic Bilbao vs Barcelona: Prediksi, Jadwal dan Link Live Streaming
- Fabregas Tak Sesali Hasil Melawan Inter di Coppa Italia
- Borneo FC vs Persebaya: Prediksi, Jadwal dan Link Live Streaming
- Chelsea Tertarik Bawa Eks Barcelona ke Eropa Lagi?
Situasi semakin memburuk bagi Tottenham ketika Jorgen Strand Larsen membawa Palace berbalik unggul menjadi 2-1. Sarr kemudian menambah penderitaan tuan rumah dengan mencetak gol ketiga pada menit ketujuh masa tambahan waktu babak pertama.
Memasuki babak kedua, Spurs mampu sedikit menstabilkan permainan dan mencegah kebobolan tambahan. Namun kerusakan sudah terlanjur terjadi, dan mereka gagal menciptakan peluang berarti untuk mengejar ketertinggalan.
Keputusan Tudor yang tidak memainkan rekrutan penting seperti Conor Gallagher dan Xavi Simons sejak awal jadi salah satu yang mendapat sorotan. Pergantian pemain yang dilakukan di babak kedua juga tidak mampu mengubah jalannya laga.
Kekalahan ini membuat Tudor kini mencatat tiga kekalahan dari tiga pertandingan sejak ditunjuk sebagai manajer interim. Data dari Opta menunjukkan Tottenham kini mencatatkan 11 pertandingan liga tanpa kemenangan untuk pertama kalinya sejak Oktober 1975.

Selain itu, Spurs juga menelan lima kekalahan beruntun di Premier League, hampir menyamai rekor di November 2004, saat tumbang enam kali berturut-turut. Statistik tersebut menggambarkan betapa dalamnya krisis yang sedang dialami klub London Utara tersebut.
Bahkan, awal tahun kalender yang mereka jalani musim ini menjadi salah satu yang terburuk dalam sejarah klub. Satu-satunya catatan yang lebih buruk terjadi pada 1935, ketika Tottenham gagal meraih kemenangan dalam 15 pertandingan liga pertama mereka di tahun tersebut.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com













