
Alasan Kiper No.1 Argentina Pindah ke Arsenal
Vivagoal – Liga Inggris – Kepindahan Emiliano Martinez ke Arsenal musim panas 2010 silam disebut-sebut dimotivasi oleh uang. Kiper nomor satu Argentina tersebut tidak membantah anggapan itu.
Sebelumnya, Emiliano Martinez merupakan pemain jebolan klub asal Argentina, Independiente. Setelah dua musim memperkuat Independiente, Emiliano memutuskan hijrah ke Eropa dengan bergabung bersama Arsenal.
Kala itu, The Gunners harus menebus Martinez dengan banderol sebesar 1,5 juta pound sterling atau sekitar Rp 29,4 miliar dan memberinya kontrak berdurasi lima tahun, sebelum ditambah lagi lima tahun hingga akhirnya total Ia 10 tahun berseragam The Gunners.
Bersama Arsenal, Emiliano mendapat gaji dua kali lipat dari yang ia kantongi di Independiente. Sayang, dalam kurun waktu itu Emi Martinez malah lebih banyak dipinjamkan, dengan total enam kali ke enam klub yang berbeda. Total Ia hanya bermain sebanyak 38 laga, 21 diantaranya pada musim 2019/20.
Namun sebelum hengkang ke Aston Villa pada musim panas 2020 lalu, Emi Martinez meninggalkan kesan yang manis dengan membantu Arsenal memenangkan Pala FA dan Community Shield. Kiper 29 tahun itu tercatat bermain sebagai starter di dua laga final tersebut.
Baca Juga:
- Jual Kiper No.1 Argentina, Arsenal Malah Beli Kiper Yang Klubnya Degradasi
- Arsenal Saat Ini Bukan Lagi Tujuan Pemain-Pemain Top Dunia
- Musim Ini, Arsenal dan Tottenham Masih Akan Jadi Tim Medioker
- Arsenal Harus Bersabar Tunggu Ledakan Para Pemain Mudanya
Emi Martinez sendiri tak memungkiri dirinya gagal total di Arsenal karena kesalahannya sendiri. Bagaimana tidak, ia memilih hengkang ke klub asal London itu semata karena uang bukan untuk prestasi.
“Arsenal datang untuk mencari saya dan Pepe Santoro (pelatih di Independiente) mengatakan kepada saya bahwa kesempatan ini hanya datang sekali seumur hidup. Keluarga saya dan agen saya berpikiran sama, jadi keputusannya lebih untuk mereka daripada yang lain,” ucap Martinez dilansir dari Daily Star.
“Saya sebetulnya tidak mau pergi. Saya tidak menyesalinya, tapi saya ingin sekali bermain di Independiente.
“Waktu itu saya berpikir: ‘Jika saya bertahan di sana, dalam dua tahun saya bisa debut’. Tapi keluarga saya kekurangan secara finansial. Saya memutuskan pindah lebih untuk itu ketimbang olahraga.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com














