Diejek 'Anak Emas Sarri' Bikin Jorginho Jadi Hebat Seperti Sekarang
Maurizio Sarri dan Jorginho, Foto: dok bolaterus

Ejekan yang Buat Jorginho Selalu Termotivasi di Chelsea

A Hendra - September 2, 2021
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal Liga Inggris – Gelandang bertahan Chelsea, Jorginho mengakui ejekan sebagai ‘Anak Emas Sarri’ justru sudah membuatnya mengalami perkembangan yang pesat dalam kariernya sekarang.

Jorginho bergabung dengan Chelsea dari Napoli pada musim panas 2018 lalu. Gelandang kelahiran Brasil itu diboyong pada hari yang sama dengan penunjukan Maurizio Sarri sebagai manajer The Blues.

Di awal kedatangannya, Jorginho tak terlalu disukai suporter Chelsea karena dianggap ‘anak emas’ Maurizio Sarri. Pasalnya, digadang-gadang sebagai pemain kunci dalam taktik ‘Sarriball’, Jorginho justru begitu mudah diredam oleh para pemain lawan Chelsea.

Bahkan sepanjang musim 2018/2019, Jorginho sama sekali tak mencatatkan assist dan cuma bisa bikin dua gol. Selama ditangani Sarri, posisi Jorginho di starting line-up Chelsea aman-aman saja, walau performanya itu jauh dari harapan.

Tapi seiring waktu berjalan, situasi Jorginho berbalik 180 derajat. Meski Sarri telah hengkang dan digantikan oleh Frank Lampard hingga Thomas Tuchel saat ini, peran Jorginho di lini tengah begitu tak tergantikan.


Baca Juga:


Hasilnya, Jorginho kini dapat sambutan hangat dari publik Stamford Bridge usai berhasil menjuarai Liga Champions musim 2020/2021 kemarin. Tak jarang, suporter Chelsea terdengar menyanyikan Chant untuk Jorginho. Ia mengaku ejekan ‘Anak Emas Sarri’ jadi motivasi buatnya membuktikan diri

“Kita semua ingat ketika mereka mengatakannya, saya terlalu lambat, terlalu lemah. Saya adalah anaknya Sarri. Ya ampun, itu membuatku sangat marah. Saya akui saya memang menjalani start yang naik-turun di setiap klub yang saya bela,”ucap Jorginho seperti dilansir dari Daily Mail.

“Seperti ketika di Verona, tidak ada yang menginginkan saya. Mereka kemudian meminjamkan saya ke klub divisi empat. Di sana juga tidak ada yang menginginkan saya. Tapi saya terus bekerja dan mendapatkan respek, lalu saya kembali ke Verona dan kami promosi ke Serie A.

“Saya juga menjalani sebuah musim yang sulit di Napoli, kemudian Sarri datang dan mengubah segalanya. Jadi soal Chelsea, saya hanya menggunakan kritik sebagai bahan bakar, dan sekarang saya punya sebuah titel Liga Europa dan Liga Champions. Jadi kepada semua kritik, saya cuma ingin katakan, terima kasih. Sungguh, terima kasih semuanya.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com