
Dortmund Kalah Karena Kesalahan yang Konyol
Vivagoal – Bundesliga – Bayer Leverkusen berhasil mencuri tiga poin dalam pertemuan melawan Dortmund tadi malam. Pelatih Dortmund, Edin Terzic mengakui kekecewaannya setelah pertandingan.
Kekalahan dari Leverkusen diakui pelatih tim kuning hitam dikarenakan kesalahan yang simpel dan konyol. Hal itu mereka lakukan saat kondisi sedang mulai membaik untuk tim.
Memulai pertandingan, Dortmund berada di atas tekanan. Mereka bisa bermain dengan tenang dan menekan pertahanan Leverkusen di 15 menit awal babak pertama.
Ketinggalan gol di menit awal sangat mengejutkan Marco Reus cs. Pemain terlihat tidak bersemangat dengan kepala tertunduk di saat Moussa Diaby mencetak gol di menit 14.
“Kemudian kami kebobolan gol pembuka, yang menandai titik balik dalam permainan. Kami sama sekali tidak senang dengan bahasa tubuh. Kepala tertunduk, kami tidak siap untuk pertarungan dan kami sepertinya menerima apa yang telah terjadi.” kata Terzic di web resmi bvb.de.
Baca Juga:
- Wonderkid Leverkusen Jadi Mimpi Buruk Buat Borussia Dortmund
- Leverkusen Vs Dortmund: Kedua Tim Akan Berhati-hati
- Dikalahkan Dortmund, Nagelsmann Jengkel
- Sempat Tolak Iming-Iming PSG, Full Back Dortmund Beryukur Tetap di Signal Iduna Park
Mencoba untuk memperbaiki kesalahan di babak pertama Terzic membangun komunikasi dengan anak asuhnya d ruang ganti. Mereka berhasil bermain dengan lebih tenang dan menciptakan gol penyeimbang di menit 67.
Namun gol Julian Brandt seperti tidak menambah daya gedor tim menjadi lebih matang. Marco Reus cs kembali harus kebobolan lewat pemain muda, Florian Writz sepuluh menit sebelum laga bubar.
Hal ini membuat kesal pelatih Dortmund, Edin Terzic. Ia menganggap anak asuhnya terus melakukan kesalahan-kesalahan konyol hingga mereka tidak lagi bisa memperbaiki keduduka kembali.
“Kami melakukan hal kesalahan yang kecil dan konyol. Sayangnya setelah itu kami tidak bisa berhasil (membalikan keadaan),” Tutupnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com















