(AFP/Paul Ellis via bola.com)

Eks Man City Sebut Pep Guardiola Seperti Ular

Irman Maulana - Desember 5, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Inggris – Eks Manchester City, Yaya Toure baru-baru ini kembali mengungkit tentang pengalaman kurang menyenangkanya selama berada dibawah komando Pep Guardiola, sambil melabelinya seperti ular dengan berbagai perlakuan kurang menyenangkan padanya dulu.

Yaya Toure pertama kali berkolaborasi bersama Pep Guardiola semasa membela Barcelona pada medio 2008 sampai 2010 silam. Keduanya lantas melakukan reuni di Inggris bersama Manchester City pada tahun 2016 hingga 2018.

Namun, sudah menjadi rahasia umum jika hubungan antara Toure dan Guardiola tidak baik-baik saja. Eks pemain asal Pantai Gading itu kini kembali mengungkit tentang rasa kecewanya yang sudah lama Ia pendam pada Guardiola.

kolo yaya toure
Sumber: Goal

Konflik antara Toure dan Guardiola menjadi salah satu perselisihan antara manajer dan pemain paling tersohor di era modern. Bukan hanya tentang taktik, tapi konflik keduanya melibatkan masalah personal sampai tuduhan publik.

Pada babak baru dari intriknya dengan Guardiola ini, Toure mengaku seperti tidak dihargai, terutama di masa masa krusial. Guardiolas sendiri tak pernah secara terbuka memanaskan situasi, tapi pernyataan Toure menunjukan bahwa masih ada yang belum terselesaikan hingga sekarang.


Baca Juga:


Pernyataan pedas tak ragu diucapkan oleh Toure yang menggambarkan Guardiola dalam sosok ular. Ia merasa selalu mendapatkan perlakuan tidak adil dari Guardiola, baik semasa di Barcelona maupun saat bersamanya di Manchester City.

“Saya tidak melihat seorang pria, aku melihat seekor ular. Pelatih Barcelona menelepon dan berkata, ‘Kamu harus kembali, ini penting.’ kenang Toure pada siaran Youtube ZACK via Goal.

“Istri saya berkata kepadaku, ‘Apakah kamu akan mendengarkan omong kosong itu? Dia memperlakukanmu seperti sampah, dan sekarang ingin kamu tinggal, dan kamu akan tinggal? Ayo kita pergi ke Manchester.’ tambahnya.

“Orang itu tidak memainkan saya sepanjang tahun, dan di akhir tahun, saya bersinar di Piala Dunia (2010), dan dia membawa saya ke Barcelona. Istri saya akan menceritakan tentang dia. ‘Setan, dia bukan manusia, dia jahat.’ Ia melihatnya sebagai orang yang negatif.”

Guardiola Toure
TWITTER.COM/AFRICAFACTSZONE via bolasport.com

Permulaan konflik Toure dan Guardiola ini terjadi pada masa-masa di Barcelona. Diataranya adalah ketika Guardiola menaikan posisi Sergio Busquets sebagai gelandang utama, dengan menyingkirkan Toure dari status sebagai pemain kunci El Barca.

Dinamika yang sama muncul kembali di Man City, dan lagi-lagi menempatkan Toure sebagai cadangan. Meski Toure meraih kesuksesan besar di Man City, degradasi perannya di bawah Guardiola, membentuk narasi pahit yang terus berlanjut di antara keduanya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com