
Erick Thohir Bicara Nasib Gerald Vanenburg Andai Timnas U-23 Gagal Lolos ke Piala Asia
Vivagoal – Liga Indonesia – Timnas Indonesia U-23 terancam gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026. Lantas bagaimana nasib Gerald Vanenburg selaku pelatih andai hal itu terjadi?
Usai menjalani dua pertandingan, Timnas Indonesia U-23 kini menempati peringkat kedua grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Garuda Muda mengemas empat poin hasil dari imbang kontra Laos dan menang 5-0 atas Makau.
Raihan empat poin tersebut nyatanya membuat Timnas U-23 dipastikan tidak bisa lolos ke putaran final lewat jalur runner up terbaik. Itu karena sudah ada empat runner up dari grup lain yang sejauh ini mengemas enam poin.
Lihat postingan ini di Instagram
Itu artinya nasib Timnas Indonesia U-23 akan ditentukan pada laga terakhir kontra pemuncak klasemen sementara, Korea Selatan. Kemenangan menjadi harga mati bagi Rafael Struick dan kawan-kawan untuk mengamankan satu tiket ke putaran final.
Namun mengalahkan Korea Selatan U-23 bukan perkara mudah. Tim asuhan Lee Min-sung tampil superior pada dua laga perdana dengan membantai Makau (5-0) dan Laos (7-0).
Andai gagal menang, Timnas U-23 dipastikan gagal melaju ke putaran final Piala Asia U-23 2026. Pencapaian menjadi semifinalis pada edisi sebelumnya juga tidak bisa diulangi.
Baca Juga:
- Hajar Chinese Taipei 6-0, Apakah Patrick Kluivert Sudah Temukan Racikan yang Tepat Untuk Timnas?
- Turki vs Spanyol: Prediksi, Jadwal, dan Link Live Streaming
- Teka-Teki Kondisi Lamine Yamal Dibongkar Luis de la Fuente
- Xabi Alonso Siapkan Kejutan Demi Memenuhi Target Real Madrid
Dengan kondisi tersebut, posisi Gerald Vanenburg sebagai pelatih tentu menjadi sorotan. Namun pria berusia 61 tahun itu masih mendapat dukungan dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
“Sekarang semua pelatih (timnas) kita kontrak 2 tahun. Memang kita perlu yang namanya pembangunan secara menyeluruh,” kata Erick Thohir.
“Kalau kita lihat formasi Timnas U-23 dan senior sudah mulai bermain dengan posisi 4 bek dengan konsep penguasaan bola dan menyerang. Ini kalau diubah terus nanti akhirnya konsep dari pembangunan formasi ke depan berubah lagi.”

Foto: VIVAGOAL/Made Gita
Erick Thohir menilai rapor Gerald Vanenburg tidak terlalu buruk. Kesuksesan menembus final Piala AFF U-23 2025 menjadi salah satu acuannya.
Ada alasan lain yang membuat Erick Thohir masih memberi kesempatan kepada Gerald Vanenburg. Fokus utama sang pelatih adalah meloloskan Timnas U-23 ke Olimpiade 2028.
“Saya sudah sampaikan bahwa waktu itu kita fokus kepada Olimpiade 2028 di mana (Kualifikasi) Piala Asia tahun ini bukan kualifikasi untuk Olimpiade. Jadi ya memang ada berbagai pertimbangan, nanti kita lihat,” tutupnya.
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















