
Fleksibilitas Taktik 4-3-3 Mancini yang Bikin Belanda Gigit Jari
Vivagoal – Berita Bola – Timnas Italia mengalahkan Belanda dalam perebutan tempat ketiga di ajang UEFA Nations League 2022/2023. Fleksibilitas taktik yang dilakukan Roberto Mancini sukses membuat De Oranje tak berkutik.
Italia berhasil menang dengan skor ketat 3-2 kala menghadapi Belanda di perebutan tempat ketiga UEFA Nations League, Minggu (18/6) kemarin. Bertanding di Stadion De Grolsch Veste, Italia menang lewat gol-gol yang dicetak Federico Dimarco, Davide Frattesi dan Federico Chiesa yang cuma bisa dibalas dua kali oleh Belanda via Steven Bergwijn dan Georginio Wijnaldum.
Belanda sebetulnya lebih menguasai jalannya pertandingan dengan ball possesion mencapai 61 persen. Bahkan, Frenkie De Jong dkk melepaskan tembakan percobaan ke gawang Gli Azzurri mencapai 19 kali. Hanya saja, serangan mereka tak efektif karena cuma 6 tembakan yang on target.

Hal tersebut berbanding terbalik dengan yang dilakukan Italia. Meski cuma punya 39 persen penguasaan bola, namun serangan mereka begitu efektif dengan 3 shots on target yang kesemuanya berbuah gol.
Baca Juga:
- Belanda Kalah, Van Dijk Pantas Dikritik Karena Main di Bawah Standar
- Belanda Dikalahkan Italia, Van Dijk Kok Gaya Bertahannya Begitu
- Juara UEFA Nations League, Spanyol Pastikan Masih Lapar Gelar
- Berakhir Sudah Puasa Gelar Timnas Spanyol Selama 11 Tahun
Menurut Roberto Mancini, variasi dan fleksibilitas taktik memainkan peran yang besar. Jika selama ini ia menerapkan variasi 3-5-2, Mancini coba dengan variasi 4-3-3 untuk merespon taktik Belanda yang mengusung 4-3-2-1.
Tapi saat pertandingan berlangsung, formasi 4-3-3 ini tak jarang berubah menjadi 4-2-3-1. Di momen itulah, Mancini kemudian mengaktifkan peran Nicolo Zaniolo dan Federico Chiesa yang bermain lebih melebar dan punya kemampuan menyerang cukup apik. Mancini menegaskan perubahan taktik itulah kemudian menjadi kunci kemenangan La Nazionale di laga ini.
“Kami memiliki beberapa solusi taktis yang menarik, kami berubah di babak kedua dengan Chiesa dan Zaniolo melebar, sedangkan kami lebih cepat dan bermain langsung ke depan di babak pertama. Pertahanan juga berjuang sampai akhir,” ujar Mancini dikutip dari Football Italia. “Penting untuk menang, ini adalah turnamen bergengsi,” jelasnya. (hs)
Selalu update berita bola terbaru seputar Sepakbola Dunia hanya di Vivagoal.com















