
Haaland Monster di Kotak Penalti Tapi Tetap Butuh Dilayani
Vivagoal – Liga Inggris – Pep Guardiola melontarkan pujian buat penampilan Erling Haaland kala Manchester City menumbangkan Wolverhampton Wanderers. Menurutnya, Haaland butuh dilayani jika ingin gol-gol terus mengalir dari kaki dan kepalanya.
Erling Haaland menjadi bintang kemenangan Manchester City saat menghadapi Wolverhampton Wanderes di Etihad Stadium, Minggu (22/1) malam WIB. Tiga gol yang dibuat The Citizens di laga tersebut semuanya diborong oleh penyerang 22 tahun tersebut.
Hattrick di laga itu secara otomatis membuat Haaland kian kukuh di puncak daftar top scorer Liga Inggris dengan perolehan 25 gol, unggul 10 gol dari Harry Kane yang merupakan pesaing terdekatnya. Hebatnya lagi, total gol Haaland ini sekaligus melebihi para top skorer Premier League dalam empat musim terakhir.

Tak main-main, Haaland sudah membuat empat hat-trick di musim debutnya bersama City, cuma dari 19 pertandingan. Rekor baru pun sukses dipecahkan Haaland dan bukan tidak mungkin akan ada banyak rekor baru yang bisa dicetak mengingat musim juga baru berjalan separuhnya.
Baca Juga:
- Terbiasa Menang, City Kini Terjebak di Zona Nyaman
- City Sebagai Spesialis Comeback Jadi Peringatan Untuk Arsenal
- City-nya Guardiola Sudah Sukses Meski Tanpa Trofi Liga Champions
- City Akan Dilibas Arsenal Jika Main Seperti Melawan Tottenham
Namun Haaland juga manusia biasa yang terkadang punya momen buruk. Sebelum bikin empat gol di dua laga terakhirnya, Haaland sempat melalui tiga pertandingan tanpa gol maupun assist!
Pep Guardiola selaku manajer City mengakui periode buruk itu dialami karena Haaland kurang mendapat pasokan bola dari rekan-rekannya. Sebab, Haaland sekalipun monster di kotak penalti, tetap butuh sokongan pemain lain.
“Dia bukan pemain yang akan merebut bola sejauh 10 meter dari kotak penalti. Itu bukan kemampuannya. Dia harus diberikan umpan-umpan matang secepatnya dari para pemain top di sekitarnya,” ujar Guardiola di situs resmi tim.
“Gol pertama itu karena dia muncul di sana. Umpan De Bruyne sangat fantastis. Saya selalu yakin itu. Kami sudah tahu sama tahu. Kami tahu kualitasnya. Kami sudah saling mengenal. Dia bukan pemain yang harus turun ke bawah. Dia tidak bisa main di posisi false 9. Anda harus beradaptasi dengan pergerakan dia. Dan kami melakukannya dengan baik.” (hs)
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com















