
Fabregas Rasakan Penyesalan, Walau Como Bantai Man United
Vivagoal – Liga Champions – Allenatore Como 1907, Cesc Fabregas menyatakan tentang adanya penyesalan yang Ia rasakan pasca menghadapi Manchester United, walau kubu Il Lariani sukses meraup hasil positif dihadapan Setan Merah pada laga tersebut.
Como 1907 berhasil menghadirkan performa mengagumkan saat menjamu Manchester United, Kamis (22/10) dini hari WIB pada lanjutan fase grup Liga Champions 2026/27. Como secara mengejutkan membuat Man United tak berkutik lewat kemenangan 2-1 di Giuseppe Sinigaglia.
Nico Paz sudah membawa Como unggul saat laga baru berjalan dua menit, yang kemudian digandakan oleh Anastasios Douvikas menit ke-49. Paz lantas bisa mencetak gol keduanya menit ke-57, sebelum kemenangan Como ditutup oleh Jacobo Ramos pada menit ke-76.

Satu-satunya gol penghibur bagi Man United tercipta dari kaki Joshua Zirkzee jelang babak kedua selesai. Penampilan Il Lariani di atas lapangan sama sekali tidak menunjukan bahwa mereka merupakan debutan pada gelaran Liga Champions.
Walau bisa mendulang kemenangan impresif, tapi tampak tak sepenuhnya membuat seorang Cesc Fabregas puas. Ia mengaku menyesal karena meminta anak asuhnya sedikit mengendurkan serangan mereka, yang berujung gol hiburan dari Setan Merah.
“Saya menyesali (keputusan) di 10 menit terakhir, setelah menyuruh tim untuk memperlambat tempo… karena masih ada pertandingan lain dan dengan skor 4-0, kami bisa mengendalikan situasi sedikit. Saya menyuruh para pemain untuk berhenti berlari dan tetap di tengah lapangan,” ujar Fabregas dilansir Fabrizio Romano.
Baca Juga:
- Tuntut Kerusuhan di Banten, I League Siapkan Opsi Hukuman Lebih Berat
- Napoli vs AS Roma: Partenopei Kembali Tersungkur di Kancah Domestik?
- Persija Disanksi Komdis PSSI, Ferry Paulus: Kurang Pas untuk Banding!
- Keok dari Como, Carrick Kesal dengan Penampilan Timnya
“Itu adalah sesuatu yang saya sesali karena saya adalah orang pertama yang selalu mendorong mereka untuk berjuang hingga akhir. Itulah mentalitas saya sehari-hari. Gol mereka menyakitkan bagi saya karena kami menurunkan intensitas dan melonggarkan blok pertahanan. Tapi itu sepenuhnya kesalahan saya,” tambahnya.
Berkat kemenangan tersebut, Como untuk sementara berada di posisi ke-9 pada klasemen Liga Champions dengan catatan enam poin dari tiga laga. Sedangkan Setan Merah, Terjerembab pada peringkat ke-20 karena baru mengoleksi tiga angka dan menderita dua kekalahan.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com















