
Hadapi Laga Menentukan, Bek Swiss Beri Peringatan Bagi Kanada
Vivagoal – Piala Dunia 2026 – Palang pintu Tim Nasional Swiss, Manuel Akanji memastikan bahwa kubu La Nati takkan begitu saja membiarkan tuan rumah, Kanada memainkan partai pamungkas di Grup B Piala Dunia 2026 dengan begitu leluasa, walau mereka berpeluang menjadi pemuncak klasemen akhir.
Timnas Swiss bersiap menghadapi tantangan tuan rumah, Kanada, Kamis (25/6) dini hari WIB pada matchday ketiga Grup B Piala Dunia 2026. Kedua tim sama-sama dalam moral meningkat berkat kemenangan besar yang didapatkan pada matchday kedua lalu.
Swiss melumat Bosnia Herzegovina dengan skor 4-1, sementara Kanada menumbangkan Qatar enam gol tanpa balas. Hasil itu membuat Kanada kini memuncaki Grup B diatas Swiss karena unggul selisih gol, walau sama-sama mengoleksi empat angka.

Hasil imbang sudah cukup untuk membuat Swiss memasuki fase gugur Piala Dunia 2026 sebagai juara Grup C. Catatan tersebut sekaligus menjadi yang pertama bagi Kanada sejak pertama kali ikut Piala Dunia pada edisi 1986 di Meksiko lalu.
Kondisi ini turutu disadari betul oleh palang pintu Swiss, Manuel Akanji jelang partai di BC Place Vancouver nanti. Tapi bek Inter Milan itu memastikan bahwa Swiss takkan membuat laga berjalan nyaman bagi Kanada, sambil mengintip peluang meraih angka penuh.
Baca Juga:
- Man United dan Arsenal Berebut Pilar Muda Bournemouth
- Tinggalkan Persita Usai Mengabdi 9 Tahun, Muhammad Toha Kirim Pesan untuk Suporter
- Erick Thohir Pastikan Timnas U-23 Absen di Asian Games 2026
- Jelang Pekan Terakhir Fase Grup, Enam Tim Tersingkir dari Piala Dunia 2026
“Saya tahu mereka ingin menang, tapi kami juga ingin menang di sini. Kami tidak akan membiarkan mereka menang dengan mudah. Besok kami akan berusaha semaksimal mungkin. Menurut saya, jika kami menunjukkan performa terbaik kami, kami akan menang besok. Tapi mereka juga tidak akan membiarkan kami menang dengan mudah. Jadi, kami harus siap menghadapinya,” ujar Akanji dilansir Reuters.
Lebih lanjut, Akanji menjelaskan jika kolektivitas masih akan menjadi andalan utama Timnas Swiss, seperti pada edisi-edisi sebelumnya. Pada lima edisi terbaru Piala Dunia, Swiss selalu bisa lolos dari fase grup tapi hanya bertahan sampai babak 16 besar.
“Menurut saya, kekuatan kami selalu terletak pada kerja sama tim di lapangan. Kami juga tahu tidak memiliki tiga pemain yang masuk 10 besar dunia seperti yang dimiliki negara-negara lain. Jadi satu-satunya cara yang bisa berhasil hanyalah dengan cara itu. Ini adalah olahraga tim dan kami berusaha memperbaiki hal-hal yang belum kami lakukan dengan baik,” tambah Akanji.
“Saya pikir, pada beberapa edisi Euro terakhir, kami berhasil melampaui babak 16 besar. Tetapi sejauh ini belum mampu melakukannya di Piala Dunia. Jadi, saya berharap kami bisa melakukannya kali ini, tetapi jalan yang harus ditempuh masih panjang. Namun, konsistensi sangat penting. Kami berusaha melakukan hal-hal dengan cara yang sama dan juga berusaha memperbaiki hal-hal yang sebelumnya belum dilakukan dengan baik.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Dunia 2026 hanya di Vivagoal.com















