Indra Sjafri: Piala Menpora Membuat Kita Pelajari Protokol - Vivagoal.com
Indra Sjafri: Piala Menpora Membuat Kita Pelajari Protokol
Indra Sjafri – BeritaSatu

Indra Sjafri: Piala Menpora Membuat Kita Pelajari Protokol

Rachmat Ramadhan - March 4, 2021
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Indonesia – Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri ungkap pentingnya kompetisi demi pelajari protokol kesehatan di persepakbolaan. Menurutnya kompetisi tetap harus berjalan di tengah pandemi Covid-19 ini, karena peningkatan kualitas pemain akan sangat bergantung pada iklim kompetisi.

Sebelumnya Sjafri mengatakan bahwa PSSI berkomitmen menjaga protokol kesehatan di setiap pertandingan, termasuk laga uji coba timnas yang harusnya dilaksanakan rabu (3/3/21) kemarin.

“Sepak bola Indonesia harus tetap berjalan. Hari ini diawali dengan laga uji coba timnas Indonesia denga Tira Persikabo. Laga tersebut kami pastikan berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat,” ucap Indra sebelum keputusan laga uji coba dibatalkan.

Begitu juga dengan Piala menpora dan Liga 1 serta Liga 2. Menurut Indra pemain akan ditempa dan terbina dari kompetisi yang berlangsung.

“Turnamen Piala Menpora 2021 dan kompetisi Liga 1, Liga 2, juga akan berjalan. Karena dengan adanya kompetisi pembinaan akan terjadi dan muaranya ke timnas Indonesia.” Tambahnya.


Baca Juga:


Indra mengungkapkan bahwa berjalannya persepakbolaan juga bisa kembali menghidupkan beberapa sektor yang sempat tersendat selama pandemi. Pemain dan staff kembali bekerja dan memuluskan lagi pendapatan para pelaku sepakbola Indonesia.

“Selain itu, banyak orang yang menggantungkan rezeki di sektor sepak bola seperti pemain, pelatih, panitia pelaksana, dan lain-lain,” ucap Indra dikutip dari web resmi PSSI.

Sebelumnya, persepakbolaan Indonesia sempat dibekukan di tahun 2015. Menurut Indra saat itu sepakbola masih berjalan, pemain masih bisa mengais rezeki dari sepakbola, kondisi selama setahun kebelakang bahkan jauh lebih buruk dari itu.

“Ini lebih buruk pengaruhnya daripada ketika diberi sanksi oleh FIFA pada 2015. Padahal saat itu PSSI bisa membuat turnamen Piala Bhayangkara, Piala Presiden, dan Piala Sudirman. Namun, itu tidak cukup. Itu sebabnya kompetisi harus berjalan.’’ kenang Indra tentang masa itu. (DIL)

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com