
Kalah dari PSG, Arteta Jadikan Marquinhos Contoh Bagi Skuad Arsenal
Vivagoal – Liga Champions – Manajer Arsenal, Mikel Arteta menjadikan kapten dari Paris Saint-Germain, Marquinhos sebagai contoh yang patut dilihat oleh anak asuhnya untuk segera bangkit dari kekalahan, usai dipastikan tersingkir dari Liga Champions musim ini
Perjalanan Arsenal di Liga Champions musim ini resmi terhenti di babak semifinal. The Gunners harus tersingkir usai tumbang dalam dua leg melawan raksasa Perancis, Paris Saint-Germain dengan agregat 1-3.
Dini hari tadi WIB, Arsenal menyerah 1-2 oleh Les Parisiens pada leg kedua di Parc des Princes. Satu pekan sebelumnya, Meriam London ditumbangkan PSG dengan skor tipis 0-1 di Emirates Stadium.

Hasil tersebut membuat Arsenal dipastikan harus kembali puasa gelar di musim ini. Beberapa waktu lalu mereka pun gagal merebut trofi Liga Inggris, setelah tak mampu mengejar Liverpool.
Pasca laga usai, Mikel Arteta mengaku jika hasil melawan PSG sangat menyakitkan bagi kubu London Utara. Namun, Ia meminta anak asuhnya itu untuk tidak berkecil hati dalam waktu yang lama, serta menjadikan kekalahan itu sebagai bagian dari perkembangan mereka.
Baca Juga:
- Cedera Lagi, Kimpembe Kembali Akhiri Musim Lebih Cepat
- Meski Ditaksir Madrid, Wonderkid PSG Tetap Akan Bertahan
- Berpotensi Latih Madrid, Alonso Siap Bawah Anak Buahnya di Leverkusen
- Wenger Sebut Madrid Sudah Dekati TAA Sejak Lama
Ia yakin Arsenal bakal mampu bangkit dan hadir dengan kondisi yang lebih kuat daripada sebelumnya. Arteta bahkan menjadikan kapten PSG, Marquinhos sebagai contoh untuk terus berjuang meski berkali-kali harus gagal.
“Ya, 100 persen. Kamu harus siap untuk menerima momen-momen sulit dan bangkit. Kami memiliki contoh yang sangat bagus dengan Marquinhos (Kapten PSG) di ruang ganti yang lain,” ujar Arteta dilansir situs resmi klub.
Our Champions League journey ends here.
Thank you for your incredible support along the way, Gooners ❤️ pic.twitter.com/a745BVRHQQ
— Arsenal (@Arsenal) May 7, 2025
“Saya pikir sudah 11 kali dia mencoba memenangkan Liga Champions dan gagal 11 kali. Baginya, itu adalah mencoba dan memenangkan Liga Champions setiap musim. Dia masih di luar sana bersaing, dengan kepala tegak dan mencoba mewujudkannya lagi. Kami memiliki penampilan yang luar biasa, tetapi itu sangat menyakitkan,” tambahnya.
Tidaklah cukup untuk mengatakan ‘ya, kami sangat dekat, bertanding dengan sangat baik, kami lebih baik dari mereka di sebagian besar pertandingan’. “Ini harus menyakitkan karena jika tidak, hal ini akan terjadi lagi. Kami harus membuat dan memiliki lebih banyak amunisi. Arsenal perlu punya lebih banyak pilihan. Itulah langkah selanjutnya.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com















