
Kalah Empat Kali Beruntun, Liverpool Dalam Krisis Besar!
Vivagoal – Liga Inggris – Legenda Liverpool, Jamie Carragher, menilai bahwa mantan klubnya kini tengah berada dalam situasi krisis setelah menelan kekalahan keempat secara beruntun di ajang Premier League musim ini.
Terbaru, Liverpool harus menyerah dari Brentford dalam lanjutan pekan ke-9 Liga Inggris 2025/26. Bermain di Gtech Community Stadium, The Reds ditumbangkan oleh Brentford dengan skor tipis 2-3 tadi malam WIB.
Gol dari Dango Ouattara, Kevin Schade, dan Igor Thiago memastikan kemenangan bersejarah bagi tuan rumah. Sementara dua gol balasan Liverpool dicetak oleh Milos Kerkez dan Mohamed Salah, yang gagal menyelamatkan The Reds dari kekalahan.

Bagi sang juara bertahan, ini adalah periode yang benar-benar buruk. Meskipun telah menghabiskan dana sekitar 450 juta pounds (Rp 8,7 triliun) di bursa transfer musim panas 2025, performa Liverpool sekarang justru menurun drastis.
Diawali oleh kekalahan melawan Crystal Palace, Liverpool berturut-turut tumbang oleh Chelsea, Manchester United, dan kini Brentford. Pada periode tersebut lini belakang tampak sangat rapuh karena kebobolan sampai sembilan gol.
Baca Juga:
- VG ART COMPETITION: Syarat, Mekanisme, dan Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah
- Bintang Newcastle Termotivasi Pertahankan Trofi Piala Liga Inggris
- Gasperini Puas Eksperimennya di Lini Depan Roma Berjalan Lancar
- Kemenangan Napoli atas Inter Harus Dibayar Mahal dengan Cedera De Bruyne
Hasil ini semakin menambah tekanan pada sang manajer, Arne Slot, yang sebelumnya sukses membawa Liverpool menjuarai Premier League musim lalu. Kini, posisinya mulai disorot menyusul performa buruk tim di awal musim 2025/26.
Jamie Carragher tidak menutupi kekhawatirannya terhadap kondisi klub lamanya itu, yang dilihatnya dalam krisis besar. Menurut Carragher, masalah yang dihadapi Liverpool bukan hanya soal performa sementara, tetapi sudah mengakar lebih dalam.
View this post on Instagram
“Saya tidak melihat mereka memiliki fisik yang cukup kuat. Bagi tim seperti Brentford atau tim yang berjuang di papan bawah, kalah empat kali beruntun sudah merupakan bencana. Tapi bagi tim juara bertahan seperti Liverpool, dengan pengeluaran sebesar itu di musim panas, ini sudah masuk ke tahap krisis,” ujar Carragher dilansir Goal.
“Akan ada banyak pertanyaan serius yang ditujukan kepada semua pihak, baik pemain maupun manajer. Dengan jumlah uang yang mereka keluarkan, orang tentu mengharapkan hasil yang jauh lebih baik. Liverpool harus mengevaluasi ulang sisi fisik dan postur tim mereka, karena saat ini saya rasa mereka kekurangan itu,” tambahnya.















