
Kane Diminta Fokus Jadi Penyerang, Tak Perlu Ikut Jadi Playmaker!
Vivagoal – Berita Bola – Legenda Manchester United, Roy Keane meminta Harry Kane untuk fokus menjadi penyerang dan berada di kotak penalti lawan, dengan menahan keinginannya terlibat lebih pada aspek kreatif tim terutama saat membangun serangan dari tengah.
Harry Kane kembali akan memimpin Tim Nasional Inggris pada ajang bergengsi Piala Dunia 2026. Ini menjadi Piala Dunia ketiga bagi Kane sebagai kapten The Three Lions setelah pada edisi Rusia 2018 dan Qatar 2022.
Bukan hanya mencetak gol, tapi Kane memiliki reputasi sebagai penyerang yang kerap aktif turun hingga lapangan tengah. Kane bisa lebih terlibat dalam proses penyerangan tim bukan sebagai pemain No.9 yang menunggu di kotak penalti lawan.

Walau memiliki kualitas untuk melakukannya, tapi Roy Keane merasa Kane kini perlu lebih bijak dalam beradaptasi dengan tim jelang Piala Dunia 2026. Ia diminta menyesuaikan diri pada rencana Inggris secara tim yang ditangani oleh Thomas Tuchel.
Hal tersebut diutarakan oleh Keane pasca partai Inggris melawan Selandia Baru, Minggu (7/6) malam WIB pada laga pemanasan jelang Piala Dunia 2026. The Three Lions hanya mampu menang tipis 1-0 di Raymond James Stadium, lewat satu-satunya gol yang diciptakan oleh Kane.
Baca Juga:
- Kapten Muda PSG Masuk Radar Arsenal, Siapa?
- Bawa Paris FC Selamat dari Degradasi, Nasib Pelatihnya Justru Tak Aman
- Top Skor Ligue 1 Teken Kontrak Baru dengan Rennes
- Nasib Tak Jelas, Tim-Tim Besar Tunggu Nasib Kiper Milan
Menurut Keane, kebiasaan Kane ini bisa berdampak buruk di tengah tekanan Inggris untuk memutus puasa gelar internasional sejak tahun 1966. Keane menegaskan bahwa tanggung jawab Kane dalam tim sekarang adalah mencetak gol, bukan untuk ikut terlibat dalam mengatur serangan.
Kane dirasa lebih bijak menyerahkan aspek kreatif pada pemain lain, sehingga dapat fokus penuh sebagai titik utama penyeranngan Inggris. Ia menilai intensitas tinggi Kane justru bisa membuatnya lebih cepat lelah, ditambah cuaca Amerika Serikat yang tidak bersahabat.
“Dia harus mendapatkan pengalaman itu sekarang, dan mungkin dia sudah belajar banyak saat bermain untuk Bayern dalam laga-laga besar Liga Champions,” ujar Keane dilansir Goal.
“Kane harus lebih cerdas dalam mengatur posisinya. Bahkan saat gol itu tercipta, Selandia Baru memiliki banyak pemain yang bertahan, tapi dia malah masuk begitu saja ke area itu. Itu soal pengalaman, tapi sungguh luar biasa mereka memberinya ruang seluas itu.”
Selalu update kabar terbaru seputar dunia sepakbola hanya di Vivagoal.com















