
Ancelotti Rombak Brasil, Delapan Pemain Dapat Panggilan Perdana
Vivagoal – Berita Bola – Carlo Ancelotti memulai era baru bersama Timnas Brasil dengan sejumlah kejutan. Pelatih asal Italia tersebut telah mengumumkan 26 pemain yang dipanggil untuk menghadapi agenda internasional berikutnya, sekaligus menjadi skuad pertamanya setelah kegagalan Selecao di Piala Dunia 2026.
Brasil tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia setelah kalah 1-2 dari Norwegia. Hasil tersebut menjadi pukulan besar bagi negara yang selalu memiliki ekspektasi tinggi di setiap turnamen internasional.
Kini, Ancelotti memilih membuka lembaran baru. Pelatih berusia 67 tahun itu mulai membangun skuad yang akan dipersiapkan menuju Piala Dunia 2030 dengan perpaduan pemain berpengalaman dan talenta-talenta muda yang sedang berkembang.
Dalam daftar pertamanya, terdapat delapan pemain yang mendapatkan panggilan perdana ke tim nasional senior. Mereka adalah Pedro Moresco, Otávio, Arthur Dias, Jair Cunha, Matheuzinho, Mauro Júnior, Breno Bidon, dan Gabriel Bontempo.

Selain wajah-wajah baru, Ancelotti juga memberikan kesempatan kembali kepada sejumlah pemain yang tidak dibawa ke Piala Dunia sebelumnya. Estêvão, André Santos, dan João Pedro termasuk dalam kelompok tersebut.
Perombakan itu menjadi bagian dari keputusan besar Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) untuk melakukan regenerasi. Sebanyak 16 pemain yang sebelumnya masuk dalam skuad kini tidak lagi menjadi bagian dari rencana awal Ancelotti.
Sejumlah nama senior seperti Neymar, Danilo, Casemiro, Fabinho, Alex Sandro, Alisson, dan Ederson juga telah tersisih setelah kegagalan di Piala Dunia. Brasil memang bukan favorit utama untuk menjadi juara, tetapi mereka berharap dapat melangkah lebih jauh sebelum akhirnya disingkirkan Norwegia.
Kegagalan tersebut memicu evaluasi besar-besaran di Brasil. Berbagai program dan analisis bermunculan untuk mencari penyebab keterpurukan Selecao sekaligus menentukan siapa yang mampu membawa mereka kembali ke jalur prestasi.
CBF akhirnya memilih memulai kembali proyek bersama Ancelotti. Pada musim panas lalu, federasi bahkan menegaskan bahwa fase sesungguhnya dari era sang pelatih baru akan dimulai setelah Piala Dunia.
Dengan fondasi yang relatif bersih, Ancelotti kini memiliki waktu hingga Piala Dunia 2030 untuk membangun tim sesuai dengan visinya. Tantangan terbesarnya adalah menemukan komposisi ideal antara pengalaman dan pemain muda yang memiliki potensi besar.

Dalam pemanggilan pertamanya, beberapa pemain yang juga tampil menjanjikan harus menerima kenyataan belum masuk daftar. Nama-nama seperti Kauã Elias dari Shakhtar Donetsk, André dari Corinthians, Sousa dari Porto, Kevin dari Fulham, dan Kaike dari Como belum mendapatkan kesempatan.
Meski demikian, pintu timnas tidak sepenuhnya tertutup bagi mereka. Staf kepelatihan Brasil masih memiliki ekspektasi tinggi dan membuka peluang bagi para pemain tersebut untuk menunjukkan perkembangan hingga akhirnya mendapatkan panggilan.
Sementara itu, arah baru Brasil terlihat jelas dari keputusan Ancelotti menempatkan Vinicius Junior dan Raphinha sebagai pusat proyek. Dua winger yang bermain untuk Real Madrid dan Barcelona tersebut diproyeksikan menjadi pemain utama dalam generasi baru Selecao.
Keduanya juga sebelumnya mendapat perhatian khusus dari Neymar. Di Piala Dunia 2026, mantan bintang Brasil itu menyebut Vinicius dan Raphinha sebagai penerusnya untuk menjadi figur utama di tim nasional.
Kini, keduanya memikul tanggung jawab besar untuk mengisi peran yang dahulu diemban para legenda Brasil seperti Pele, Romario, Garrincha, Socrates, Ronaldo, hingga Ronaldinho. Namun, Ancelotti juga memiliki satu proyek pribadi yang tak kalah penting.
Ia ingin membantu Endrick berkembang menjadi salah satu pemimpin generasi berikutnya. Brasil memang tidak memiliki penyerang tengah yang benar-benar menjadi pilihan mutlak saat ini. Karena itu, Ancelotti melihat Endrick sebagai salah satu pemain yang dapat mengambil peran tersebut sekaligus menjadi bagian penting dari masa depan Selecao.
Baca Juga:
- Bukan Cuma Poin Penuh, Beckham Putra Punya Target Tak Biasa saat Jumpa Persija
- Lazio vs Milan: Adu Kelayakan Gattuso dan Amorim
- Puluhan Ribu Bobotoh Bakar Semangat Skuad Persib Jelang Kontra Persija
- Hadapi Persija, Balsa Sekulic Ogah Sesumbar
“Benar bahwa sepanjang tahun ini kami mencoba banyak penyerang. Situasinya jelas, kami memiliki banyak pemain muda yang sangat berbakat dan kami harus mendukung perkembangan mereka,” ujar Ancelotti dilansir Goal.
“Salah satunya adalah Endrick, yang sudah dikenal semua orang. Kami juga memiliki penyerang lain yang tampil sangat baik, sementara beberapa lainnya belum masuk dalam susunan pemain. Kami memiliki sejumlah alternatif bagus, tetapi Endrick akan menjadi pemain penting bagi Brasil di masa depan,” lanjutnya.
Era baru Brasil di bawah Ancelotti akhirnya dimulai dengan perubahan besar. Dengan Vinicius Junior dan Raphinha sebagai wajah utama, serta talenta muda seperti Endrick yang diproyeksikan menjadi pemimpin berikutnya, Selecao kini memulai perjalanan panjang menuju Piala Dunia 2030.
Skuad Lengkap Timnas Brasil:
Goalkeepers: Hugo Souza (Corinthians), Moresco (Coritiba), Otávio (Cruzeiro).
Defence: Arthur Dias (Athletico-PR), Douglas Santos (Zenit), Gabriel Magalhães (Arsenal), Jair (Nottingham Forest), Marquinhos (Paris Saint-Germain), Matheuzinho (Corinthians), Mauro Júnior (PSV Eindhoven), Vitor Reis (Manchester City), Wesley (Roma).
Midfield: André Santos (Manchester United), Breno Bidon (Corinthians), Bruno Guimarães (Arsenal), Danilo Santos (Botafogo), Douglas Luiz (Juventus), Gabriel Bontempo (Santos)
Attack: Endrick (Real Madrid), Estêvão (Chelsea), João Pedro (Chelsea), Pedro (Flamengo), Raphinha (Barcelona), Ryan (Bournemouth), Samuel Lino (Flamengo), Vinícius Júnior (Real Madrid).
Selalu update kabar terbaru seputar dunia sepakbola hanya di Vivagoal.com















