
Rasisme Mencuat Lagi, Son-Heung Min Jadi Korban Fans Chelsea
Vivagoal – Liga Inggris – Kasus rasisme kembali merebak di dunia sepakbola Inggris. Kali ini, penyerang asal Korea Selatan, Son-Heung Min yang jadi korban rasisme setelah Tottenham Hotspur menahan imbang Chelsea akhir pekan kemarin.
Pada laga lanjutan pekan kedua Premier League 2022/2023 di Stamford Bridge, Minggu (14/8) malam WIB, Tottenham Hotspur sukses melanjutkan tren tak terkalahkannya dengan menahan imbang Chelsea 2-2 dalam laga bertajuk Derby London.
Saat itu, Tottenham sebetulnya sudah nyaris pulang membawa kekalahan setelah tertinggal 1-2 hingga menit akhir pertandingan. Namun di pengujung waktu, Harry Kane muncul sebagai penyelamat dengan sundulannya yang sukses merobek jala gawang The Blues memanfaatkan situasi sepak pojok.

Sayangnya, dibalik performa bagus The Lilywhites di laga itu, ada aksi rasis yang ditujukan kepada penyerang andalan mereka, Son-Heung Min. Salah seorang fans Chelsea diklaim membentuk gestur mata sipit dan mengarahkannya kepada Son saat hendak mengeksekusi sepak pojok.
Kebetulan, sepak pojok yang diambil Son tersebut berdekatan dengan tribune suporter tuan rumah. Perilaku tak senonoh itu kemudian jadi viral di sosial media dan membuat pihak Chelsea geram bukan kepalang.
Baca Juga:
- Andai 3 Tahun Lalu Dele Alli Dengarkan Pesan Mourinho
- Tak Terpakai di Spurs, Napoli Pinjam Tanguy Ndombele
- Susah Payah Imbangi Chelsea, Spurs Bukan Favorit Juara
- Karakter Conte Memang Berapi-Api, Tak Pantas Dikartu Merah
Pasalnya, Chelsea sangat tidak menginginkan ada suporternya yang bertindak rasis, dan mereka pun kini sedang bergerak mencari pelakunya. Menurut BBC Sport, Chelsea besar kemungkinan akan menjatuhkan sanksi kepada fans tersebut jika terbukti melakukan tindakan pelecehan dengan melarangnya masuk ke stadion selama seumur hidup.
Kasus rasis yang dialami Son ini sendiri sebetulnya sudah yang ketiga kalinya terjadi dalam dua tahun terakhir. Sebelumnya, pada April 2021 lalu, tiga fans Manchester United dihukum karena menghina Son lewat sosial media. Sebelumnya juga ada pandit yang merupakan suporter Arsenal mundur karena ketahuan menghina Son pada 2020 lalu. (IRM)
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com















