Kata Mantan Bek City, Ini Kelemahan Liverpool di Laga Kontra Inter Milan
Trent Alexander Arnold, Liverpool, Foto: dok Goal

Eks Man City Beberkan Kelemahan Liverpool Saat Kontra Inter Milan

A Hendra - February 18, 2022
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga InggrisLiverpool memang berhasil mengalahkan Inter Milan di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Namun mantan bek Manchester City, Richard Dunne mengungkapkan apa yang jadi titik lemah The Reds di laga itu.

Liverpool meraih kemenangan meyakinkan 2-0 saat bertandang ke Giuseppe Meazza, untuk menghadapi Inter Milan pada laga leg pertama 16 besar Liga Champions, Kamis (17/2). The Reds menang lewat gol-gol dari Roberto Firmino di menit ke-75 dan Mohamed Salah delapan menit kemudian.

Kemenangan itu sendiri sebenarnya didapatkan dengan cara yang tak mudah. Sebab, Inter sebagai tuan rumah juga terbukti bisa memberi perlawanan sengit terhadap jagoan Inggris itu.

Liverpool Harus Tampil Lebih Oke di Leg Kedua Jika Ingin Lolos
Liverpool vs Inter Milan, Foto: dok Aissekiya

Nerazzurri tercatat beberapa kali mampu merangsek ke lini pertahanan Si Merah. Hanya saja, buruknya efektivitas lini depan membuat tak ada gol yang bisa dibuat hingga laga tuntas.

Tapi yang patut diperhatikan adalah Inter berhasil mengeksploitasi titik lemah Liverpool di laga itu. Berdasarkan catatan Whoscored, Inter kerap menyerap sisi kanan pertahanan Liverpool dengan Ivan Perisic yang beroperasi di sayap beberapa kali sukses melewati hadangan Trent-Alexander Arnold.

Bahkan Hakan Calhanoglu yang merupakan seorang gelandang serang, kerap melancarkan serangan melalui sisi tersebut sebelum melakukan tusukan ke tengah. Menurut WhoScored, Trent Alexander-Arnold cuma bisa bikin satu tekel sukses tanpa mencatatkan intersep atau sapuan di laga itu..


Baca Juga:


Richard Dunne pun tak ragu menganggap Alexander-Arnold jadi bulan-bulanan Ivan Perisic. Ia merasa bek sayap Inggris itu memang tidak memiliki kesadaran posisi yang cukup baik dalam bertahan.

“Untuk tim yang mengincar salah satu pemain Anda dan salah satu sayap Anda tidak bisa mencapai level ini. Inter sejak awal menganggap Ivan Perisic lebih baik dari siapa pun yang ada sisi kanan dan itu diisi Alexander-Arnold,” ulas Dunne dikutip dari Mirror.

“Secara nyata semuanya di awal babak kedua permainan di sisi kiri Inter dan Alexander-Arnold, setiap kali dia tak berada dalam posisinya hanya menonton bola. Dia masuk ke tengah ketika seharusnya melebar, dia melebar ketika dia seharusnya ke tengah. Dia ada di mana-mana dan masalah bagi Inter adalah mereka tidak punya kualitas penyelesaian terakhir.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com