
Lawan Bosnia, Pelatih Amerika Sebut Timnya Bukan Favorit
Vivagoal – Piala Dunia 2026 – Juru taktik Timnas Amerika Serikat, Mauricio Pochettino tidak memandang anak asuhnya itu sebagai tim yang lebih difavoritkan, jelang partai menentukan melawan Bosnia Herzegovina dalam fase gugur Piala Dunia 2026.
Timnas Amerika Serikat dalam persiapan menghadapi Bosnia Herzegovina, Kamis (2/7) pagi WIB pada lanjutan babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Selain bertindak sebagai tuan rumah, Negeri Paman Sam pun dinilai menjadi unggulan ketimbang wakil Eropa itu pada laga ini.
Bukan tanpa alasan, tapi sejumlah faktor membuat Amerika Serikat di atas angin, seperti performa di fase grup, kualitas individu serta dukungan tuan rumah. Skuad AS memasuki fase gugur sebagai juara grup D sedangkan Bosnia menjadi peringkat tiga terbaik di Grup B.

Namun, Amerika tidak bisa begitu saja memandang remeh Bosnia andai tak mau merasakan kejutan Piala Dunia 2026. Bosnia telah berkali-kali membuktikan bahwa mereka mampu menyulitkan lawan lewat organisasi permainan disiplin dan efektivitas serangan balik.
Selain itu, Amerika Serikat perlu melihat nasib dari Jerman dan Belanda yang harus tersingkir cepat walau menjadi favorit. Hal tersebut yang kini diharapkan Mauricio Pochettino dipahami oleh anak asuhnya jelang laga nanti.
Baca Juga:
- Argentina vs Tanjung Verde: Prediksi, Jadwal, dan Link Live Streaming
- Amerika Serikat vs Bosnia: Prediksi dan Jadwal Pertandingan
- RD Kongo akan Main Tanpa Beban Dihadapan Timnas Inggris
- Lawan Kongo, Tuchel Pastikan Inggris Tidak Percaya Diri Berlebihan
“Pertama-tama, saya tidak percaya bahwa kami adalah tim favorit karena, dalam beberapa hari terakhir, kita telah melihat betapa sulitnya situasi bagi semua tim. Menurut saya, status favorit itu sesuatu yang bisa dibicarakan nanti, bukan?” ujar Pochettino dilansir Reuters.
“Semua orang bilang Jerman adalah favorit, tapi Paraguay mengalahkan mereka dan Maroko mengalahkan Belanda. Di Piala Dunia ini, ada banyak hal dan faktor yang bisa mempengaruhi performa. Kita harus berhati-hati saat mengatakan, ‘Oke, yang satu ini favorit (dibandingkan) yang lain.”
Lebih lanjut, Pochettino menggambarkan kekuatan Bosnia sebagai tim yang sangat mungkin membuat mimpi AS untuk melaju jauh di Piala Dunia 2026 kandas. Ia bahkan merasa partai melawan Bosnia akan dianggap sebagai laga final bagi pasukan Amerika.
“Mereka layak mendapatkan rasa hormat itu. Kamu bisa melihat bahwa mereka memiliki kualitas, tidak hanya karena mereka agresif dan memiliki organisasi yang baik. Bosnia memiliki pemain-pemain berkualitas dan pelatih yang menyediakan landasan untuk tampil maksimal. Itu hal yang baik. Inilah mengapa, bagi kami, pertandingan besok adalah final Piala Dunia,” tambah Pochettino.
Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Dunia 2026 hanya di Vivagoal.com















