Tuchel Inggris
(AP Photo/Jessica Tobias via liputan6.com)

Lawan Kongo, Tuchel Pastikan Inggris Tidak Percaya Diri Berlebihan

Irman Maulana - Juli 1, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Piala Dunia 2026 – Berbagai faktor membuat Tim Nasional Inggris menjadi unggulan ketimbang RD Kongo, namun sang manajer, Thomas Tuchel memastikan bahwa anak asuhnya kini takkan memandang remeh wakil Benua Afrika itu, terlebih karena sudah memasuki fase menentukan di Piala Dunia 2026.

Timnas Inggris dalam persiapan menghadapi RD Kongo, Rabu (1/7) malam WIB pada lanjutan 32 Besar Piala Dunia 2026. Materi pemain maupun pengalaman di kompetisi besar membuat Inggris di atas angin untuk melangkah ke fase selanjutnya.

The Three Lions pun memasuki babak 32 besar sebagai juara Grup L tanpa menderita kekalahan. Sementara Kongo menjadi satu dari delapan tim yang lolos sebagai peringkat tiga terbaik pada fase grup lalu.


Baca Juga:


Meski begitu, Inggris dianggap tak boleh jumawa andai tak mau mendapatkan kejutan besar dari Kongo. Tersingkirnya Jerman dan Belanda kemudian menambah motivasi para kuda hitam seperti Kongo untuk bisa menghadirkan keajaiban baru di Dunia 2026.

Thomas Tuchel pun tampak menyadari betul terkait bahwa Inggris, yang di atas keras jadi unggulan, kini bisa ikut tertekan. Tapi Tuchel melihat hasil pada laga lain justru bisa membuat anak asuhnya tetap rendah diri dan tidak percaya berlebih pada laga melawan Kongo nanti.

Timnas Inggris
(Pict: BBC via radartuban.jawapos.com)

“Menurut saya, hal ini bisa menenangkan kita ⁠dalam arti tertentu. Selisih skornya tipis, pertandingan-pertandingannya sangat ketat. Hal itu ​membantu kita agar tidak memiliki ekspektasi yang terlalu tinggi. Hal ini membantu menempatkan apa yang terjadi di Piala Dunia ​dan di dunia sepak bola dalam perspektif yang tepat,” ujar Tuchel dilansir Reuters.

“Tim-tim ini sangat termotivasi, pertahanan mereka berada di level tertinggi, dan sangat siap. Dan sulit bagi tim mana pun untuk menembus pertahanan lawan, terutama saat kita datang sebagai favorit, terutama saat menghadapi tim-tim yang tidak punya apa-apa lagi untuk dikhawatirkan.”

Lebih lanjut, Tuchel mengaku menjadikan partai melawan Ghana dan Panama sebagai acuan untuk bisa meraih kemenangan atas Kongo. Ia yakin kualitas para pemain Inggris kini membukitkan bahwa komentar pihak luar tentang efektivitas mereka salah.

“Kami mengharapkan pertandingan serupa seperti melawan Ghana, dan Panama. Inggris datang sebagai favorit, dan lawan bisa bermain sebagai kuda hitam, yang sangat cocok bagi mereka. Kami memiliki semangat tim, komitmen, dan kualitas untuk mengubah peluang setengah menjadi peluang nyata. Untuk mempersulit umpan silang, masuk ke kotak penalti dengan jumlah pemain yang banyak. Menentukan hasil pertandingan ini mungkin hanya dalam beberapa momen kunci,” tambah Tuchel.

Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Dunia 2026 hanya di Vivagoal.com