Site icon Vivagoal.com

Masalah Finansial Barca Lebih Buruk dari yang Diperkirakan

Barcelona Bangkrut, Harusnya Dibawa ke Pengadilan!

Sumber : Sport.detik.com

Vivagoal – La Liga – Masalah finansial yang membelit Barca rupanya lebih rumit dari yang orang pikirkan sebelumnya. Hal tersebut dijelaskan langsung oleh Presiden Barcelona, Joan Laporta, terkait keputusan mereka melepas sang mega bintang Lionel Messi.

Sejak musim lalu, Barcelona kencang dilaporkan mengalami bencana pada sisi finansial klub. Kepergian mantan Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu dan Sandro Rosell meninggalkan hutang besar yang bisa membawa keruntuhan El Barca.

Krisis ekonomi Barca diperparah dengan situasi finansial global karena pandemi virus corona. Barca sulit mendapat pemasukan, terutama dari tiket pertandingan karena penonton dilarang hadir ke dalam stadion.

Kini dampak dari kesulitan finansial itu semakin terasa, karena mereka akhirnya tak bisa memberikan kontrak baru pada Lionel Messi. Mau tidak mau Barcelona harus merelakan kebersamaan bersama Messi, yang sudah berlangsung puluhan tahun lamanya.

Blaugrana harus mematuhi pembatasan gaji yang telah ditentukan oleh pihak dari La Liga. Keberadaan hal tersebut mencegah mereka melakukan kesepakatan besar lain untuk mengikat para pemain bintangnya.

Seiring berjalannya waktu, Presiden Barca sekarang, Joan Laporta menjelaskan bahwa masalah finansial yang membeli klub lebih buruk dari yang mereka pikirkan. Keadaan tersebut menurut Laporta memaksa Barcelona harus tunduk pada aturan Financial Fair Play, terutama untuk urusan gaji pemain.

“Bobot gaji kini sebesar 110 persen dari total pendapatan klub, kami tidak memiliki margin dalam hal gaji. Regulasi dan peraturan La Liga Spanyol diatur oleh Financial Fair Play dan kami tidak memiliki batasannya,”ujar Laporta dilansir Goal.


Baca Juga:


“Kami paham ketika berada dalam klub. Tetapi jumlah tersebut telah diberitahu pada kami. Mereka jauh lebih buruk dari telah terekspos awal dan yang kami tangani. Itu berarti kerugiannya lebih dari yang kita duga. 

“Apa yang telah kami keluarkan lebih dari yang diharapkan dan artinya kita memiliki bobot gaji dalam kontrak yang sangat besar sekarang. Ini semua terkait dengan fair play. La Liga tidak mengikuti kriteria uang tunai. Itu sebabnya kami tidak memenuhi kontrak pertama yang disepakati dengan Leo Messi. 

Laporta kemudian mengatakan setiap keputusan yang mereka ambil tak boleh egois dan harus mementingkan masa depan klub. Menurutnya kepentingan Barcelona wajib menjadi nomor satu, termasuk jika harus mengorbankan pemain bintang.

“Untuk memenuhi fair play, Barca harus menyetujui operasi yang memungkinan memberi dampak pada klub pada 50 tahun kedepan, dalam hal hak siar. Artinya kami tidak bisa membuat keputusan yang berdampak seperti itu pada klub pada 50 tahun kedepan,”tambahnya.

“Klub ini berusia lebih dari 100 tahun dan di atas segalanya, bahkan pemain terbaik di dunia. Kami akan selalu berterima kasih padanya untuk semua yang telah dia lakukan untuk kami. Klub berada di atas pemain dan presiden.

“Bobot gaji sangat berkaitan dengan itu setelah situasi bencana diwariskan dari kepemimpinan sebelumnya. Jika kita mengakhiri kontrak saat ini, itu juga memiliki risiko. Kami tidak bisa menghancurkan klub.”

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Exit mobile version