
Merasa Dirugikan Wasit Hingga Panpel, Persik Layangkan Protes ke LIB
Vivagoal – Liga Indonesia – Persik Kediri merasa dirugikan usai kalah 2-1 saat melawan PSS Sleman dalam lanjutan BRI Liga 1 2022/23. Persik pun melayangkan protes ke Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi.
Bukan hasil akhir pertandingan di Stadion Maguwoharjo, Kamis (9/2), itu yang membuat mereka kesal, melainkan beberapa hal negatif yang mereka alami seperti kepemimpinan wasit Gedion F. Dapaherang, yang dinilai sangat merugikan Macan Putih dengan beberapa keputusannya.

Selain itu, manajemen Persik juga menyayangkan sikap panitia pelaksana pertandingan (panpel) PSS yang melakukan tindakan reaktif dan memprovokasi pada anggota tim Persik ketika berdebat dengan wasit.
Baca Juga:
- Intensitas Latihan Meningkat, Striker Andalan Timnas U-20 Cedera Hamstring
- Surati KMSK Deinze, PSSI Minta Marselino Gabung TC Timnas
- Teco Ingin Kalahkan Persib Agar Liga 1 Semakin Seru
- 3 Pemain Persib Tidak Ikut TC Timnas U-20, Luis Milla: Saya Hanya Ingin yang Terbaik Untuk Klub!
“Protes keras itu pasti ada dasarnya. Persik Kediri selalu menjunjung tinggi prinsip fair play. Dari mulai tidak adanya penerangan saat latihan hingga upaya intimidasi LOC PSS usai pertandingan berakhir menunjukan bahwa Persik Kediri benar-benar dirugikan,” kata manajer Persik, Syahid Nur Ichsan dikutip dari Goal Indonesia.

“Tidak hanya LOC, pengawas pertandingan juga tidak dalam posisi menjalankan tugasnya, dengan melakukan pembiaran. Apalagi ditambah dengan tindakan wasit pertandingan. Semua bisa melihat siaran ulangnya, benar tidak apa yang dilakukan wasit?”
“Jadi, protes keras yang dilayangkan oleh Persik Kediri ke (PT) LIB dua hari lalu, juga protes resmi atas kinerja pengawas pertandingan itu seharusnya ditindaklanjuti oleh LIB,” pungkasnya.
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















