Rizky Eka
Aksi Rizky Eka Pratama Saat Memperkuat Timnas Indonesia.Foto: VIVAGOAL/I Made Gita.

Rencana PSM Berantakan Karena Kondisi Lapangan GBLA Yang Dinilai Buruk

Raffy Faraz - September 7, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Indonesia – Winger PSM, Rizky Eka Pratama mengakui strategi timnya mengalami kendala saat bertandang ke markas Persib pada laga perdana BRI Super League 2025/27. Kendala tersebut disebabkann kualitas rumput Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang dinilai buruk.

Rizky Eka menyebut, kondisi lapangan GBLA menjadi faktor utama di balik perubahan taktik mendadak skuad PSM. Menurutnya, kualitas lapangan GBLA yang buruk tak memungkinkan PSM untuk tampil mengedepankan penguasaan bola secara penuh.

“Buat saya pribadi karena lapangan ini kurang bagus buat kami, karena di latihan kita mainnya ball possession, kami datang ke sini dan melihat lapangan yang kurang bagus buat kita bermain ball possession ya mungkin satu kerugian juga buat tim kami,” buka Rizky Eka.

Pada pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 3-1 untuk tuan rumah Persib, PSM terpaksa merombak gaya permainan mereka. Skuad berjuluk Juku Eja tersebut awalnya merencanakan skema ball possession atau penguasaan bola penuh untuk meredam agresivitas Persib.

Namun, setelah menguji kondisi lapangan menjelang laga, jajaran pelatih menilai strategi tersebut terlalu berisiko tinggi. Perubahan taktik yang dilakukan hanya sehari sebelum bertanding diakui cukup merugikan persiapan tim.

Kritik senada disampaikan oleh pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic. Juru taktik asal Bosnia-Herzegovina tersebut menyayangkan kualitas permukaan lapangan GBLA yang dinilainya belum layak untuk menggelar pertandingan tingkat teratas.


Baca Juga:


 

“Saya juga harus mengatakan jika saya melihat lapangan di sini sehari sebelum pertandingan dan hari ini, saya mengerti bahwa Anda tidak bisa berlatih di lapangan ini. Yang juga tidak saya mengerti adalah bagaimana kita bisa bermain di lapangan ini,” ujar Kalezic.

Meski merasa dirugikan, Kalezic enggan menjadikan masalah fasilitas sebagai alasan utama kekalahan timnya. Ia memilih bersikap bijak dan berharap manajemen Persib segera melakukan pembenahan fasilitas demi menjaga nama besar klub.

“Saya berharap Persib memiliki kualitas lapangan yang jauh lebih baik ke depannya. Persib adalah salah satu klub terbesar di Indonesia, dan demi reputasi klub, mereka layak memiliki fasilitas lapangan bertaraf tinggi,” pungkasnya.