
Minta Maaf Usai Lakukan Tendangan Kungfu ke Pemain Dewa, Fadly Alberto: Itu Perbuatan Bodoh!
Vivagoal – Liga Indonesia – Pemain Bhayangkara FC, Fadly Alberto Hengga, akhirnya menyampaikan permintaan maafnya terkait insiden tendangan kungfu ke pemain Dewa United.
Fadly Alberto terlihat jelas melakukan tindakan tidak terpuji saat membela timnya kontra Dewa United di laga Elite Pro Academy (EPA) U-20.
Ia melakukan tendangan kungfu ke pemain Dewa seusai laga. Seperti yang diketahui, Bhayangkara sendiri kalah dengan skor tipis 1-2 di laga yang digelar di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4) yang lalu.

Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin
Tentunya banyak pecinta sepak bola Indonesia yang menyayangkan kejadian ini. Sehari setelah kejadian, Fadly Alberto akhirnya angkat bicara.
Dalam video yang ia posting di akun Instagram pribadinya, @albrtoo_10, Fadly Alberto meminta maaf atas tindakannya. Menurutnya, apa yang ia lakukan adalah perbuatan bodoh.
“Dengan sadar saya memohon maaf dan menyesal atas perbuatan bodoh saya saat melawan Dewa United Banten FC U-20. Secara khusus, saya meminta maaf kepada Rakha Nurkholis dan tim Dewa United atas perbuatan bodoh saya menenang Rakha Nurkholis,” kata pemain yang pernah memperkuat Timnas Indonesia U-17 di ajang Piala Dunia U-17 2023.
Baca Juga:
- Presiden Dewa United Tempuh Jalur Hukum Atas Tendangan Kungfu yang Dilakukan Pemain Bhayangkara
- Marwah Sepakbola Italia itu Catenaccio, Bukan Tiki-taka!
- Demi Diomande, Liverpool Siap Gelontorkan Dana Sampai Rp 1,7 Triliun?
- Ganti Howe dengan Mourinho, Bukan Langkah Bijak, Newcastle!
Fadly juga meminta maaf kepada Bhayangkara serta Timnas Indonesia karena sudah mencoreng nama baik mereka.
“Dan, untuk tim Bhayangkara Presisi Lampung FC, saya meminta maaf kepada pimpinan dan manajemen tim serta seluruh jajaran pelatih dan rekan setim karena telah merugikan tim.”
“Untuk Timnas Indonesia saya meminta maaf karena perbuatan saya mencoreng nama baik Timnas Indonesia. Kepada masyarakat Indonesia, saya meminta maaf atas kegaduhan akibat tindakan saya,” tambahnya.
Ketegangan disebut mulai meningkat setelah keputusan wasit pada menit ke-81 yang mengesakan gol kedua Dewa United melalui Abu Thalib. Pihak Bhayangkara melayangkan protes kepada wasit karena pemain dinilai berada dalam posisi offside.
Tetapi, wasit tidak mengubah keputusannya dan pertandingan dilanjutkan. Situasi tersebut semakin tidak kondusif dan memanas, hingga akhirnya Fadly Alberto melayangkan tendangan kungfu ke arah punggung Rakha Nurkholis.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com













