
Mourinho Ungkap Jadi Kandidat Utama Penggati Sir Alex di Man United
Vivagoal – Liga Inggris – Jose Mourinho mengaku sempat menandatangani kontrak untuk menggantikan Sir Alex Ferguson sebagai manajer Manchester United pada musim panas 2013, sebelum akhirnya membatalkan kesepakatan tersebut demi kembali menangani Chelsea.
Jose Mourinho saat itu baru meninggalkan Real Madrid dan menjadi salah satu kandidat terkuat untuk meneruskan tongkat kepemimpinan Ferguson di Old Trafford. Bahkan, menurut pengakuannya, proses tersebut telah mencapai tahap penandatanganan kontrak.
Namun, keputusan Mourinho berubah pada menit-menit terakhir, yang membuat Setan Merah beralih pada David Moyes. Ikatan emosionalnya dengan Chelsea diakui Mourinho, membuatnya memilih mundur dari kesepakatan dengan Manchester United.
“Saya bergabung dengan Chelsea pada 2013, tetapi pada masa itu ada sesuatu yang tidak diketahui siapa pun. Saya rasa saya bisa mengatakannya karena kebenaran ini tidak akan menyakiti siapapun,” kata Mourinho seperti dilansir Goal.

“Menurut saya tujuan dari pekerjaan yang sedang kita lakukan ini adalah untuk mengungkapkan kebenaran. Ketika saya meninggalkan Real Madrid, saya menandatangani kontrak dengan Manchester United untuk bergabung dengan klub tersebut setelah Sir Alex.”
Pada saat itu, Mourinho mengaku merasa sangat tersanjung karena mendapat kesempatan memimpin salah satu klub terbesar di dunia. Setan Merah memiliki daya tarik luar biasa, bahkan menurut Mourinho hanya sedikit berada di bawah Real Madrid dalam hal kebesaran klub.
Baca Juga:
- Lyon Jadi Yang Terdepan Untuk Boyong Bek AC Milan Dengan Status Pinjaman
- Tampil Tajam di Ligue 1, Folarin Balogun Jadi Komoditas Panas Bursa Transfer
- Regenerasi Aroma Spanyol di Skuad Fulham Kemungkinan Berlanjut
- Pemain Muda Barcelona Kian Dekat Menuju Valencia
“Tentu saja saya merasa sangat tersanjung, karena Manchester United memiliki daya tarik yang luar biasa. Ketika saya mengatakan Real Madrid adalah klub terbesar di dunia, saya harus mengakui bahwa Manchester United sangat, sangat dekat dengannya,” tambah Mourinho.
“Namun, cinta terhadap sepak bola adalah satu hal, sedangkan cinta terhadap klub tertentu adalah hal lain. Saya rasa hal ini lebih kuat daripada cinta terhadap sepak bola dan, pada dasarnya, setelah Real Madrid, saya perlu merasakan bahwa saya dicintai.”
Mourinho pada akhirnya memang tetap mendapat kesempatan menangani Man United tepatnya di musim panas 2016 silam. Ia langsung memberikan tiga trofi juara, termasuk Liga Europa tapi hanya bertahan dua tahun, dan kepergiannya turut diwarnai konflik internal.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com















