Obrolan Vigo: Menguak Alasan Serie A Makin Kompetitif

Taufik Hidayat - Mei 4, 2023
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Kebangkitan Para Rival

Penurunan performa Juventus tersebut nyatanya mampu dimanfaatkan klub lain. Pada musim 2020-2021, Inter Milan seolah tak terbendung bersama Antonio Conte usai mendatangkan pemain yang tepat di bursa transfer.

Juventus bahkan kalah bersaing dengan AC Milan dan Atalanta yang secara materi pemain tidak terlalu mewah. Tak heran jika manajemen klub asal Turin itu mendepak Pirlo dan memanggil pulang Massimiliano Allegri.

Namun kembalinya Allegri tak menjamin Juventus langsung kembali ke jalur juara. Persaingan di Serie A justru semakin sengit dengan bangkitnya tim-tim tradisional seperti Lazio, AS Roma, dan Napoli.


Baca Juga:


Juventus akhirnya kembali finis di peringkat keempat pada musim 2021-2022. Tim asuhan Allegri kalah bersaing dengan duo Milan dan Napoli.

Memasuki musim 2022-2023, Napoli tampil fenomenal. Melepas sejumlah bintang dan menggantinya dengan pemain kurang terkenal justru membuat Il Partenopei tak tertandingi.

“Kami saling menjaga setiap saat. Kami mengandalkan satu sama lain dan jika seseorang mengalami kesulitan, kami siap membantu,” kata Victor Osimhen terkait rahasia moncernya penampilan Napoli.

“Ada solidaritas, sulit untuk menjelaskan kepada mereka yang tidak pernah mengalaminya. Keyakinan semua orang bermanfaat bagi tim secara kolektif.”

Pesta Juara di Naples Tertunda, Napoli Kecewa Berat
Napoli, Foto: dok situs resmi napoli

Napoli kini tinggal selangkah lagi untuk mengunci gelar juara. Sementara Juventus masih tertahan di peringkat ketiga setelah hukuman pengurangan poinnya dibatalkan.

Yang tak kalah menarik, duo Milan yang sempat menguasai puncak klasemen musim sebelumnya justru tercecer di bawah. Inter menempati peringkat ketiga dan Milan yang berstatus juara bertahan masih ada di posisi keenam.

Lazio kembali muncul sebagai salah satu pesaing juara. Biancocelesti kini menduduki peringkat kedua dengan raihan 64 poin atau unggul satu poin dari Juventus.

Dari sini, terlihat jelas kembali kompetitifnya Serie A tak lepas dengan adanya pandemi Covid-19. Setiap klub seolah berusaha keras mencari solusi terbaik untuk menyelamatkan klub dari kebangkrutan tanpa mengurangi kekuatan di lapangan.

Juventus nyatanya tidak lebih baik ketimbang para rival dalam menyelesaikan masalah ini. Hal itu menjadi salah satu alasan Leonardo Bonucci kesulitan untuk kembali mendominasi Serie A.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com