On This Day: Duel Real Madrid Kontra Madrid Castilla di Final Copa del Rey

0
178
Real Madrid

VivagoalLa LigaTepat 40 tahun lalu ada satu momen unik dan aneh dalam persepakbolaan Spanyol. Pada final Copa Del Rey, Real Madrid harus menghadapi Madrid Castilla, yang notabene adalah tim junior mereka sendiri.

Di Spanyol, klub-klub peserta LaLiga memang selalu punya tim cadangan atau tim reserve yang diikutsertakan dalam divisi-divisi dalam lingkup Liga Spanyol, tapi dengan satu catatan, tim reserve tak boleh berada dalam satu divisi dengan tim utama.

Salah satu tim cadangan yang cukup terkenal di negeri matador adalah Real Madrid Castilla. Klub yang dikenal juga dengan nama Real Madrid B tersebut saat ini berlaga di Segunda Division B.

Namun, tak banyak yang tahu prestasi yang pernah ditorehkan tim junior Real Madrid ini di kancah persepakbolaan Spanyol. Selain gelar Liga Segunda Division B musim 2011/12, ada satu prestasi bersejarah yang pernah torehkan empat dekade lalu, yakni manggung partai final Copa Del Rey tahun 1980.

Meski tim junior tidak diizinkan untuk bersaing di divisi yang sama dengan skuad utama. Namun, baik tim senior maupun junior bisa saling bertemu jika keduanya mencapai babak final turnamen, entah itu Copa del Rey atau Piala Supercopa de Espana.

Khusus untuk Madrid Castilla, sejak awal turnamen, mereka memang tampil cemerlang. Di putaran pertama Copa del Rey, Madrid Castilla melibas Extremadura dengan skor 10-2, kemudian berlanjut dengan menghancurkan Alcorcon 5-2. 

Setelah itu, berturut-turut Madrid Castilla menyingkirkan tim asal LaLiga seperti Racing Santander, Athletic Bilbao, Real Sociedad hingga mendepak Sporting Gijon di partai semifinal.

Sayangnya, saat jumpa tim seniornya tepat pada 4 Juni 1980 di Santiago Bernabéu, Madrid Castilla harus takluk dengan skor mencolok 6-1. 

Real Madrid sendiri saat itu memang diperkuat banyak pemain top Spanyol seperti Vicente Del Bosque, Jose Antonio Camacho, Carlos Santillana, dan pemain asal Inggris, Laurie Cunningham.


Baca Juga:


Susunan pemain itu tentu bukan tandingan bagi Madrid Castilla yang rata-rata usia pemainnya adalah 20 tahun. Ditambah lagi mereka hanya dilatih seorang Juanjo Garcia Santos yang baru berusia 34 tahun, kontras dengan Vujadin Boskov yang sudah melatih dimana-mana dan telah mengoleksi 11 trofi mayor.

Lolosnya Madrid Castilla ke final membuat mereka berhak mewakili Spanyol di ajang Piala Winners sekarang bernama Europa League karena Real Madrid bermain di ajang Liga Champions setelah berhasil keluar sebagai juara LaLiga di musim yang sama.

Hingga saat ini, Madrid Castilla menjadi satu-satunya tim reserve yang pernah ambil bagian dalam kompetisi senior resmi UEFA.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here