Obrolan Vigo: Tottenham Hotspur, Juara Eropa dengan Mentalitas Medioker
(REUTERS/Jennifer Lorenzini via sport.detik.com)

Partai Lawan PSG, Jadi Bukti Tottenham Mampu Tandingi Siapapun

Irman Maulana - Agustus 14, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Champions – Manajer Tottenham Hotspur, Thomas Frank tetap memandang tinggi performa dari anak asuhnya itu, walau mereka baru saja menderita kekalahan dari Paris Saint-Germain pada gelaran UEFA Super Cup 2025.

Tottenham gagal menghentikan ambisi Paris Saint-Germain untuk meraih trofi UEFA Super Cup musim ini. Spurs secara dramatis harus tumbang oleh PSG lewat adu penalti, Kamis (14/8) dini hari WIB di Bluenergy Stadium, Udine, Italia.

The Lilywhites sejatinya mampu mengejutkan PSG dengan unggul dua gol terlebih dulu lewat Micky van de Ven dan Cristian Romero. Namun, Les Parisiens mampu menyamakan kedudukan lima menit jelang waktu normal berakhir dari gol Lee Kang-in dan Goncalo Ramos.

PSG Tottenham
(c) AP Photo/Dener Erdos via bola.net

Skor 2-2 itu terus bertahan selama dua kali babak tambahan waktu. Laga Tottenham dan PSG ini pun kemudian harus ditentukan lewat babak adu tos-tosan.

Di babak adu penalti, dua penendang Spurs gagal menjalankan tugasnya dengan baik, berbanding satu dari PSG. Spurs pada akhirnya harus mengakui keunggulan dari juara Liga Champions musim lalu itu dengan skor 3-4.


Baca Juga:


Meski kalah, tapi Thomas Frank tampak tidak terlalu kecewa, melihat penampilan anak asuhnya yang bisa menyulitkan PSG. Ia dengan yakin menyebut bahwa Tottenham sekarang sangat mampu menandingi tim manapun di Eropa.

“Saya pikir kami bermain sangat baik melawan salah satu tim terbaik di dunia, mungkin yang terbaik. Kami berhasil mengendalikan mereka sesuai rencana selama 80 menit lebih hingga skor 2-1,” ujar Frank dilansir Goal.

“Kemudian momentum berbalik, tapi saya sangat bangga dengan tim, pemain, klub, dan para penggemar. Kami menunjukkan bahwa kami bisa beradaptasi dan pragmatis. Kami harus seperti itu melawan tim seperti PSG, dengan cara kami ingin bertahan dengan tekanan tinggi dan blok rendah,” tambahnya.

“Babak pertama hampir sempurna dan tendangan bebas kami sangat berbahaya. Dalam satu pertandingan, saya pikir kami telah menunjukkan bahwa kami bisa bermain melawan tim mana pun di dunia. Saya tidak ragu tentang itu dan itu adalah hal positif yang bisa diambil dari ini.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com