Perjalanan Ronaldo Selama 35 Tahun, dari Winger Hingga Striker Mematikan

0
45
Perjalanan Ronaldo Selama 35 Tahun, dari Winger Hingga Striker Mematikan

Vivagoal Serie A – Megabintang sepakbola Cristiano Ronaldo resmi menginjak usia 35 tahun, 5 Februari kemarin. Pemain asal Portugal ini berhasil menghiasi perjalanannya di dunia sepak bola dengan begitu gemilang.

Sampai pada usianya saat ini Ronaldo sudah meraih 5 Ballon d’Or, mencetak 623 gol dalam 830 penampilan di level klub sejauh ini. Dia pun berhasil membungkus 99 gol di level internasional bersama timnas Portugal.

Baca juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay

Mendengar namanya, kita tentu akan langsung memikirkan sosok pemain dengan komitmen, dedikasi, dan motivasi yang begitu tinggi. Salah satu bukti yang tak banyak diungkap adalah transformasinya terkait posisi bermain di lapangan.

Berikut empat posisi yang kini dikuasai oleh Ronaldo seperti dilansir dari Sportkeeda;

  1. Berawal dari Winger

Posisi winger menjadi posisi pertama Ronaldo saat menjalani karier profesional di Sporting CP. Posisi tersebut juga melekat kepadanya saat berseragam Manchester United dan Real Madrid.

Ketika menjalani posisi Winger, Ronaldo dinilai paling merepotkan bek-bek lawan. Dia jago menggocek dan membuat bek sayap lawan jaruh putus asa. Perlahan-lahan, Ronaldo menemukan sentuhan akhir level top untuk mencetak gol.

Menusuk dari sisi kiri, kemudian melakukan gerakan patahan ke tengah dan diakhiri dengan tendang keras adalah pergerakan khas Ronaldo di usia muda.

  1. Berkembang menjadi Inside Forward

Performa di Manchester United nyatanya bukan titik maksimal Ronaldo. Ia kemudian menemukan cara berkembang dan meningkatkan kemampuannya di Real Madrid.

Di Los Blancos, Ronaldo mulai berkembang menjadi sosok Inside Forward. Dirinya memang masih sering menggiring bola, tapi rasio suksesnya pun besar. Selain itu, Ronaldo juga lebih terlibat pada permainan tim secara keseluruhan.

Baca juga: Diam-Diam, Juventus MinatI Pemain Incaran Bayern

Torehan golnya pun mulai mengalir. Ia menjadi target dari umpan terobosan siapapun pelatihnya.

  1. Transisi Jadi Penyerang

Seiring waktu berjalan, Ronaldo terlihat mulai jarang menggocek bola. Sang pemain kemudian beralih menjadi striker dingin yang haus akan gol.

Pada musim 2013/14, Ronaldo mulai bermain dalam peran unik yang kerap didefinisikan sebagai campuran inside-forward, second striker, dan striker nomor 9.

Secara formasi, Ronaldo bermain di pos sayap kiri. Namun ia tak terlalu banyak mengeksploitasi wilayah tersebut melainkan mulai bergerak masuk ke kotak penalti dan menunggu bola. 

  1. Poacher yang Mematikan

Keberadaan skuad di Juventus kembali memaksa Ronaldo mengubah posisi bermainnya. Di Turin, dia bermain sebagai poacher, alias striker dengan kemampuan mencetak gol luar biasa di kotak penalti lawan.

Ronaldo benar-benar mematikan saat berada di posisi tersebut. Ia tak perlu ruang terbuka lebar atau trik-trik mematikan. Satu detik saja bek lawan lengah, bola tiba-tiba sudah berada di jala mereka. Entah dari sundulan atau tendangan keras kaki kanan maupun kirinya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here