
Pernyataan Arteta Terdengar Seperti Fans, Bukan Seorang Manajer
Vivagoal – Liga Inggris – Eks Liverpool, Jamie Carragher menyoroti pernyataan dari manajer Arsenal, Mikel Arteta, yang dianggapnya justru seperti suara dari para suporter, usai partai melawan The Reds dalam lanjutan Liga Inggris musim ini.
Arsenal berhasil terhindar dari kekalahan saat lakoni partai tandang menghadapi Liverpool tadi malam WIB. Bermain di Anfield kedua tim harus puas berbagi angka dengan skor 2-2.
Liverpool unggul dua gol terlebih dulu lewat Cody Gakpo menit ke-20 dan Luis Diaz satu menit kemudian. Arsenal lantas bisa menyamakan kedudukan pada babak yang kedua berkat sumbangan gol Gabriel Martinelli (47′) dan Mikel Merino (70′).

Laga ini diwarnai oleh kartu kuning kedua yang didapatkan oleh Merino pada menit ke-79. Hal tersebut menjadi yang ke-6 kalinya bagi Arsenal harus tampil dengan 10 pemain di Liga Inggris musim ini.
Kejadian itu disesali betul oleh Arteta karena memupuskan ambisi Arsenal untuk berbalik unggul. Ia ingin anak asuhnya berbenah agar kejadian serupa tidak terulang demi melancarkan perjalanan mereka di musim depan.
Baca Juga:
- Bus Persik Diserang Oknum Suporter, Arema FC Minta Maaf
- Tribun Belakang Gawang Dibatasi, Ultras Garuda dan LGI Masih Bisa Hadir di Laga Indonesia Vs China
- PSSI Dihukum FIFA Akibat Insiden di Laga Indonesia Vs Bahrain
- Masa Depan Tyronne del Pino di Persib Akan Ditentukan Usai Musim Berakhir
“Pastinya, jangan bermain enam kali dalam satu musim dengan 10 pemai. Jika itu terjadi, kami tidak akan memenangkan (gelar) musim depan, pasti. Dan (kami harus) belajar, banyak belajar,” ujar Arteta dilansir Daily Mirror.
Pernyataan Arteta itu tampak tidak memuaskan bagi Jamie Carragher, terutama yang Ia lontarkan akhir-akhir ini. Berbagai keluhan Arteta, menurut Carragher justru lebih terlihat seperti komentar para fans, bukan manajer.
Two games left. Let’s end the season strongly – together 👊 pic.twitter.com/rsUeodts4R
— Arsenal (@Arsenal) May 11, 2025
“Mikel Arteta dalam beberapa pekan terakhir mengatakan banyak hal dan dia menjadi emosional. Dan terkadang dia terdengar seperti seorang penggemar, bukan seorang manajer,” ungkap Carragher.
“Saya pikir dia yakin di dalam hati bahwa mereka telah menjadi korban musim ini dalam beberapa hal; Arsenal memiliki enam kartu merah, cedera yang mereka alami. Sepertinya jauh di lubuk hatinya dia berpikir mereka bisa saja memenangkan liga tanpa ini dan itu. Kartu merah bukanlah kesalahan mereka, itu adalah kesalahan wasit dan cedera.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com















