Prestasi dan Kebobrokan Mourinho Bersama Manchester United

0
647
Prestasi dan Bobroknya Mou Bersama MU

VivagoalLiga Inggris – Jose Mourinho baru saja terdepak dari posisinya sebagai pelatih Manchester United (MU). Kekalahan telak 3-1 atas Liverpool dan performa yang tak kunjung membaik membuat banyak pihak sudah menduga keputusan klub berjuluk Setan Merah tersebut.

Awalnya, banyak yang menduga jika Mou sapaan akrab Jose Mourinho akan menjadi  juru racik andal bersama MU. Dikontrak tiga tahun sejak 2016, Mou membuktikannya dengan memberikan trofi bagi Setan Merah diawal kemunculannya.

Pada 2016 lalu, The Special One berhasil mempersembahkan trofi FA Community Shield. MU dengan gagahnya mengalahkan Leicester City 2-1, dan Mou pun mengangkat trofi pertamanya bersama MU.

Kehebatan Mou sebagai juru taktik berlanjut di tahun berikutnya. Mou kembali mempersembahkan trofi EFL Cup 2016/17. Di partai puncak yang di gelar di Wembley kontra Southampton, MU berhasil menang tipis 3-2.

Tak berhenti disitu, Mei 2017, Mourinho kembali mempersembahkan trofi Liga Eropa 2017. Mou bersama MU mengkadaskan Ajax Amsterdam, dua gol tanpa balas. Atas kemenangan tersebut Mou memperpanjang rekornya sebagai pelatih yang tak pernah kalah di final Liga Eropa.

Baca Juga :   Gantikan Icardi, Inter Buru Striker AS Roma

 Namun kemujuran Mou harus terhenti kala Liga Inggris memasuki musim 2018/19. MU harus merasakan start terburuknya selama 26 tahun terakhir. Dimana mereka harus kalah di dua laga awalnya di Liga Inggris. Termasuk kekalahan tiga gol di Old Trafford atas Tottenham Hotspur.

Sejak musim ini bergulir, MU terlihat kepayahan dalam setiap pertandingan. Penampilan MU juga terus menurun dari hari ke hari. MU yang dulu disegani lawan, kini harus puas menjadi penggembira papan tengah Liga Inggris.

Video: Prestasi dan Kebobrokan Mourinho Bersama Manchester United

Tak hanya itu, penampilan yang inkonsisten dengan taktik yang mudah diketahui lawan membuat para pendukung MU kecewa. Terlebih rentetan hasil negatif yang terus diderita Setan Merah.

Dari 18 pertandingan MU musim ini bersama Mou, pelatih berkebangsaan Portugal tersebut hanya mampu mempersembahkan tujuh kemenangan, lima seri dan lima kali kalah. Dimana Lukaku dkk saat ini hanya mampu mengemas 29 gol dengan rataan 1.61 gol di setiap pertandingannya.

Hal ini jelas berbeda dengan perjalanan MU di musim sebelumnya.  Di Liga Inggris musim 2017/18 penampilan MU cukup menggembirakan buat The Reds Army. Mereka berhasil finish sebagai runner up kala itu.

Baca Juga :  Solskjaer Bantah Sering Konsultasi Kepada Ferguson

MU juga musim lalu berhasil bermain impresif dengan mencatatkan 25 kemenangan dengan mencetak 68 gol. Juga pertahanan MU kala itu patut diperhitungkan, mereka hanya tujuh kali menelan kekalahan dan David de Gea  berhasil mencatatkan 19 cleansheet.

Terus menerus mendapat hasil minor, kondisi ruang ganti MU juga tak bisa dikatakan baik. Mou sering mengkambing hitamkan pemainnya atas kekalahan yang diderita MU.

Kondisi tersebut diperparah dengan tak harmonisnya para punggawa Setan Merah dengan Mou. Terutama hubungannya dengan gelandang berkebangsaan Prancis, Paul Pogba.

Pada November lalu, Mou sempat mengkritik penampilan Pogba yang inkonsisten.  Begitupun sebaliknya, Pogba juga mengkritik taktik yang dipakai Mou.  Hal tersebutlah yang memicu keretakan di ruang ganti MU.

Terakhir, saat MU ditahan imbang Southampton awal Desember lalu. Mou tanpa kompromi menyebut Pogba sebagai virus di dalam tim.

Baca Juga :  Ditanya Klub Favorit, Ronaldo; Mereka Semua Klub Fantastis

Mou menganggap Pogba yang kala itu tambil dibawah form terbaiknya menularkan permainan buruknya pada pemain lain. Tak ayal, Pogba pun menjadi sasaran Mou atas kekalahan MU saat itu.  

Manajemen MU pun bertindak cepat dengan polemik yang terjadi di kubu Setan Merah. Tepatnya pada Selasa (18/12/2018) pagi waktu setempat, MU mengeluarkan rilis resmi jika klub memecat Jose Mourinho.

Hengkangnya Mou disambut gembira oleh beberapa pihak  yang tak puas dengan kinerjanya. Banyak fans yang senang atas kepergian Mou dan mengekspresikannya di media sosial. Bahkan Pogba pun sempat membuat kontroversi melalui postingannya di instagram.

Pogba seolah senang dengan pose mengerutkan dahi dan tersenyum sembari menuliskan Caption This.  Tak bertahan lama postingan Pogba tersebut kembali dihapus.

Namun, kepergian Mou lantas tak akan menjadi jalan pintas tuk mengembalikan MU ke performa terbaiknya. Bukan hal mudah bagi MU menemukan sosok pelatih yang pas setelah pensiunnya Sir Alex Ferguson.

Baca Juga :  Cillessen Coba Bujuk Pemain Ini Gabung ke Barcelona

Kini MU ditangani Solskjaer, legenda hidup mereka yang kini kembali ke Old Trafford sebagai pelatih sementara. Solskjaer kan menjadi caretaker hingga akhir musim ini atau hingga manajemen MU mendapatkan sosok pelatih baru.

Terpenting, manajemen MU  harus mendapatkan sosok tepat pengganti Mou. Dimana sosok tersebut harus bisa mengangkat prestasi Setan Merah yang musim ini bermain tanpa pola.

 Beberapa nama lantas santer terdengar tuk mengisi kekosongan kursi pelatih MU. Zinedine Zidane, Pochettino, Didier Deschamps,Laurent Blanc dan Ryan Giggs jadi kandidat kuat pengganti Mou di Old Trafford.

Menarik untuk menantikan bagaimana MU akan bertahan musim ini dengan berharap pada caretaker mereka. Pertanyaannya, mampukah Solksjaer  menyelamatkan MU musim ini?

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di vivagoal.com

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here