Tag: Solskjaer

Bursa Taruhan Tempatkan Solskjaer di Posisi Teratas Pelatih yang Akan Dipecat

Vivagoal Liga Inggris – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, diprediksi akan segera menjadi korban dari kerasnya persaingan di Premier League musim ini.

Laju inkonsisten Manchester United musim ini membuat posisi Solskjaer kian terancam. Rumor pemecatan kian santer terdengar usai Setan Merah kalah dari Burnley di Old Trafford.

Andai tak kunjung menemukan performa terbaiknya, besar kemungkinan Solskjaer akan dipecat dari jabatannya saat ini. Dilansir dari Telegraph, nama Solskjaer kini berada di urutan teratas manajer Premier League yang dipecat selanjutnya.

Telegraph yang kini bekerjasama dengan Bettingexpert memberikan koefisien 40 persen untuk Solskjaer sebagai manajer yang akan dipecat dalam waktu dekat. Menyusul di bawah Solskjaer adalah manajer Bournemouth, Eddie Howe, dengan 33 persen setelah The Cherries terpuruk di posisi ke-18 usai kalah di empat laga secara beruntun.

Baca Juga: 5 Pemain Produk Gagal Manchester United dengan Harga Mahal

Berikutnya ada manajer Aston Villa Dean Smith dengan koefisien 14 persen karena klubnya ada di posisi ke-16 diikuti oleh manajer Norwich City Daniel Farke. Wajar Farke dispekulasikan akan segera diecat karena juara Championship musim lalu itu kini tengah menjadi juru kunci.

Sedang dilansir dari BetVictor, Solskjaer mendapat koefisien 6/4 dan berada di posisi teratas sebagai manajer yang berikutnya akan segera dipecat.

Hingga peka 24 Premier League berjalan, total sudah ada enam manajer yang dipecat, termasuk dua kali dari Watford yakni Javi Gracia dan Quique Sanchez Flores. Sisanya adalah Mauricio Pochettino, Unai Emery, Marco Silva, dan terakhir Manuel Pellegrini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Ditanya Tim Terbaik, Ini Jawaban Solskjaer!

Vivagoal Liga Inggris – Ole Gunnar Solskjaer, pelatih kepala Manchester United menilai bahwa Liverpool merupakan klub terbaik di dunia saat ini.

Liverpool telah mengalami perubahan yang signifikan sejak musim lalu. The Reds telah bermain secara konsisten dan menjadi penantang gelar juara Liga Premier Inggris.

Anak asuh Jurgen Klopp semakin menggila terutama di ajang Liga Premier Inggris musim 2019-2020 ini. Liverpool belum mengalami kekalahan di ajang Liga Inggris sehingga mereka sukses di puncak klasemen sementara Liga Inggris.

Baca Juga: 5 Pemain yang Pernah Berseragam Arsenal dan Liverpool

Terkait hal tersebut, Ole Gunnar Solskjaer ditanyai tentang siapa tim yang lebih baik diantara Manchester City atau Liverpool.

Solskjaer menilai bahwa kedua tim memang memiliki kualitas terbaik dan tidak bisa dibandingkan dalam satu aspek serta gaya bermain yang berbeda.

“Bila Anda membandingkan antara Manchester City dengan Liverpool maka saya jawab mereka klub yang berbeda. Mereka memiliki kualitas yang sama bagusnya. Bahkan, mereka telah membuktikan pada beberapa tahun terakhir ini,” ungkap Solskjaer kepada media.

“Tim Manchester City telah memberikan tantangan tersendiri untuk Liverpool. Mereka telah bermain dengan gaya permainan berbeda,” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Solskjaer Tegaskan Tekadnya Rampungkan Rencana Jangka Panjang di MU

Vivagoal Liga Inggris – Ole Gunnar Solskjaer mengaku tak takut menghadapi rumor pemecatan demi terus menjalankan rencana jangka panjang bagi Manchester United.

Manchester United dikabarkan tengah mencari pemain baru setelah kalah 1-3 dari Manchester City. Januari dirasa akan menjadi salah satu momen menguntungkan mereka untuk mengatasi masalah jangka pendek.

Namun situasi kompleks tersebut mendapat pandangan yang berbeda dari Solskjaer. Pelatih asal Norwegia tersebut tak ingin ambil resiko dengan keputusan jangka pendek yang bisa ia sesali ke depannya.

Baca Juga: 5 Fakta Kesuksesan Kiper Legendaris Manchester United

“Mungkin itu bisa dilakukan untuk memperbaiki jangka pendek jika itu baik untuk tim dan situasi sekarang,” kata Solskjaer dilansir dari Goal. “Tapi Anda tidak akan menempatkan diri dalam situasi di mana Anda telah melakukan sesuatu yang akan Anda sesali dalam 18 bulan.”

“Kami harus melakukan uji kepantasan, karakter dan kualitas pemain yang cocok untuk skuad ini.”

Lebih lanjut Solskjaer menegaskan jika dirinya akan tetap pada pendiriannya untuk melakukan pembangunan jangka panjang di Manchester United. Ia mengatakan apa yang dilakukan selama ini adalah untuk klub. Ia bahkan tidak takut dengan ancaman pemecatan yang belakangan berhembus kencang.

“Saya tidak akan melindungi diri saya sendiri. Saya akan melakukan yang terbaik untuk klub, apa yang saya pikirkan dan kami rasa tepat bagi klub dan saya tidak akan menempatkan diri di atas klub.”

“Ini tentang Manchester United dan tidak ada ‘saya’ di Manchester dan bagi saya tidak ada ‘saya’ di tim ini dan saya tidak akan pernah bisa melakukan itu, itu bukan tipe saya. Saya bekerja untuk Man United, bukan diri sendiri.”

“Saya berbincang dengan Ed Woodward sepanjang waktu dan kami melihat bagaimana kami akan melihat dalam satu bulan, lima bulan, dalam jangka periode yang lama. Ia tahu perasaan saya dan kami tahu perasaan kami. Saya sangat senang dengan para pemain yang ada.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Senjata yang Dimiliki Solskjaer Untuk Kalahkan Man City

Vivagoal Liga Inggris – Ole Gunnar Solskjaer selaku pelatih kepala Manchester United mengungkapkan bahwa strategi yang akan ia gunakan kontra Manchester City pada dini hari nanti. 

Pelatih asal Norwigia itu menilai bahwa dirinya akan menggunakan skema yang akan mengandalkan counter attack untuk mengalahkan The Citizens.

Setan Merah kembali akan menghadapi rival sekotanya pada dini hari nanti. Untuk kedua kalinya, mereka akan bertarung pada leg pertama babak semifinal Piala Carabao pada musim 2019/2020.

The Red Devils membeberkan bahwa meraka akan kesulitan untuk menghadapi rival sekotanya. Ini dikarenakan anak asuh Pep Guardiola sedang berada di performa terbaiknya. Tak hanya itu, beberapa pemain andalannya juga sudah pulih dari cedera.

Baca Juga: 5 Pemain Produk Gagal Manchester United dengan Harga Mahal

Ole Gunnar Solskjaer membeberkan bahwa anak asuhnya akan kesulitan untuk menghadapi Man City pada malam nanti.

“Pep Guardiola merupakan pelatih yang penuh taktik dan susah untuk ditebak. Apalagi strategi yang ia berikan kepada anak asuhnya susah untuk dibendung,” jelas Solskjaer dilansir dari MU TV.

Ole Gunnar Solskjaer memiliki senjata yang ampuh untuk mengalahkan juara bertahan Manchester City pada malam nanti. Ia akan mengandalkan counter attack atau serangan balik cepat untuk kalahkan sang tetangga.

“Untuk biasanya kami memberikan permainan menyerang dengan cepat nan akurat. Normalnya, kami tidak mempedulikan di mana posisi kami berada. Kami harus mendapatkan bola dan kami bisa cepat untuk berada di lini belakang lawan,” jelas Solskjaer.

“Namun berbeda saat melawan Man City, kami memilih untuk menggunakan strategi serangan balik yang mungkin terdengar tidak memuaskan bagi para fans. Akan tetapi kami juga harus mempertahankan lini belakang kami,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan kami bisa menguasai bola yang lebih banyak di markas kami (Old Trafford). Namun di sisi lain, kami juga harus tajam ketika di lini serang,” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Solskjaer Berhak Disalahkan dalam Performa Man United?

Vivagoal Liga Inggris – Nemanja Matic, salah satu pemain andalan Manchester United mengungkapkan bahwa Ole Gunnar Solskjaer adalah orang yang paling bertanggung jawab bila Setan Merah gagal juara pada musim ini.

Hasil yang mengecewakan ini, langsung dikritik oleh sejumlah para fans dan pemain bola lainnya. Sekarang ini, Manchester United berada di posisi ke-5 kalsemen sementara Liga Premier Inggris.

Namun pada beberapa pertandingan terakhir, Manchester United hanya mengalami satu kali kekalahan dalam lima pertandingan terakhirnya.

Baca Juga: 5 Pemain Bintang yang Bermain di Luar Posisi Aslinya

Tak hanya fans, Nemanja Matic juga buka suara jika Solskjaer harus bertanggung jawab penuh apabila Setan Merah kembali tanpa gelar pada musim ini.

“Dalam hal ini, pelatih harus memilih tim yang akan diperjuangkan untuk meraih gelar. Jika tim tersebut tak menang maka dia harus bertanggung jawab penuh,” ungkap Matic.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Dikritik Van Persie, Solskjaer; Saya Tak Kenal Van Persie!

Vivagoal Liga Inggris – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, menyebut jika Robin van Persie tak memiliki hak untuk mengkritik gaya permainannya.

Manchester United harus menelan kekalahan 2-0 dalam lawatannya ke Emirates Stadium, markas Arsenal pada lanjutan Premier League pekan 21 pada awal tahun 2020 kemarin. Nicolas Pepe dan Sokratis menjadi pemain yang memaksa David De Gea memungut bola dari gawangnya.

Kekecewaan tentu dirasakan oleh kubu Setan Merah. Dua laga melawan tim besar seperti Manchester City dan Tottenham Hotspur berhasil mereka libas dengan kemenangan. Sedangkan melawan Arsenal yang kesulitan musim ini mereka justru tumbang.

Baca Juga: 5 Pemain yang Pernah Berseragam Arsenal dan Liverpool

Salah satu pihak yang terlihat begitu kecewa adalah Van Persie. Ia bahkan mencibir sikap Solskjaer usai pertandingan. Ia menyebut jika pelatih asal Norwegia tersebut tak berwibawa dan justru tersenyum saat diwawancarai padahal timnya baru kalah dari salah satu rival besar.

Solskjaer kemudian meluangkan waktu untuk membalas kritik dari Van Persie menjelang pertandingan babak ketiga Piala FA 2019/2020 antara MU dengan Wolverhampton Wanderers. Ia menyebut jika Van Persie tak berhak melakukan kritik seperti itu kepada orang yang tidak dikenal.

“Saya tidak mengenal Robin dan Robin tidak mengenal saya [dengan baik]. Dia mungkin tak mempunyai hak untuk mengkritik gaya manajemen saya dan saya tak akan berubah. Itu pasti,” kata Solskjaer dikutip dari Mirror.

Kritik Van Persie cukup beralasan mengingat dirinya dulu pernah bermain di Arsenal cukup lama sebelum pindah ke Manchester United. Lama di Arsenal, Van Persie justru baru berhasil juara Premier League saat dilatih oleh Alex Ferguson yang tentu lebih berwibawa ketimbang Ole.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Fokus Incar Striker, Solskjaer Ingin Pemain Seperti Apa?

Vivagoal Liga Inggris – Ole Gunnar Solskjaer dikabarkan sudah mulai membahas peluang transfer bersama pimpinan Manchester United. Solskjaer bicara tentang kebutuhan timnya dan prioritas pada bursa transfer Januari 2020 ini.

Solskjaer memang tidak pernah memberikan jawaban pasti perihal kesempatan membeli pemain baru pada bursa transfer Januari ini. Dia mengaku puas dengan pemain yang ada, tapi ada sejumlah bukti yang menegaskan MU tidak cukup kuat.

Salah satu masalah MU terletak di lini serang. Pasca kepergian Romelu Lukaku, Solskjaer hanya bisa mengandalkan Anthony Martial, Marcus Rashford, dan Mason Greenwood. Tiga pemain ini tidak cukup untuk bersaing di papan atas, khususnya ketika ketiganya bergantian cedera.

Baca Juga: 5 Klub Raksasa Eropa yang Miliki Lini Tengah Terbaik di Dunia

MU sebenarnya sudah mengincar satu nama, Erling Braut Haaland. Namun, striker muda Norwegia itu justru memilih Borussia Dortmund sebagai klub barunya. Sepertinya Haaland tidak mau menghadapi tekanan berlebih jika bergabung dengan Setan Merah.

Masalahnya, tidak banyak pemain seperti Haaland di luar sana. Solskjaer jelas menjaga kriteria tertentu dalam membeli pemain baru, sebisa mungkin masih muda dan berpotensi.

Belajar dari pengalaman, MU tidak boleh ceroboh mendatangkan pemain top begitu saja. Solskjaer tahu itu, dia hanya akan mengejar pemain yang sesuai dengan nilai-nilai klub.

“Jika Anda melihat skuad kami, terkadang Anda berpikir bahwa satu atau dua tambahan bakal bagus, sebab kami tengah membangun sesuatu. Itu tergantung pada apakah pemain yang kami anggap tepat itu tersedia,” ujar Solskjaer beberapa waktu lalu.

Mengamati bursa transfer sekarang, sepertinya MU harus berusaha lebih keras untuk mendatangkan pemain sesuai kriteria Solskjaer itu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Solskjaer Lebih Targetkan Trofi Ini di Musim 2019/20

Vivagoal Liga Inggris – Ole Gunnar Solskjaer mengungkapkan bahwa Manchester United Tengah berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan trofi Liga Eropa lantaran hanya itu satu-satunya peluang emas yang dimiliki oleh The Red Devils.

Usai tampil kurang memuaskan pada beberapa musim lalu, setan merah akan bangkit dan mempunyai target besar pada musim 2019-2020 ini. Selain ingin mendapatkan trofi Liga Eropa, Manchester United sedang berjuang untuk merangkak ke posisi empat besar agar dapat bermain di Liga Champions musim mendatang.

Saat ini, The Red Devils masih kesulitan tampil di Liga Premier Inggris yang mana mereka masih berada di posisi kesembilan klasemen sementara. Sang manajer juga mengakui bahwa timnya untuk lolos ke Liga Champions selalu jadwal Liga Premier Inggris akan sangat sulit dan bisa dibilang mustahil.

Baca Juga: Konspirasi Manchester United Terkait Kepindahan Pogba ke Real Madrid

Namun, jalan satu-satunya agad mereka bisa lolos ke Liga Champions musim depan dengan cara melalui Liga Eropa yang mana The Red Devils saat ini setelah memastikan lolos ke babak 32 besar. Oleh karena itu, pelatih asal Norwegia tersebut memiliki tekad akan membawa timnya memenangkan Liga Eropa pada musim ini.

“Saya merasa bahwa turnamen Liga Eropa ini memang sangat penting bagi kami,” ujar Solskjaer.

“Saya juga merasa bahwa pertandingan di Liga Eropa ini merupakan peluang satu-satunya bagi kami untuk menenangkan dan mendapatkan tiket Liga Champions. Untuk itu, kami akan berjuang sekuat tenaga untuk memenangkan turnamen ini dengan serius,” pungkasnya.

“Sudah terlihat bahwa kami tertinggal terlalu jauh dari para pemuncak klasemen pada musim ini. Inilah merupakan kesempatan emas bagi kami untuk memenangkan sesuatu. Kami sangat ingin memberikan trofi untuk Manchester United dengan kemampuan terbaik kami,” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Iri dengan Klopp, Solskjaer Butuh Waktu

Vivagoal Liga Inggris – Ole Gunnar Solskjaer selaku pelatih Manchester United jangan iri kepada tim pemuncak klasemen sementara Liga Primer Inggris, Liverpool.

Pelatih asal Norwegia tersebut menilai Manchester United belum mencapai tingkat yang diharapkan sampai sejauh ini.

Perlu diketahui bahwa sosok setelah membantu Manchester United untuk menjadi pelatih selama satu tahun. Pada awalnya ia menjadi pelatih sementara sebelum dipermanenkan oleh pihak manajemen.

Menjelang hari raya Natal ini, Manchester United berada di peringkat delapan klasemen sementara Liga Premier Inggris. Perolehan Manchester United terpaut 24 poin dari Liverpool dan selisih tujuh poin dari Chelsea yang berada di empat besar.

Baca Juga: MU Kalah Lagi, Solskjaer: Ini Seperti Pertandingan Uji Coba

Solskjaer mengakui satu tahun pertama di Old Trafford ini memang belum memenuhi harapan pihak klub. “Kami sedang menjalani musim. Kami mengetahui musim 2019/20 ini akan menjadi musim inkonsisten kami. Saya menginginkan musim ini akan digunakan untuk menemukan tim dan skuad untuk musim mendatang,” ujar Solskjaer

Saat diwawancarai bidang apa yang ingin dia tingkatkan, Solskjaer menjawab dengan tegas, “Kami sangat menginginkan klub Manchester United menjadi tim yang bisa melaju di posisi teraras dan mendominasi tim.”

“Memang butuh waktu buat kami. Bahkan berapa tahun bagi Liverpool untuk sampai ke tempat puncak klasemendan Saat ini, kami harus terus memperbaiki tim karena di situlah kami ingin mencapai posisi tersebut,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

MU Kalah Lagi, Solskjaer: Ini Seperti Pertandingan Uji Coba

Vivagoal Liga Inggris Manchester United kembali menelan kekalahan dari tim kecil. Ole Gunnar Solskjaer bahkan menyebut permainan timnya tak lebih dari laga uji coba.

Kali ini Watford menjadi tim yang berhasil membungkam Manchester United. Dua gol berhasil mereka lesakkan ke gawang David de Gea pada laga pekan ke-18 Premier League 2019/20, Minggu (22/12/2019).

Kekalahan tersebut menegaskan performa inkonsisten Manchester United. Mereka benar berhasil menang dari Manchester City dan Tottenham Hotspur, namun ketika berjumpa dengan tim-tim papan bawah seperti ini MU justru kerap tersingkir.

Baca Juga: Bukan Premier League, Solskjaer Tertarik Raih Prestasi di Kompetisi Domestik Lain

Kekecewaan tak bisa disembunyikan oleh Solskjaer. Ia bahkan menyebut permainan anak asuhnya seperti laga testimoni.

“Kami memulai pertandingan dengan tempo yang lambat. Babak pertama berjalan sangat buruk bagi kedua tim dan ketika Anda kebobolan dua gol cepat seperti kami, lewat dua tembakan tepat sasaran mereka, kami telah menyulitkan diri sendiri,” sesal Solskjaer kepada Sky Sports.

“Kami telah melaju dengan baik [pada beberapa pekan terakhir] tetapi Anda harus meraih setiap poin di liga seperti ini. Permainan kami terlalu lambat, di babak pertama kedua tim bermain seperti pertandingan testimoni.”

Lebih lanjut Solskjaer menyesalkan karena tim gagal memanfaatkan setiap peluang yang mereka miliki. Banyak kesempatan yang menurutnya bisa berbuah satu atau dua gol.

“Jelas, kami seharusnya bisa mencetak satu atau dua gol, ini soal memaksimalkan peluang ketika itu datang. Kami bisa saja mencetak gol pertama,” sambung Solskjaer.

“Saya bisa terus membahas ini, kami tidak memaksimalkan kesempatan dan sekarang kami harus menghadapi fakta bahwa kami punya dua pertandingan kontra Newcastle dan Burnley untuk berkembang,” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS