Man United vs Newcastle: Prediksi, Jadwal, dan Link Live Streaming
Sumber: X/Manchester United

Punggawa Man United Harus Siap dengan Kritik dari Legenda Klub

Irman Maulana - Januari 7, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal– Liga Inggris – Manajer interim Manchester United, Darren Fletcher telah melangsungkan sesi konferensi pers pertamanya sejak ditunjuk untuk mengisi kekosongan Ruben Amorim, jelang partai perdananya membesut Setan Merah.

Manchester United akan langsung menjalani laga perdana mereka sejak memutuskan berpisah dengan Ruben Amorim di tengah pekan ini. Burnley menjadi lawan Man United, Kamis (7/1) dini hari WIB pada lanjutan pekan ke-21 Liga Inggris 2025/26.

Jelang laga di Turf Moor itu, United kini bakal dipimpin oleh eks gelandang mereka pada medio 2002 sampai 2015 silam, Darren Fletcher. Ia sebelumnya memegang jabatan sebagai pelatih kepala dari tim U-18 Man United.

Dmi Urusi Transfer Klub, United Tunjuk Dua DIreksi Baru
Sumber: Goal

Pernah menjadi bagian dari Man United, Fletcher sangat paham tentang tekanan yang bakal diterima para pemain selama di Old Trafford. Termasuk dengan banyaknya sorotan pada mereka, baik dari para fans, pundit, atau mantan pemain sendiri.

Fletcher terlebih dulu membagikan pengalaman ketika Ia pertama kali bergabung bersama Man United, dengan status pemain muda. Ia lalu menekankan tentang adanya bantuan dari sosok senior dalam tim pada proses adaptasinya menjadi pemain Man United.


Baca Juga:


“Saya hanya bisa merenungkan pengalamanku sebagai pemain, dan hal itu terjadi saat masih aktif. Saya adalah pemain muda, harus bergabung dengan tim pada musim di mana kami finis di posisi kedua, dan itu seperti akhir dunia, dan telah mengalaminya,” ujar Fletcher dilansir Goal.

“Yang aku ingat adalah, dan sangat beruntung, kami memiliki Sir Alex, memiliki Roy Keane, punya pemain berpengalaman di sekitar yang melindungi dan membantu kami. Pada dasarnya hal itu tidak lagi terjadi karena takkan pernah ada lagi Sir Alex.”

Eks pemain asal Skotlandia itu pun lalu mengatakan bahwa menjadi pemain Man United bukan hanya tentang memiliki kemampuan olah bola sempurna. Tapi, Ia menyebut punggawa United wajib mempunyai mental baja untuk menghadapi berbagai sorotan, termasuk kritik pedas dari para mantan pemain atau legenda klub.

“Jadi, pasti sulit, tapi itu sama di setiap klub. Tapi Manchester United adalah klub terbesar di dunia. Pengawasan, ekspektasi, dan standar itu ada, dan itu sesuatu yang harus dihadapi. Kamu harus belajar dan perlu mendapatkan bantuan untuk menghadapinya. Bagi beberapa orang, itu terjadi secara alami, sebagian lain butuh waktu untuk terbiasa,” pungkasnya.

Cunha Man United
(AP Photo/Dave Thompson via liputan6.com)

“Saya pikir ini adalah kehidupan seorang pesepakbola, dunia modern. Terkadang butuh waktu, dan beberapa orang tidak bisa. Ini kenyataannya. Jadi, intinya adalah hal itu ada, pelajari cara menghadapinya, temukan cara yang paling sesuai, dan terima tantangan menjadi bagian dari Manchester United. Bersemangatlah dengan itu, tetapi sadari bahwa ada banyak pengawasan, tekanan, dan kebisingan,” tambahnya.

“Kebisingan dari luar, mantan pemain, sulit untuk dihadapi. Tidak mudah karena para pemain itu telah memenangkan segalanya. Mereka memiliki prestasi di belakangnya, punya trofi, jadi sulit untuk mengkritik mereka karena memiliki medali di atas meja, jadi benar-benar sulit. Tapi sekali lagi, itulah yang menjadi bagian dari menjadi pemain Manchester United. Pahami hal itu, pelajari cara menghadapinya, dan terima tantangan tersebut.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com