
Ronaldo Sukses Cetak Sejarah Baru di Kualifikasi Piala Dunia
Vivagoal – Berita Bola – Meski sudah memasuki usia 40 tahun, Cristiano Ronaldo tampak belum bosan untuk menciptakan pencapaian luar biasa, dengan memecahkan rekor baru pada Kualifikasi Piala Dunia saat menghadapi Timnas Hungaria.
Cristiano Ronaldo kembali sukses membuktikan bahwa ketajaman yang Ia miliki belum luntur oleh usia. Ronaldo mencetak dua gol saat Timnas Portugal menghadapi Hungaria pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 dini hari tadi WIB.
Sayangnya, dua gol Ronaldo itu belum cukup untuk membuat Selecao das Quinas mendapatkan tiga poin. Pasalnya, Hungaria mampu menyamakan kedudukan di akhir babak kedua lewat Dominik Szoboszlai.

Terlepas dari hal tersebut, pencapaian emas ditorehkan oleh Ronaldo berkat dua gol nya ke gawang Hungaria. Ronaldo mampu memecahkan rekor sebagai pemain paling tajam sepanjang sejarah Kualifikasi Piala Dunia.
Pemain berusia 40 tahun ini mencetak 41 gol dari total 50 penampilannya di Kualifikasi Piala Dunia. Ia melewati eks pemain Guatemala, Carlos Ruiz, dengan jumlah pertandingan 47 pada medio 2000 sampai 2016.
Ronaldo total sudah menyumbangkan 143 gol bagi Portugal sejak debut internasional di tahun 2003. Ia telah bermain sebanyak 225 pertandingan, termasuk di ajang besar seperti Piala Dunia maupun Euro.
Baca Juga:
- VG ART COMPETITION: Syarat, Mekanisme, dan Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah
- Imbang Lawan Irak, Arab Saudi Amankan Tiket Piala Dunia 2026
- 5 Fakta Wonderkid yang Siap Menghentak Premier League 2025/26
- Menang Lawan Israel, Italia Siapkan Diri Hadapi Playoff Piala Dunia 2026
Produktivitas Ronaldo itu semakin memudahkan target individunya sekarang, yakni mampu mencetak sampai 1000 gol, baik di level klub maupun timnas. Ia sekarang sudah mengoleksi 947 gol sepanjang karir profesionalnya yang sudah berlangsung lebih dari dua dekade lalu.
Sementara bagi Portugal, hasil melawan Hungaria masih dalam taraf aman karena mereka tetap memimpin klasemen Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026. Mereka mengumpulkan 10 poin dari empat laga, atau berselisih lima angka dengan Hungaria di posisi kedua.















