
Sarri Keluhkan Lagi Strategi Lazio di Bursa Transfer Pemain
Vivagoal – Serie A – Allenatore Lazio, Maurizio Sarri menyuarakan unek-uneknya terkait dengan situasi dari timnya itu, terutama pada bursa transfer pemain, pasca Biancocelesti ditahan imbang oleh Fiorentina.
Lazio gagal mendapatkan kemenangan pertama sejak pergantian tahun 2026. Setelah tumbang 0-2 oleh Napoli di pekan sebelumnya, Lazio ditahan imbang 2-2 oleh Fiorentina dini hari tadi WIB di kandang sendiri.
Hasil cukup mengecewakan melihat posisi Fiorentina yang kini tengah terperosok di zona merah Liga Italia 2025/26. Sementara Lazio masih tertahan di posisi ke-9 dengan raihan 25 poin dari 19 pertandingan.
Pasca laga tersebut, Maurizio Sarri justru kembali menyuarakan rasa tidak puasnya pada petinggi Lazio. Satu diantaranya, adalah tentang keputusan untuk menjual gelandang mereka, Matteo Guendouzi.

Guendouzi diyakini berada diambang kepindahan menuju Fenerbahce dengan biaya 28 juta euro serta tambahan bonus 2 juta. Walau sudah hampir pasti, tapi Guendouzi masih bermain saat hadapi Fiorentina, dan dilaporkan bakal terbang ke Turki hari ini waktu setempat.
“Jujur saja, saya pikir Guendouzi adalah salah satu dari tujuh atau delapan pemain yang bisa kita gunakan untuk membangun masa depan Lazio. Kami adalah klub yang tidak bisa menawarkan gaji sebesar klub-klub lain yang datang, jadi saya mengerti ada beberapa kesulitan,” ujar Sarri dilansir Football Italia.
Kekecewaan Sarri juga terlihat saat ditanya tentang Petar Ratkov, yang baru saja tiba dari Red Bull Salzburg di bursa musim dingin 2026. Ratkov diusulkan sebagai pengganti Taty Castellanos, tetapi Sarri mengakui bahwa dia tidak tahu apa-apa tentangnya.
Baca Juga:
- Jelang Laga Persib vs Persija, Inilah Permintaan Bojan Hodak Untuk Para Bobotoh
- Fletcher Sayangkan Dominasi Sia-sia Man United atas Burnley
- Penggawa Barcelona Siap Hadapi El Clasico di Final Supercopa de Espana
- Bojan Hodak Puji Kualitas Skuad Persija Musim Ini
“Saya tidak mengenal pemain ini. Mungkin orang-orang di klub lebih mengenalnya daripada saya. Tetapi jujur saja, saya tidak tahu harus berkata apa. Saya tidak menonton sepak bola Austria. Tidak punya waktu, tetapi aku akan mencoba memahami kelebihan, kelemahan, dan cara terbaik untuk memanfaatkannya,” tambah Sarri.
Ketidakpuasan terhadap strategi Lazio telah mengendap sejak Sarri ditunjuk kembali menjadi allenatore Biancocelesti musim panas kemarin. Namun, seiring berjalannya waktu, situasi Lazio justru menjadi sangat tegang.
“Saya mengatakan di awal musim bahwa akan tetap di sini dengan segala cara dan menanggung segala hal. Nah, ternyata harus menghadapi lebih dari yang saya harapkan. Hal yang paling menyakitkan bagiku adalah kita memiliki penggemar yang luar biasa. Saya pikir akan sangat sulit untuk memberi mereka kebahagiaan, dan itu membebani saya,” pungkasnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com















