
Selebrasinya Diganjar Kartu Kuning, Neymar Nilai Wasit Kurang Menghargai Atlet
Vivagoal – Liga Champions – Neymar anggap wasit pada pertandingan antara Paris Saint-Germain (PSG) melawan Maccabi Haifa di Liga Champions kurang menghargai atlet. Ungkapan tersebut muncul usai dirinya diganjar kartu kuning karena melakukan selebrasi.
PSG semakin nyaman di puncak klasemen dengan enam poin. Hal tersebut dikarenakan mereka bisa meraih kemenangan atas Maccabi Haifa pada pekan kedua fase grup Liga Champions. PSG menang dengan skor yang meyakinkan yaitu 3-1 pada laga yang dilangsungkan di Sammy Ofer Stadium, Kamis (15/9), dini hari WIB.
Namun, terdapat sebuah kejadian yang menarik di laga tersebut. Pada saat Neymar mencetak gol di menit ke-88, wasit pemimpin jalannya pertandingan, Daniel Siebert, memberikan kartu kuning kepadanya. Bukan karena ia melakukan pelanggaran, melainkan karena selebrasi golnya.
Lionel Messi, Kylian Mbappe and Neymar all scored for PSG 🔥 pic.twitter.com/YaofmNVEiG
— GOAL (@goal) September 14, 2022
Ia melakukan selebrasi yang biasa ia lakukan yaitu bergaya seperti macan yang sedang mengejek lawannya. Hal tersebut dinilai Siebert sebagai ejekan untuk para suporter Maccabi Haifa.
Atas diganjarnya Neymar, dirinya langsung mengungkapkan kekesalannya di akun Twitter pribadinya. Ia mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Siebert tidak menghargai para atlet sepak bola.
Baca Juga:
- Cuma Imbang Atas Salzburg, Graham Potter: Memang Bukan Harinya Chelsea
- Del Piero: Juventus Layak Kalah, Bikin Peluang Saja Sulit!
- Maaf Dortmund, Mustahil Hentikan Haaland Selama 90 Menit
- Lewandowski Mandul Lawan Bayern Munich, Kounde: Nanti Dia Cetak Gol!
“Kurang rasa hormat kepada para atlet. Hal seperti ini tidak boleh terjadi. Saya mendapat kartu kuning karena tidak melakukan apa-apa dan lalu saya dirugikan. Dan wasit? Bahkan jika saya mengatakan bahwa dia salah, dia akan tetap melakukannya! Banyaknya kurang rasa hormat,” ucap Neymar yang dilansir Daily Mail.

Hal ini tentu menyimpang dari apa yang ditulis oleh International Football Association Board (IFAB) dalam peraturannya. Dalam undang-undang 12 regulasi wasit IFAB, dijelaskan bahwa wasit bisa memberikan kartu kuning terhadap selebrasi jika pemain tersebut membuka baju, mengenakan topeng, berlari ke kerumunan, atau memberikan isyarat yang mengacu kepada hasutan atau provokasi.
Sedangkan, Neymar sendiri melakukan selebrasi seperti itu untuk menunjukkan kepada para haters-nya bahwa dia masih belum habis.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com















