
Semen Padang Bebas Dari Sanksi FIFA, PSM Masih Bermasalah Dengan Wiljan Pluim
Vivagoal – Liga Indonesia – I League membeberkan nasib dari dua tim BRI Super League yang terkena sanksi dari FIFA yaitu Semen Padang dan PSM Makassar.
Lima klub Indonesia masih masuk ke daftar larangan registrasi FIFA. Dua di antaranya bermain di kasta tertinggi sepakbola Indonesia yaitu Semen Padang dan PSM Makassar.
Perihal masalah ini, Direktur Utama (Dirut) I League yaitu Ferry Paulus angkat bicara. Dalam sesi konferensi pers NDRC di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (6/8) siang WIB, Ferry Paulus menjelaskan bahwa Semen Padang dan PSM memiliki nasib yang berbeda.
@vivagoalindonesia Direktur Utama I League, Ferry Paulus menjelaskan jika PSM Makassar masih belum bisa mendaftarkan pemain baru karena masih memiliki sanksi dari FIFA. Apakah hal ini akan mempengaruhi performa Juku Eja di Super League nanti, Vivamania?🤔 #timnasday #Timnas #lib #ileague #ferrypaulus #vivagoal ♬ original sound – vivagoal
Ia berkata Semen Padang telah menyelesaikan tunggakan gaji pemain, sehingga tinggal menunggu waktu saja agar sanksi tersebut benar-benar resmi dicabut FIFA.
“Semen Padang itu sudah menyelesaikan dan juga sudah disampaikan kepada FIFA, bahwa portal di FIFA biasanya membutuhkan banyak hari. Tapi, ada regulasi, ada ketentuan baru di FIFA, maksimal empat hari kerja mereka yang ada namanya clearance otomatis,” kata Ferry Paulus kepada para wartawan yang hadir.
Baca Juga:
- Bintang Liverpool Enggan Pusingkan Soal Harga Transfernya dari Leverkusen
- Pilar Napoli Masih Nantikan Pinangan dari Tim Ibukota Spanyol
- Diterbangkan dengan Jet Pribadi, Wonderkid Club Brugge Segera Jalani Tes Medis Bersama Milan
- Cegah Pemain Malas, Amorim Siapkan Teknologi Khusus di Man United
Namun, untuk PSM sendiri, permasalahan mereka belum selesai. Mereka masih terkendala masalah sengketa dengan mantan pemainnya yaitu Wiljan Pluim. Diharapkan permasalahan itu bisa selesai beberapa hari ke depan.
“Kalau PSM memang masih belum, istilahnya sepakat, itu lebih tepatnya sengketa pada (Wiljan) Pluim. Hari ini mereka juga melakukan atensi dan mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan juga selesai,” pungkasnya.
Tetapi, untuk klub-klub yang masuk ke dalam daftar sanksi FIFA, mereka belum bisa untuk memainkan pemain anyar mereka. Di sisi lain, jika mereka kekurangan pemain, maka akan ada sanksi berat yang menanti.

Foto: VIVAGOAL/I Made Gita.
“Untuk klub-klub yang nantinya masih belum selesai pencabutan clearance dari FIFA, tentu kalau per hari ini, berarti dua klub ini, tidak dapat mendaftarkan pemain baru.”
“Jadi, pemain yang masih ada itu masih bisa dimainkan. Tapi, kalau pemainnya tidak cukup, tentunya sanksinya akan semakin berat,” ujar Ferry Paulus.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















