Shin Tae-yong, Pelatih yang Keras Kepala - Vivagoal.com
Inilah Alasan Shin Tae Yong Batal Pulang ke Indonesia!
Shin Tae Yong saat diwawancarai oleh media usai latihan Timnas Senior Indonesia

Shin Tae-yong, Pelatih yang Keras Kepala

Fachrizal Wicaksono - December 9, 2020
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Indonesia – Ketua umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule menilai pelatih timnas Indonesia adalah sosok yang keras kepala. Shin Tae Yong merupakan sosok yang keras kepala dimata Iwan tapi hal itu merupakan hal baik untuk tim.

Mulai melatih timnas sejak Desember 2019, Shin Tae Yong diharapkan bisa menjadi jawaban atas redupnya Timnas Indonesia beberapa tahun belakangan. Kehadirannya diharapkan bisa mengangkat Indonesia di kancah internasional.

Saat ini penngembangan tim nasional tidak hanya difokuskan kepada timnas senior. Shin Tae Yong saat ini juga sedang mengawasi pelatihan garuda muda U-19.

Timnas U-19 sendiri adalah projek Tae Yong yang diarahkan untuk mengikuti kompetisi Piala Dunia U-20 yang akan dilaksanakan di Indonesia tahun depan.

Hubungan komunikasi antara PSSI dan Shin Tae Yong pun bisa dikatakan tidak mulus-mulus banget. Beberapa kali terjadi selisih paham namun semua kembali membaik seiring perkembangan timnas U-19 ke arah yang positif.

Ketua PSSI menilai pria Korea itu adalah orang yang sangat berkarakter. Setelah menjabat selama satu tahun menjadi orang tertinggi di asosiasi sepakbola Indonesia, ia merasa kalau Shin adalah sosok yang keras kepala.

“Profesional dia. Hanya memang keras kepala, tapi bagus,” ucap Iriawan soal Tae-yong, di akun Youtube pribadinya.

Goal.com juga mencatat bahwa Iwan mengartikan keras kepala disini adalah hal yang bisa membangkitkan tim. Hal ini diwajarkan olehnya karena memang begitulah karakter pelatih profesional.

“Artinya, keras kepala untuk kebaikan dan itu sangat bagus, memang pelatih profesional begitu,” tambahnya.

Mengomentari mengenai perkembangan latihan dalam TC Timnas U-19 dibawah Shin, Iwan menyebutkan kalau apa yang ia lakukan di Kroasia tidak berpatokan kepada hasil setiap pertandingan. Ia melihat kalau Shin menekankan pada proses, seluruh pemain akhirnya bisa terbiasa hingga akhirnya bisa menang melawan tim-tim eropa.

“Yang bersangkutan dengan timnya bisa membagi waktu, dia tahu bagaimana mengangkat performa tim tersebut. Dia betul-betul jelas dalam pencoretan pemain. Kami tidak ikut campur,” urai Iriawan.


Baca Juga: 


Iriawan berharap banyak pelatih Indonesia yang belajar dari apa yang dilakukan Shin. Hal ini menjadi impian bagi dirinya pribadi bahwa suatu saat nanti akan muncul nama-nama pelatih sehebat Shin di masa depan.

“Ini pelajaran buat pelatih Indonesia untuk mengambil yang baik dari Shin Tae-yong. Kurang baiknya dibuang saja,” kata Iriawan Berpesan.

“Kami sampaikan juga ke Indra Sjafri, catat yang bagus-bagus, sehingga bisa kami berikan ilmu ke pelatih lokal,” tutupnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com