
Soal Ribut dengan Joao Pedro, Enrique: Saya Hanya Memisahkan
Vivagoal – Liga Champions – Luis Enrique sempat terlibat friksi dengan penyerang Chelsea, Joao Pedro dalam ajang Piala Dunia Antar Klub. Terkait insiden tersebut, juru taktik asal Spanyol pun buka suara dan ia mengklaim tak memiliki niat mematik keributan.
Dalam partai final yang dihelat di MetLife Stadium, Senin (14/7) pagi WIB. The Blues menang dengan skor 3-0 atas Les Parisiens. Tiga gol Chelsea dikemas oleh brace Cole Palmer dan satu gol dari Joao Pedro. Mereka mampu mendulang gelar lain pasca menangi Europa Conference League di akhir musism kemarin.
Dalam laga tersebut, ada tensi panas yang juga menjadi highlight. Banyak pemain dan para staff yang terlibat dalam insiden perkelahian di lapangan. Luis Enrique menjadi sosok yang lumayan disorot. Pelatih asal Asturian itu semapt mendorong Joao Pedro dan mencengkram bagian leher pemain asal Brasil. Terkait insiden tersebut, mantan pelatih Barcelona buka suara.

“Saya tak memiliki masalah untuk mengungkapkan perasaan pasca laga yang sarat dengan tekanan. Pertandingan itu sangat membuat kami stress. Sulit untuk menghindari friksi. Semua orang terlibat dan hal ini bukan yang kami harapkan untuk mengakhiri tekanan dalam pertandingan,” urainya seperti diwartakan Goal International.
Baca Juga:
- Napoli Bertindak Cepat Untuk Curi Milinkovic-Savic dari Leeds United
- Amorim Tak Punya Alasan Lagi Untuk Gagal di Man United Musim Ini
- Kalahkan PSG, Palmer Puas Bungkam Pihak yang Ragukan Chelsea
- Lebik Baik dari Haaland, Man United Diminta Beli Penyerang Juventus
Menurut Enrique, dirinya sempat menlihat Enzo Maresca, pelatih Chelsea, mendorong orang lain dan dirinya bersama sosok-sosok lain di PSG mencoba memisahkan. Ia juga mengklaim tak tahu dari mana tekanan tersebut datang dan ia hanya ingin melerai mereka yang bersitegang agar semuanya tak terlihat buruk. Sosok yang juga sempat menukangi Timnas Spanyol jugaangkat suara terkait kekalahan telak timnya.
“Kami tidak kalah. Tak ada yang menjadi pecundang. Kami menjadi runner up. Kekalahan ad ajika mereka memutuskan menyerah. Dalam level tertinggi di dunia olahraga, tak ada pecundang dan tak ada pihak yang dirugikan,” timpalnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com















